Slyta T

14 April 2022 02:46

Iklan

Slyta T

14 April 2022 02:46

Pertanyaan

sebutkan nama fosil yang ditemukan di daerah Ngandong, Sangiran, Trinil, Mojokerto, Wajak beserta penemunya

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

20

:

14

:

39

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

A. Jasmine

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

14 November 2022 20:09

Jawaban terverifikasi

<p>Jawabannya adalah sebagai berikut.</p><ol><li>Ngandong : <i>Pithecanthropus soloensis </i>oleh G.H.R. von Koenigswald, Oppernorth, dan Ter Haar.</li><li>Sangiran : <i>Meganthropus paleojavanicus </i>oleh von Koenigswald.</li><li>Trinil : <i>Pithecanthropus erectus</i> oleh Eugene Dubois,</li><li>Mojokerto :<i> Pithecanthropus mojokertensis </i>oleh von Koenigswald.</li><li>Wajak : <i>Homo wajakensis </i>oleh Eugene Dubois.</li></ol><p>&nbsp;</p><p>Untuk lebih jelasnya, yuk simak penjelasan berikut.</p><p>&nbsp;</p><p>Berikut adalah manusia purba yang pernah ditemukan di Indonesia.</p><p>&nbsp;</p><ol><li><i><strong>Pithecanthropus soloensis. </strong></i>Fosil ini ditemukan di Ngandong dan Sangiran pada tahun 1931-1933 oleh G.H.R. von Koenigswald, Oppernorth, dan Ter Haar. Ciri-cirinya adalah rongga matanya yang lebar dan tengkorak lonjong, tebal serta padat.</li><li><i><strong>Meganthropus paleojavanicus. </strong></i>Ditemukan di Sangiran oleh von Koenigswald pada tahun 1936-1941. Ciri-cirinya adalah tidak berdagu, berbadan tegap, dan bertulang pipi tebal.</li><li><i><strong>Pithecanthropus erectus. </strong></i>Ditemukan Trinil, Lembah Sungai Bengawan Solo pada tahun 1890 oleh Eugene Dubois. Ciri-cirinya adalah berjalan tegak, berbadan tegap, dan makanannya masih kasar.</li><li><i><strong>Pithecanthropus mojokertensis. </strong></i>Ditemukan di Mojokerto oleh von Koenigswald pada tahun 1936. Ciri-cirinya adalah berbadan tegak, muka menojol ke depan, dan keningnya tebal.</li><li><i><strong>Homo wajakensis. </strong></i>Ditemukan di Wajak, dekat Tulungagung pada tahun 1889 dan 1890 oleh Eugene Dubois. Ciri-cirinya ialah wajah datar, volume otak 1630 cc, dan tingginya 170 cm.</li></ol><p>&nbsp;</p><p>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah sebagai berikut.</p><ol><li>Ngandong : <i>Pithecanthropus soloensis </i>oleh G.H.R. von Koenigswald, Oppernorth, dan Ter Haar.</li><li>Sangiran : <i>Meganthropus paleojavanicus </i>oleh von Koenigswald.</li><li>Trinil : <i>Pithecanthropus erectus</i> oleh Eugene Dubois,</li><li>Mojokerto :<i> Pithecanthropus mojokertensis </i>oleh von Koenigswald.</li><li>Wajak : <i>Homo wajakensis </i>oleh Eugene Dubois.</li></ol>

Jawabannya adalah sebagai berikut.

  1. Ngandong : Pithecanthropus soloensis oleh G.H.R. von Koenigswald, Oppernorth, dan Ter Haar.
  2. Sangiran : Meganthropus paleojavanicus oleh von Koenigswald.
  3. Trinil : Pithecanthropus erectus oleh Eugene Dubois,
  4. Mojokerto : Pithecanthropus mojokertensis oleh von Koenigswald.
  5. Wajak : Homo wajakensis oleh Eugene Dubois.

 

Untuk lebih jelasnya, yuk simak penjelasan berikut.

 

Berikut adalah manusia purba yang pernah ditemukan di Indonesia.

 

  1. Pithecanthropus soloensis. Fosil ini ditemukan di Ngandong dan Sangiran pada tahun 1931-1933 oleh G.H.R. von Koenigswald, Oppernorth, dan Ter Haar. Ciri-cirinya adalah rongga matanya yang lebar dan tengkorak lonjong, tebal serta padat.
  2. Meganthropus paleojavanicus. Ditemukan di Sangiran oleh von Koenigswald pada tahun 1936-1941. Ciri-cirinya adalah tidak berdagu, berbadan tegap, dan bertulang pipi tebal.
  3. Pithecanthropus erectus. Ditemukan Trinil, Lembah Sungai Bengawan Solo pada tahun 1890 oleh Eugene Dubois. Ciri-cirinya adalah berjalan tegak, berbadan tegap, dan makanannya masih kasar.
  4. Pithecanthropus mojokertensis. Ditemukan di Mojokerto oleh von Koenigswald pada tahun 1936. Ciri-cirinya adalah berbadan tegak, muka menojol ke depan, dan keningnya tebal.
  5. Homo wajakensis. Ditemukan di Wajak, dekat Tulungagung pada tahun 1889 dan 1890 oleh Eugene Dubois. Ciri-cirinya ialah wajah datar, volume otak 1630 cc, dan tingginya 170 cm.

 

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah sebagai berikut.

  1. Ngandong : Pithecanthropus soloensis oleh G.H.R. von Koenigswald, Oppernorth, dan Ter Haar.
  2. Sangiran : Meganthropus paleojavanicus oleh von Koenigswald.
  3. Trinil : Pithecanthropus erectus oleh Eugene Dubois,
  4. Mojokerto : Pithecanthropus mojokertensis oleh von Koenigswald.
  5. Wajak : Homo wajakensis oleh Eugene Dubois.

Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

19

5.0

Jawaban terverifikasi