Muhammad F

19 Mei 2024 03:53

Iklan

Muhammad F

19 Mei 2024 03:53

Pertanyaan

sebutkan masing2 pengertian dari multukulturalisme isolasionis, akomodatif, otonomi, kritikal dan kosmopolitan dan sebutkan masing2 contoh nya (jangan make chat gpt yh)

sebutkan masing2 pengertian dari multukulturalisme isolasionis, akomodatif, otonomi, kritikal dan kosmopolitan dan sebutkan masing2 contoh nya

 

(jangan make chat gpt yh)

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

17

:

29

:

36

Klaim

6

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Nicky N

19 Mei 2024 05:43

Jawaban terverifikasi

Multikulturalisme adalah konsep yang mencakup berbagai pendekatan terhadap pengelolaan keragaman budaya dalam masyarakat. Berikut adalah definisi dan contoh masing-masing dari lima bentuk multikulturalisme: isolasionis, akomodatif, otonomi, kritikal, dan kosmopolitan. 1. Multikulturalisme Isolasionis - Pengertian: Pendekatan ini mengacu pada kelompok budaya atau etnis yang mempertahankan identitas mereka dengan sangat ketat dan memilih untuk tetap terpisah dari kelompok-kelompok lain dalam masyarakat. Mereka cenderung menjaga tradisi, bahasa, dan budaya mereka sendiri tanpa banyak interaksi atau integrasi dengan budaya lain. - Contoh: Komunitas Amish di Amerika Serikat adalah contoh dari multikulturalisme isolasionis. Mereka hidup dalam komunitas tertutup, mempertahankan gaya hidup yang sangat tradisional dan membatasi interaksi dengan dunia luar. 2. Multikulturalisme Akomodatif: - Pengertian: Pendekatan ini melibatkan upaya untuk mengakomodasi dan mengintegrasikan kelompok-kelompok budaya yang berbeda ke dalam masyarakat yang lebih besar tanpa memaksakan asimilasi penuh. Masyarakat mayoritas memberikan ruang bagi kelompok minoritas untuk mempertahankan identitas budaya mereka sambil tetap berpartisipasi dalam kehidupan publik. - Contoh: Kebijakan bilingual di Kanada yang mendukung penggunaan bahasa Inggris dan Prancis di semua aspek kehidupan publik adalah contoh dari multikulturalisme akomodatif. Ini memungkinkan komunitas berbahasa Prancis di Quebec untuk mempertahankan identitas budaya mereka sambil tetap menjadi bagian dari negara Kanada. 3. Multikulturalisme Otonomi: - Pengertian: Pendekatan ini memungkinkan kelompok-kelompok budaya atau etnis untuk memiliki otonomi politik atau administratif tertentu, sering kali dalam bentuk wilayah atau daerah khusus di mana mereka memiliki kekuasaan untuk mengelola urusan mereka sendiri. - Contoh: Sistem pemerintahan otonomi di wilayah Nunavut, Kanada, yang dihuni oleh Inuit, memberikan mereka hak untuk mengelola urusan mereka sendiri dan mempertahankan budaya mereka di dalam kerangka negara Kanada. 4. Multikulturalisme Kritikal: - Pengertian: Pendekatan ini menekankan perlunya kritik terhadap struktur dan praktik yang mungkin memperkuat ketidakadilan dan diskriminasi terhadap kelompok-kelompok tertentu. Ini mendorong perubahan sosial dan politik yang mendukung keadilan dan kesetaraan bagi semua kelompok budaya. - Contoh: Gerakan Black Lives Matter di Amerika Serikat adalah contoh dari multikulturalisme kritikal. Gerakan ini mengkritik sistemik rasisme dan ketidakadilan terhadap orang kulit hitam, dan berusaha untuk mendorong perubahan kebijakan dan budaya untuk menciptakan kesetaraan yang lebih besar. 5. Multikulturalisme Kosmopolitan: - Pengertian: Pendekatan ini menekankan pentingnya keragaman budaya sebagai bagian dari identitas global yang lebih luas. Ini mendorong interaksi dan pertukaran budaya yang aktif di antara berbagai kelompok, dengan pandangan bahwa semua orang adalah bagian dari komunitas global yang sama. - Contoh: Kota London, Inggris, adalah contoh dari multikulturalisme kosmopolitan. Kota ini adalah salah satu yang paling beragam di dunia, dengan penduduk dari berbagai latar belakang budaya yang berinteraksi dan berkontribusi pada kehidupan kota secara aktif. Semoga Membantu^^


Muhammad F

19 Mei 2024 06:56

terima kasih bang nicky

Iklan

Nanda R

Community

24 Mei 2024 22:55

Jawaban terverifikasi

<p><strong>Multikulturalisme Isolasionis:</strong> Pengertian: Pendekatan yang menekankan pemisahan antara kelompok-kelompok budaya atau etnis dalam suatu masyarakat. Kelompok-kelompok tersebut hidup berdampingan tetapi terpisah secara sosial, ekonomi, dan politik. Contoh: Pada suatu kota, terdapat daerah yang dihuni secara mayoritas oleh satu kelompok etnis, tetapi masing-masing kelompok etnis tersebut memiliki komunitas sendiri dan jarang terjadi interaksi antar-kelompok.</p><p><strong>Multikulturalisme Akomodatif:</strong> Pengertian: Pendekatan yang mengakui keberagaman budaya dan mencari cara untuk mengakomodasi perbedaan-perbedaan tersebut dengan menciptakan ruang bagi setiap kelompok untuk mempertahankan identitas budaya mereka. Contoh: Sebuah sekolah menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler yang memperkenalkan dan menghargai berbagai budaya yang ada di antara siswa, seperti pameran makanan, tarian, dan festival budaya.</p><p><strong>Multikulturalisme Otonomi:</strong> Pengertian: Pendekatan yang memberikan kebebasan dan kemandirian kepada setiap kelompok budaya untuk mengatur kehidupan mereka sendiri tanpa campur tangan dari kelompok lain atau pemerintah. Contoh: Pengakuan pemerintah terhadap daerah otonom seperti Papua, yang memungkinkan masyarakat setempat untuk mengatur urusan internal mereka sendiri sesuai dengan nilai-nilai dan tradisi mereka sendiri.</p><p><strong>Multikulturalisme Kritis:</strong> Pengertian: Pendekatan yang tidak hanya mengakui keberagaman budaya, tetapi juga mengkaji dan mengkritisi struktur kekuasaan yang mungkin mengakibatkan ketidaksetaraan dan marginalisasi dalam masyarakat. Contoh: Gerakan advokasi hak-hak minoritas yang menuntut perubahan kebijakan atau struktur sosial yang mendiskriminasi atau merugikan kelompok-kelompok tertentu.</p><p><strong>Multikulturalisme Kosmopolitan:</strong> Pengertian: Pendekatan yang melihat dunia sebagai satu komunitas global di mana nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan universal dihargai dan diperjuangkan tanpa memandang batasan-batasan budaya atau etnis. Contoh: Organisasi nirlaba internasional yang bergerak dalam advokasi hak asasi manusia atau pengentasan kemiskinan di seluruh dunia tanpa memandang kebangsaan atau budaya.</p>

Multikulturalisme Isolasionis: Pengertian: Pendekatan yang menekankan pemisahan antara kelompok-kelompok budaya atau etnis dalam suatu masyarakat. Kelompok-kelompok tersebut hidup berdampingan tetapi terpisah secara sosial, ekonomi, dan politik. Contoh: Pada suatu kota, terdapat daerah yang dihuni secara mayoritas oleh satu kelompok etnis, tetapi masing-masing kelompok etnis tersebut memiliki komunitas sendiri dan jarang terjadi interaksi antar-kelompok.

Multikulturalisme Akomodatif: Pengertian: Pendekatan yang mengakui keberagaman budaya dan mencari cara untuk mengakomodasi perbedaan-perbedaan tersebut dengan menciptakan ruang bagi setiap kelompok untuk mempertahankan identitas budaya mereka. Contoh: Sebuah sekolah menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler yang memperkenalkan dan menghargai berbagai budaya yang ada di antara siswa, seperti pameran makanan, tarian, dan festival budaya.

Multikulturalisme Otonomi: Pengertian: Pendekatan yang memberikan kebebasan dan kemandirian kepada setiap kelompok budaya untuk mengatur kehidupan mereka sendiri tanpa campur tangan dari kelompok lain atau pemerintah. Contoh: Pengakuan pemerintah terhadap daerah otonom seperti Papua, yang memungkinkan masyarakat setempat untuk mengatur urusan internal mereka sendiri sesuai dengan nilai-nilai dan tradisi mereka sendiri.

Multikulturalisme Kritis: Pengertian: Pendekatan yang tidak hanya mengakui keberagaman budaya, tetapi juga mengkaji dan mengkritisi struktur kekuasaan yang mungkin mengakibatkan ketidaksetaraan dan marginalisasi dalam masyarakat. Contoh: Gerakan advokasi hak-hak minoritas yang menuntut perubahan kebijakan atau struktur sosial yang mendiskriminasi atau merugikan kelompok-kelompok tertentu.

Multikulturalisme Kosmopolitan: Pengertian: Pendekatan yang melihat dunia sebagai satu komunitas global di mana nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan universal dihargai dan diperjuangkan tanpa memandang batasan-batasan budaya atau etnis. Contoh: Organisasi nirlaba internasional yang bergerak dalam advokasi hak asasi manusia atau pengentasan kemiskinan di seluruh dunia tanpa memandang kebangsaan atau budaya.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

A. BERILAH TANDA SILANG (X) PADA HURUF A, B, ATAU C PADA JAWABAN YANG BENAR! 1. Kerajaan Hindu tertua di Indonesia adalah kerajaan …. a. Sriwijaya b. Singasari c. Kutai d. Majapahit 2. Prasasti Batu Bertulis, Prasasti Tugu dan Prasasti Kebon Kopi adalah peninggalan kerajaan …. a. Majapahit b. Demak c. Tarumanegara d. Gowa-Tallo 3. Kerajaan Mataram Islam mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan …. a. Hayam Wuruk b. Sultan Agung c. Sultan Ageng Tirtayasa d. Sultan Hasanudin 4. Kerajaan Islam pertama di Indonesia adalah …. a. Aceh b. Demak c. Gowa-Tallo d. Samudra Pasai 5. Berikut adalah peninggalan kerajaan Islam, kecuali … a. Masjid Demak b. Menara Kudus c. Candi Borobudur d. Pondok Pesantren 6. Kerajaan Majapahit dikenal dengan kerajaan yang mempunyai …. a. Permaisuri yang cantik-cantik b. Angkatan darat yang banyak c. Raja-raja yang bijak d. Kekuatan maritim yang besar 7. Berikut ini yang bukan termasuk kenampakan alam adalah …. a. Sungai b. Pelabuhan c. Danau d. Gunung 8. Daratan yang menjorok ke laut dinamakan …. a. Lembah b. Teluk c. Selat d. Tanjung 9. Wilayah Indonesia dibagi menjadi …. waktu. a. 3 bagian b. 4 bagian c. 2 bagian d. 1 bagian 10. Dataran tinggi Dieng terdapat di Provinsi …. a. Jawa Tengah b. Jawa timur c. Jawa barat d. Banten 11. Kota Semarang, Palembang dan Padang termasuk wilayah Indonesia dengan pembagian waktu … a. WITA b. WIB c. WIT d. WIS 12. Keanekaragaman suku-suku bangsa Indonesia antara lain dipengaruhi oleh …. a. Perbedaan kondisi lingkungan yang ditempati b. Persamaan lingkungan pulau yang ditempati c. Banyaknya gunung berapi di Indonesia d. Perbedaan jenis iklim antar pulau di Indonesia 13. Suku Asmat, Bintuni dan Sentani berasal dari pulau …. a. Kalimantan b. Sumatra c. Papua d. Jawa 14. Upacara pembakaran jenazah di Bali dikenal dengan nama …. a. Wiwit b. Legong c. Ngaben d. Kecak 15. Berikut adalah suku-suku yang ada di pulau Jawa, kecuali …. a. Jawa b. Sunda c. Toraja d. Tengger 16. Alat musik berikut ini yang berasal dari daerah Nusa Tenggara adalah …. a. Bonang b. Sasando c. Popondi d. Rebab 17. Berikut ini adalah contoh pakaian adat yang benar sesuai daerah asalnya adalah …. a. Ulos dari Jawa Barat b. Baju Kurung dari Sumatra Barat c. Beskap dari Sumatra Utara d. Kebaya dari Kalimantan Selatan 18. Berikut yang tidak termasuk kebudayaan daerah Indonesia adalah …. a. Tarian daerah b. Lagu daerah c. Bahasa daerah d. Tanah daerah 19. Orang yang menggunakan jasa atau barang disebut …. a. produsen b. Distributor c. Konsumen d. Penyalur 20. Kegiatan ekonomi yang menghasilkan barang, yaitu …. a. Usaha angkutan b. Usaha tukang cukur c. Usaha pelayanan kesehatan d. Usaha membuat makanan

8

5.0

Jawaban terverifikasi

Cermati teks berikut! Semangat gotong royong Saat ini masyarakat tengah menghadapi cuaca ekstrim akibat musim pancaroba. Musim pancaroba adalah perallihan dari musim panas ke musim hujan, seperti terjadinya hujan deras yang disertai dengan petir dan angin kencang. Kondisi tersebut terjadi di berbagai daerah di indonesia. Bahkan ada beberapa daerah yang dilanda angin puting beliung. Bersyukur kejadian tersebut tidak menyebabkan jatuhnya korban jiwa walaupun kerugian materi yang diderita cukup besar. Tindakan warga sekitar sangat cepat, mereka segera membantu warga yang terkena dampak bencana. Mereka juga secara swadaya menyediakan bahan-bahan bangunan dan tenaga untuk memperbaiki bangunan-bangunan yang rusak. Peran para pemuka agama juga cukup besar bagi warga yang terkena bencana, mereka memberikan bimbingan mental atau nasehat agar warga tetap tabah dan tidak patah semangat dalam menghadapi bencana tersebut. Mereka memotivasi warga agar dapat menghadapi bencana tersebut agar dapat bangkit dan segera melakukan tindakan- tindakan yang diperlukan untuk memperbaiki keadaan ke kondisi semula atau bahkan menjadi lebih baik. Pihak pemerintah daerah juga melakukan berbagai upaya pertolongan, seperti pendirian posko pengungsian dan dapur umum serta penyediaan tenaga medis dan tenaga SAR untuk membantu warga yang terdampak. Pemerintah juga segera memperbaiki sarana dan prasarana umum yang rusak serta menyediakan bantuan untuk rekonstruksi rumah warga yang rusak. Berkat partisipasi dan tindakan cepat dari berbagai pihak tersebut, proses pemulihan lokasi bencana dapat berjalan dengan baik dan lancar. Wargapun dapat kembali beraktifitas seperti semula Berdasarkan teks semangat gotong royong, perhatikan paragraf pertama pada kalimat "Tindakan warga sekitar sangat cepat, mereka segera membantu warga yang terkena dampak bencana. Mereka juga secara swadaya menyediakan bahan-bahan bangunan dan tenaga untuk memperbaiki bangunan-bangunan yang rusak." Kalimat tersebut merupakan contoh dari tindakan sosial yaitu..... A. tindakan afektif B. tradisional C. berorientasi nilai D. rasional instrumental E. insidental

6

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan