Kurniawan I

16 Februari 2022 19:24

Iklan

Kurniawan I

16 Februari 2022 19:24

Pertanyaan

Sebutkan dan jelaskan tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia dalam menerapkan Pancasila pada awal kemerdekaan 1945- 1950

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

12

:

01

:

04

Klaim

4

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

A. Feby

09 Maret 2022 07:35

Jawaban terverifikasi

Halo Kurniawan. Kakak bantu jawab ya๐Ÿ˜Š Jadi, tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia pada awal kemerdekaan yaitu munculnya berbagai pemberontakan di berbagai daerah yang ingin mendirikan negara federal sendiri, seperti pemberontakan PKI Madiun, DI/TII. RMS, APRA, dan PRRI/Permesta. Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut: Penerapan Pancasila pada masa awal kemerdekaan (1945-1959) Penerapan Pancasila sebagai dasar negara pada masa awal kemerdekaan menghadapi berbagai tantangan. Salah satunya yaitu adanya upaya-upaya untuk mengganti Pancasila sebagai dasar negara dan penyimpangan terhadap nilai-nilai Pancasila. Tantangan penerapan Pancasila sebagai dasar negara pada masa awal kemerdekaan yakni sebagai berikut: 1. Pemberontakan PKI di Madiun Pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) di Madiun dipimpin oleh Muso pada tanggal 18 September 1948. Pemberontakan PKI di Madiun bertujuan untuk mendirikan Negara Soviet Indonesia yang berideologi komunis. 2. Pemberontakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) Pemberontakan DI/TII dipimpin oleh Sekarmaji Marijan Kartosuwiryo. Pemberontakan DI/TII ini ditandai dengan didirikannya Negara Islam Indonesia (NII) oleh Kartosuwiryo pada tanggal 7 Agustus 1949. Tujuan utama didirikannya NII adalah untuk mengganti Pancasila sebagai dasar negara dengan syari'at Islam. 3. Pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS) Pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS) dipimpin oleh Christian Robert Steven Soumokil. Pemberontakan RMS bertujuan untuk membentuk negara sendiri yang didirikan tanggal 25 April 1950. 4. Pemberontakan Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) Pemberontakan APRA terjadi pada tanggal 23 Januari 1950 dengan melakukan serangan dan menduduki kota Bandung, serta menguasai markas Staf Divisi Siliwangi. Gerakan APRA bertujuan untuk mempertahankan bentuk negara federal di Indonesia, serta memiliki tentara sendiri bagi negara-negara RIS. 5. Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI)/Permesta Pemberontakan PRRI/Permesta terjadi pada 1957-1958. Gerakan ini merupakan bentuk koreksi untuk pemerintahan pusat yang dipimpin Presiden Soekarno yang dianggap melanggar undang-undang, sentralistis, dan tidak adil dengan mengabaikan pembangunan di daerah. Semoga membantu ๐Ÿ˜Š


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

5

5.0

Jawaban terverifikasi