Adam A

05 November 2021 23:31

Iklan

Adam A

05 November 2021 23:31

Pertanyaan

Sebutkan dan jelaskan 5 teori sosiologi untuk mengkaji permasalahan sosial!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

09

:

19

:

15

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Nadiyya

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

14 Desember 2021 04:54

Jawaban terverifikasi

Halo Adam A, kakak bantu jawab ya. Jawabannya adalah: Secara etimologis, sosiologi berasal dari kata socius (Bahasa Latin, artinya kawan atau teman) dan logos (Bahasa Yunani, artinya ilmu). Sosiologi secara harfiah berarti ilmu pengetahuan yang selalu berkaitan dengan bagaimana manusia hidup dengan masyarakatnya. Dalam mengkaji permasalahan sosiologi, terdapat 5 teori sosiologi, yaitu: 1. Teori Fungsionalisme Struktural (Emile Durkheim dan Talcott Parsons), yaitu setiap masyarakat bekerja dalam sebuah sistem yang semuanya berfungsi sesuai kebutuhan sistem sosial. Setiap posisi sosial yang ada dalam masyarakat, diibaratkan sebagai organ tubuh. 2. Teori Konflik (Karl Marx), yaitu teori yang melihat relasi sosial dalam sebuah sistem sosial sebagai pertentangan kepentingan. Setiap kelompok atau kelas memiliki kepentingan yang berbeda karena manusia memiliki pandangan subjektif terhadap dunia, hubungan yang saling memengaruhi, dan efek pengaruh tersebut merupakan potensi konflik interpersonal (antarindividu). 3. Teori Dramaturgi (Erving Goffman), yaitu interaksi antarmanusia sama halnya dengan pertunjukan sebuah drama. Dalam hal ini, manusia merupakan aktor yang menampilkan segala sesuatu untuk mencapai tujuan tertentu melalui drama yang dilakukannya. Identitas seorang manusia berubah tergantung dengan siapa manusia itu berinteraksi. 4. Teori Interaksionisme Simbolik (Herbert Blumer), yaitu teori ini menganggap manusia memiliki kemampuan untuk berpikir dan pemikirannya dibentuk oleh interaksi sosial. Pada proses interaksi, manusia mempelajari makna dan simbol-simbol yang mengarahkannya pada kemampuan menjadi berbeda dengan yang lainnya. Makna dan simbol memungkinkan manusia untuk bertindak dan berinteraksi secara berbeda. 5. Teori Fungsional (William Ogburn), yaitu teori fungsional ini berkaitan dengan perubahan sosial, di mana teori ini melihat perubahan sosial sebagai perubahan yang mencakup unsur-unsur kebudayaan, baik material maupun immaterial yang menekankan adanya pengaruh besar dari unsur material terhadap unsur immaterial. Terima kasih sudah bertanya dan gunakan Roboguru, semoga membantu ya :)


Iklan

RAFID A

06 November 2021 01:24

Pembahasan Soal: Poin soal adalah teori-teori sosiologi dalam mengkaji permasalahan sosiologi. Dalam mengkaji permasalahan sosiologi, terdapat banyak teori yang bisa digunakan, lima di antaranya: -) Teori Fungsionalisme Struktural (Emile Durkheim dan Talcott Parsons), setiap masyarakat bekerja dalam sebuah sistem yang semuanya berfungsi sesuai kebutuhan sistem sosial. Setiap posisi sosial yang ada dalam masyarakat, diibaratkan sebagai organ tubuh. Artinya, semua organ (posisi sosial) bekerja memenuhi kebutuhan fungsional bagi tubuh (masyarakat). Jika salah satu posisi sosial tidak berfungsi, sistem sosial akan kacau dan masyarakat mengalami disorganisasi. -) Teori Konflik (Karl Marx), teori konflik melihat relasi sosial dalam sebuah sistem sosial sebagai pertentangan kepentingan. Setiap kelompok atau kelas memiliki kepentingan yang berbeda karena manusia memiliki pandangan subjektif terhadap dunia, hubungan yang saling memengaruhi, dan efek pengaruh tersebut merupakan potensi konflik interpersonal (antarindividu). -) Teori Dramaturgi (Erving Goffman), interaksi antarmanusia sama halnya dengan pertunjukan sebuah drama. Dalam hal ini, manusia merupakan aktor yang menampilkan segala sesuatu untuk mencapai tujuan tertentu melalui drama yang dilakukannya. Identitas seorang manusia berubah tergantung dengan siapa manusia itu berinteraksi. Teori ini berkaitan dengan the looking glass self milik Cooley. Sehingga, dalam teori ini, tujuan orang berinteraksi adalah ingin menyajikan suatu gambaran diri yang akan diterima orang lain, yang disebut sebagai pengelolaan pesan. -) Teori Interaksionisme Simbolik (Herbert Blumer), teori ini menganggap manusia memiliki kemampuan untuk berpikir dan pemikirannya dibentuk oleh interaksi sosial. Pada proses interaksi, manusia mempelajari makna dan simbol-simbol yang mengarahkannya pada kemampuan menjadi berbeda dengan yang lainnya. Makna dan simbol memungkinkan manusia untuk bertindak dan berinteraksi secara berbeda, contoh cara orang memaknai kebahagiaan berbeda-beda. -) Teori Fungsional (William Ogburn),  teori fungsional ini berkaitan dengan perubahan sosial, di mana teori ini melihat perubahan sosial sebagai perubahan yang mencakup unsur-unsur kebudayaan, baik material maupun immaterial yang menekankan adanya pengaruh besar dari unsur material terhadap unsur immaterial. Kebudayaan material merupakan sumber utama kemajuan sehingga kebudayaan immaterial harus menyesuaikan diri dengan perkembangan kebudayaan material. Namun, itu akan memunculkan masalah sosial jika keduanya tidak tersinkronisasi dengan baik.  Semoga membantu😉


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Identifikasikan lima dampak positif konflik sosial!

11

0.0

Jawaban terverifikasi