Vina V

18 Agustus 2023 07:01

Iklan

Vina V

18 Agustus 2023 07:01

Pertanyaan

sebutkan cara langkah pemisahan campuran dekontrasi

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

04

:

41

:

26

Klaim

1

2


Iklan

Kevin L

Gold

18 Agustus 2023 07:11

Langkah-langkah pemisahan campuran dekontrasi adalah sebagai berikut: 1. Pertama-tama, campuran dekontrasi harus dipanaskan hingga mencapai titik didih salah satu komponennya. Misalnya, jika campuran terdiri dari air dan alkohol, maka campuran harus dipanaskan hingga mencapai titik didih alkohol. 2. Setelah mencapai titik didih, uap dari komponen yang memiliki titik didih lebih rendah akan terbentuk. Dalam contoh di atas, uap alkohol akan terbentuk. 3. Uap tersebut kemudian dikondensasikan kembali menjadi cairan dengan cara mendinginkannya. Dalam contoh di atas, uap alkohol akan dikondensasikan menjadi cairan alkohol. 4. Komponen yang telah dipisahkan kemudian dapat dipisahkan dari campuran dengan cara menyaring atau mengendapkan. 5. Proses ini dapat diulangi dengan komponen lainnya dalam campuran hingga semua komponen terpisah. 6. Akhirnya, komponen yang telah terpisah dapat digunakan atau diproses lebih lanjut sesuai kebutuhan. Itulah cara langkah pemisahan campuran dekontrasi.


Iklan

Vincent M

Community

18 Agustus 2023 07:16

<p>Dekantasi adalah metode pemisahan campuran yang melibatkan pemisahan dua fase cairan yang tidak bercampur. Berikut adalah langkah-langkah umum untuk melakukan dekantasi:</p><p><strong>Persiapan:</strong></p><ul><li>Campuran yang akan dipisahkan harus terdiri dari dua fase cairan yang tidak bercampur, seperti minyak dan air.</li></ul><p><strong>Pemisahan:</strong></p><ul><li>Biarkan campuran cairan tersebut diam dalam wadah yang sesuai, seperti tabung reaksi atau botol cairan yang tinggi.</li><li>Setelah beberapa waktu, fase cairan yang lebih padat atau lebih berat (biasanya fase air) akan turun ke bagian bawah wadah, sedangkan fase cairan yang lebih ringan (biasanya fase minyak) akan mengambang di atasnya.</li></ul><p><strong>Dekantasi:</strong></p><ul><li>Dengan hati-hati, pegang wadah tersebut dan coba tumpahkan fase cairan yang lebih ringan (misalnya, minyak) secara perlahan dan hati-hati ke wadah lain, sehingga fase cairan yang lebih padat (misalnya, air) tetap di wadah asal.</li><li>Hindari menuangkan fase yang ingin Anda tetapkan ke dalam wadah baru.</li></ul><p><strong>Pemisahan Lanjutan (Opsional):</strong></p><ul><li>Jika masih ada kontaminasi atau sisa campuran di salah satu dari fase cairan setelah dekantasi, Anda dapat mengulangi proses dekantasi beberapa kali atau menggunakan metode pemisahan lainnya sesuai kebutuhan.</li></ul><p><strong>Penyimpanan atau Penggunaan Fase Cairan yang Dipisahkan:</strong></p><ul><li>Setelah fase cairan berhasil dipisahkan, Anda dapat menyimpannya atau menggunakan masing-masing fase cairan sesuai dengan keperluan Anda.</li></ul><p>Pastikan untuk berhati-hati saat melakukan dekantasi agar fase cairan tidak bercampur kembali saat dituangkan. Juga, pastikan Anda memiliki alat yang tepat dan pengetahuan yang cukup sebelum mencoba metode pemisahan ini.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p><br>&nbsp;</p>

Dekantasi adalah metode pemisahan campuran yang melibatkan pemisahan dua fase cairan yang tidak bercampur. Berikut adalah langkah-langkah umum untuk melakukan dekantasi:

Persiapan:

  • Campuran yang akan dipisahkan harus terdiri dari dua fase cairan yang tidak bercampur, seperti minyak dan air.

Pemisahan:

  • Biarkan campuran cairan tersebut diam dalam wadah yang sesuai, seperti tabung reaksi atau botol cairan yang tinggi.
  • Setelah beberapa waktu, fase cairan yang lebih padat atau lebih berat (biasanya fase air) akan turun ke bagian bawah wadah, sedangkan fase cairan yang lebih ringan (biasanya fase minyak) akan mengambang di atasnya.

Dekantasi:

  • Dengan hati-hati, pegang wadah tersebut dan coba tumpahkan fase cairan yang lebih ringan (misalnya, minyak) secara perlahan dan hati-hati ke wadah lain, sehingga fase cairan yang lebih padat (misalnya, air) tetap di wadah asal.
  • Hindari menuangkan fase yang ingin Anda tetapkan ke dalam wadah baru.

Pemisahan Lanjutan (Opsional):

  • Jika masih ada kontaminasi atau sisa campuran di salah satu dari fase cairan setelah dekantasi, Anda dapat mengulangi proses dekantasi beberapa kali atau menggunakan metode pemisahan lainnya sesuai kebutuhan.

Penyimpanan atau Penggunaan Fase Cairan yang Dipisahkan:

  • Setelah fase cairan berhasil dipisahkan, Anda dapat menyimpannya atau menggunakan masing-masing fase cairan sesuai dengan keperluan Anda.

Pastikan untuk berhati-hati saat melakukan dekantasi agar fase cairan tidak bercampur kembali saat dituangkan. Juga, pastikan Anda memiliki alat yang tepat dan pengetahuan yang cukup sebelum mencoba metode pemisahan ini.

 

 


 


Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Jodohkan gambar dengan pola interaksi yang sesuai! 10. Beruang dengan ikan Pola interaksi a. Netralisme b. Predasi c. Simbiosis mutualisme d. Simbiosis komensalisme e. Simbiosis parasitisme f. Antibiosis

16

3.5

Jawaban terverifikasi