Ahmad W

21 Maret 2022 07:12

Iklan

Ahmad W

21 Maret 2022 07:12

Pertanyaan

Sebutkan alasan pembubaran Demokrasi Liberal di Indonesia!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

22

:

45

:

48

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

I. Dipta

06 April 2022 04:38

Jawaban terverifikasi

Halo Ahmad, saya bantu jawab ya. Jawaban : 1. Konstituante hasil Pemilu 1955 tidak cakap melaksanakan tugasnya. 2. instabilitas politik. 3. persaingan antara golongan Nasionalis, Agama dan Komunis. Pembahasan : Selama kurun waktu Demokrasi Liberal, yaitu 1950-1959, sering terjadi pergantian kabinet yang menyebabkan instabilitas politik. Parlemen mudah mengeluarkan mosi tidak percaya terhadap kabinet sehingga koalisi partai yang ada di kabinet menarik diri dan kabinet pun jatuh. Selain itu, terjadi pula ketegangan politik antara kaum Nasionalis, Agamis, dan Komunis memperparah keadaan pada masa demokrasa liberal. Hal ini juga berpengaruh kepada gagalnya Konstituante untuk membuat Undang-Undang baru menggantikan Undang-Undang Sementara akibat ketegangan politik tersebut. Setelah negara RI dengan UUDS 1950 dan sistem Demokrasi Liberal yang dialami rakyat Indonesia selama hampir 9 tahun, maka rakyat Indonesia sadar bahwa UUDS 1950 dengan sistem Demokrasi Liberal tidak cocok. Akhirnya Presiden menganggap bahwa keadaan ketatanegaraan Indonesia membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa dan negara serta merintangi pembangunan semesta berencana untuk mencapai masyarakat adil dan makmur; sehingga pada tanggal 5 Juli 1959 Presiden Soekarno mengeluarkan Dekrit Presiden 5 Juli 1959 yang juga menandakan berakhirnya demokrasi liberal di Indonesia. Dengan demikian, alasan pembubaran Demokrasi Liberal di Indonesia adalah 1. Konstituante hasil Pemilu 1955 tidak cakap melaksanakan tugasnya. 2. instabilitas politik. 3. persaingan antara golongan Nasionalis, Agama dan Komunis. Terimakasih sudah bertanya, semoga bermanfaat ya :)


Iklan

I. Dipta

06 April 2022 04:40

Halo Ahmad, saya bantu jawab ya. Jawaban : 1. Konstituante hasil Pemilu 1955 tidak cakap melaksanakan tugasnya. 2. instabilitas politik. 3. persaingan antara golongan Nasionalis, Agama dan Komunis. Pembahasan : Selama kurun waktu Demokrasi Liberal, yaitu 1950-1959, sering terjadi pergantian kabinet yang menyebabkan instabilitas politik. Parlemen mudah mengeluarkan mosi tidak percaya terhadap kabinet sehingga koalisi partai yang ada di kabinet menarik diri dan kabinet pun jatuh. Selain itu, terjadi pula ketegangan politik antara kaum Nasionalis, Agamis, dan Komunis memperparah keadaan pada masa demokrasa liberal. Hal ini juga berpengaruh kepada gagalnya Konstituante untuk membuat Undang-Undang baru menggantikan Undang-Undang Sementara akibat ketegangan politik tersebut. Setelah negara RI dengan UUDS 1950 dan sistem Demokrasi Liberal yang dialami rakyat Indonesia selama hampir 9 tahun, maka rakyat Indonesia sadar bahwa UUDS 1950 dengan sistem Demokrasi Liberal tidak cocok. Akhirnya Presiden menganggap bahwa keadaan ketatanegaraan Indonesia membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa dan negara serta merintangi pembangunan semesta berencana untuk mencapai masyarakat adil dan makmur; sehingga pada tanggal 5 Juli 1959 Presiden Soekarno mengeluarkan Dekrit Presiden 5 Juli 1959 yang juga menandakan berakhirnya demokrasi liberal di Indonesia. Dengan demikian, alasan pembubaran Demokrasi Liberal di Indonesia adalah 1. Konstituante hasil Pemilu 1955 tidak cakap melaksanakan tugasnya. 2. instabilitas politik. 3. persaingan antara golongan Nasionalis, Agama dan Komunis. Terimakasih sudah bertanya, semoga bermanfaat ya :)


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

12

5.0

Jawaban terverifikasi