Elaine A

24 Oktober 2022 09:29

Iklan

Elaine A

24 Oktober 2022 09:29

Pertanyaan

Sebutkan 4 contoh akulturasi budaya Hindu-Budha dengan budaya Indonesia di bidang pendidikan dan karya sastra!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

09

:

36

:

56

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

FAZLI A

29 November 2022 14:34

Jawaban terverifikasi

Bidang Pendidikan Masuknya Hindu-Budha juga mempengaruhi kehidupan masyarakat Indonesia dalam bidang pendidikan. Sebab sebelumnya masyarakat Indonesia belum mengenal tulisan. Namun dengan masuknya Hindu-Budha, sebagian masyarakat Indonesia mulai mengenal budaya baca dan tulis. Bukti pengaruh dalam pendidikan di Indonesia yaitu : ü Dengan digunakannya bahasa Sansekerta dan Huruf Pallawa dalam kehidupan sebagian masyarakat Indonesia. Bahasa tersebut terutama digunakan di kalangan pendeta dan bangsawan kerajaan. Telah mulai digunakan bahasa Kawi, bahasa Jawa Kuno, dan bahasa Bali Kuno yang merupakan turunan dari bahasa Sansekerta. ü Telah dikenal juga sistem pendidikan berasrama (ashram) dan didirikan sekolah-sekolah khusus untuk mempelajari agama Hindu-Budha. Sistem pendidikan tersebut kemudian diadaptasi dan dikembangkan sebagai sistem pendidikan yang banyak diterapkan di berbagai kerajaan di Indonesia. ü Bukti lain tampak dengan lahirnya banyak karya sastra bermutu tinggi yang merupakan interpretasi kisah-kisah dalam budaya Hindu-Budha. Contoh : · Empu Sedah dan Panuluh dengan karyanya Bharatayudha · Empu Kanwa dengan karyanya Arjuna Wiwaha · Empu Dharmaja dengan karyanya Smaradhana · Empu Prapanca dengan karyanya Negarakertagama · Empu Tantular dengan karyanya Sutasoma. ü Pengaruh Hindu Budha nampak pula pada berkembangnya ajaran budi pekerti berlandaskan ajaran agama Hindu-Budha. Pendidikan tersebut menekankan kasih sayang, kedamaian dan sikap saling menghargai sesama manusia mulai dikenal dan diamalkan oleh sebagian masyarakat Indonesia saat ini. Para pendeta awalnya datang ke Indonesia untuk memberikan pendidikan dan pengajaran mengenai agama Hindu kepada rakyat Indonesia. Mereka datang karena berawal dari hubungan dagang. Para pendeta tersebut kemudian mendirikan tempat-tempat pendidikan yang dikenal dengan pasraman. Di tempat inilah rakyat mendapat pengajaran. Karena pendidikan tersebut maka muncul tokoh-tokoh masyarakat Hindu yang memiliki pengetahuan lebih dan menghasilkan berbagai karya sastra. Rakyat Indonesia yang telah memperoleh pendidikan tersebut kemudian menyebarkan pada yang lainnya. Sebagian dari mereka ada yang pergi ke tempat asal agama tersebut. Untuk menambah ilmu pengetahuan dan melakukan ziarah. Sekembalinya dari sana mereka menyebarkan agama menggunakan bahasa sendiri sehingga dapat dengan mudah diterima oleh masyarakat asal. Agama Budha tampak bahwa pada masa dulu telah terdapat guru besar agama Budha, seperti di Sriwijaya ada Dharmakirti, Sakyakirti, Dharmapala. Bahkan raja Balaputra dewa mendirikan asrama khusus untuk pendidikan para pelajar sebelum menuntut ilmu di Benggala (India)


Iklan

Salsabila M

Community

27 April 2024 02:52

Jawaban terverifikasi

<p><br>Terdapat banyak contoh akulturasi budaya Hindu-Budha dengan budaya Indonesia dalam bidang pendidikan dan karya sastra. Berikut adalah empat contoh yang dapat disebutkan:</p><p><strong>Pendidikan</strong>: Sistem pendidikan tradisional di Indonesia, terutama di Jawa, memiliki pengaruh yang kuat dari budaya Hindu-Budha. Salah satu contohnya adalah pendirian perguruan tinggi dan sekolah-sekolah agama Hindu-Budha seperti perguruan tinggi Majapahit di Jawa Timur dan perguruan tinggi Waisnawa di Bali. Selain itu, konsep guru (pendidik) dan murid (peserta didik) juga merupakan konsep yang telah ada sejak zaman Hindu-Budha di Indonesia.</p><p><strong>Karya Sastra</strong>: Sastra Indonesia memiliki banyak karya sastra yang terinspirasi oleh budaya Hindu-Budha. Salah satu contohnya adalah kisah-kisah epik Mahabharata dan Ramayana yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan menjadi bagian integral dari sastra Indonesia. Selain itu, beberapa bentuk sastra seperti kakawin (puisi Jawa klasik) juga dipengaruhi oleh ajaran dan nilai-nilai Hindu-Budha.</p><p><strong>Filosofi dan Ajaran</strong>: Banyak konsep filosofis dan ajaran moral dari agama Hindu-Budha yang telah meresap ke dalam budaya dan pendidikan Indonesia. Contohnya adalah konsep karma dan dharma yang menginspirasi nilai-nilai moral dalam pendidikan tradisional Indonesia. Konsep-konsep ini juga tercermin dalam karya-karya sastra klasik Indonesia yang mengangkat tema tentang kehidupan, moralitas, dan spiritualitas.</p><p><strong>Arsitektur Pendidikan</strong>: Arsitektur bangunan-bangunan pendidikan tradisional di Indonesia, terutama candi-candi dan pura-pura Hindu-Budha, mencerminkan pengaruh budaya Hindu-Budha dalam pendidikan. Contohnya adalah Candi Prambanan di Jawa Tengah dan Pura Besakih di Bali, yang selain sebagai tempat ibadah juga memiliki fungsi sebagai pusat pendidikan dan pengetahuan pada zamannya. Arsitektur ini mencerminkan keindahan dan keagungan budaya Hindu-Budha yang menjadi bagian dari budaya pendidikan Indonesia.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p><br>&nbsp;</p>


Terdapat banyak contoh akulturasi budaya Hindu-Budha dengan budaya Indonesia dalam bidang pendidikan dan karya sastra. Berikut adalah empat contoh yang dapat disebutkan:

Pendidikan: Sistem pendidikan tradisional di Indonesia, terutama di Jawa, memiliki pengaruh yang kuat dari budaya Hindu-Budha. Salah satu contohnya adalah pendirian perguruan tinggi dan sekolah-sekolah agama Hindu-Budha seperti perguruan tinggi Majapahit di Jawa Timur dan perguruan tinggi Waisnawa di Bali. Selain itu, konsep guru (pendidik) dan murid (peserta didik) juga merupakan konsep yang telah ada sejak zaman Hindu-Budha di Indonesia.

Karya Sastra: Sastra Indonesia memiliki banyak karya sastra yang terinspirasi oleh budaya Hindu-Budha. Salah satu contohnya adalah kisah-kisah epik Mahabharata dan Ramayana yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan menjadi bagian integral dari sastra Indonesia. Selain itu, beberapa bentuk sastra seperti kakawin (puisi Jawa klasik) juga dipengaruhi oleh ajaran dan nilai-nilai Hindu-Budha.

Filosofi dan Ajaran: Banyak konsep filosofis dan ajaran moral dari agama Hindu-Budha yang telah meresap ke dalam budaya dan pendidikan Indonesia. Contohnya adalah konsep karma dan dharma yang menginspirasi nilai-nilai moral dalam pendidikan tradisional Indonesia. Konsep-konsep ini juga tercermin dalam karya-karya sastra klasik Indonesia yang mengangkat tema tentang kehidupan, moralitas, dan spiritualitas.

Arsitektur Pendidikan: Arsitektur bangunan-bangunan pendidikan tradisional di Indonesia, terutama candi-candi dan pura-pura Hindu-Budha, mencerminkan pengaruh budaya Hindu-Budha dalam pendidikan. Contohnya adalah Candi Prambanan di Jawa Tengah dan Pura Besakih di Bali, yang selain sebagai tempat ibadah juga memiliki fungsi sebagai pusat pendidikan dan pengetahuan pada zamannya. Arsitektur ini mencerminkan keindahan dan keagungan budaya Hindu-Budha yang menjadi bagian dari budaya pendidikan Indonesia.

 

 


 


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

15

5.0

Jawaban terverifikasi