Japan.UwU J

29 April 2024 03:11

Iklan

Iklan

Japan.UwU J

29 April 2024 03:11

Pertanyaan

sebutkan 3 macam penyakit gangguan pencernaan pada manusia

sebutkan 3 macam penyakit gangguan pencernaan pada manusia


6

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Nanda R

Gold

29 April 2024 04:02

Jawaban terverifikasi

<p>tiga macam penyakit gangguan pencernaan pada manusia antara lain:</p><ol><li>Maag atau gastritis: Peradangan pada dinding lambung yang bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti infeksi bakteri Helicobacter pylori atau konsumsi obat-obatan tertentu.</li><li>Diare: Kondisi di mana tinja menjadi encer dan seringkali disertai dengan keinginan buang air besar yang mendadak, biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau parasit.</li><li>Sindrom iritasi usus besar (IBS): Kondisi yang menyebabkan nyeri perut, kram, perubahan pola buang air besar, dan gejala lainnya, tanpa adanya kerusakan organik yang jelas pada saluran pencernaan.</li></ol>

tiga macam penyakit gangguan pencernaan pada manusia antara lain:

  1. Maag atau gastritis: Peradangan pada dinding lambung yang bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti infeksi bakteri Helicobacter pylori atau konsumsi obat-obatan tertentu.
  2. Diare: Kondisi di mana tinja menjadi encer dan seringkali disertai dengan keinginan buang air besar yang mendadak, biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau parasit.
  3. Sindrom iritasi usus besar (IBS): Kondisi yang menyebabkan nyeri perut, kram, perubahan pola buang air besar, dan gejala lainnya, tanpa adanya kerusakan organik yang jelas pada saluran pencernaan.

Iklan

Iklan

Sumber W

Silver

29 April 2024 07:51

Jawaban terverifikasi

<p>Gangguan sistem pencernaan yang umum ditemui:</p><p>&nbsp;</p><p>1.<strong> Diare</strong></p><p>Diare adalah peningkatan frekuensi BAB lebih dari 3 kali dalam sehari disertai perubahan konsistensi menjadi lebih cair. Kondisi ini bisa disebabkan oleh perubahan pola makan, infeksi rotavirus, atau bakteri. Diare bisa berlangsung selama beberapa hari hingga berminggu-minggu.</p><p>&nbsp;</p><p>Selain menyebabkan perubahan frekuensi dan konsistensi BAB, diare juga bisa mengakibatkan penderitanya mengalami kram perut, demam, kembung, dan mual.</p><p>&nbsp;</p><p>2.<strong> Sembelit</strong></p><p>Konstipasi atau sembelit adalah perubahan frekuensi BAB menjadi lebih jarang dan disertai dengan kesulitan BAB. Hal ini bisa disebabkan oleh menurunnya pergerakan usus. Umumnya seseorang dianggap mengalami sembelit ketika frekuensi buang air besarnya kurang dari 3 kali dalam seminggu.</p><p>&nbsp;</p><p>Di samping frekuensi buang air besar yang menurun, gejala sembelit lainnya meliputi:</p><ul><li>&nbsp; Feses &nbsp; keras.</li><li>Harus mengejan saat buang air besar.</li><li>Merasa ada penyumbatan di rektum, sehingga tinja sulit dikeluarkan.</li><li>Merasa tidak tuntas setelah buang air besar.</li><li>Perlu bantuan untuk mengeluarkan &nbsp; feses, misalnya menekan perut atau menggunakan jari tangan untuk mengeluarkan feses dari &nbsp; anus.</li></ul><p>&nbsp;</p><p>3. <strong>Wasir (hemoroid)</strong></p><p>Wasir terjadi ketika pembuluh darah vena yang terletak di luar atau di dalam saluran &nbsp;anus &nbsp; (rektum) mengalami pembengkakan. Penyakit ini bisa terjadi pada siapa saja, namun sekitar 50% penderitanya berusia di atas 50 tahun. Wasir dapat menimbulkan nyeri dan gatal pada &nbsp; anus, benjolan di &nbsp; anus, serta keluarnya darah ketika BAB. Kadang wasir juga bisa membuat penderitanya sulit untuk duduk.</p>

Gangguan sistem pencernaan yang umum ditemui:

 

1. Diare

Diare adalah peningkatan frekuensi BAB lebih dari 3 kali dalam sehari disertai perubahan konsistensi menjadi lebih cair. Kondisi ini bisa disebabkan oleh perubahan pola makan, infeksi rotavirus, atau bakteri. Diare bisa berlangsung selama beberapa hari hingga berminggu-minggu.

 

Selain menyebabkan perubahan frekuensi dan konsistensi BAB, diare juga bisa mengakibatkan penderitanya mengalami kram perut, demam, kembung, dan mual.

 

2. Sembelit

Konstipasi atau sembelit adalah perubahan frekuensi BAB menjadi lebih jarang dan disertai dengan kesulitan BAB. Hal ini bisa disebabkan oleh menurunnya pergerakan usus. Umumnya seseorang dianggap mengalami sembelit ketika frekuensi buang air besarnya kurang dari 3 kali dalam seminggu.

 

Di samping frekuensi buang air besar yang menurun, gejala sembelit lainnya meliputi:

  •   Feses   keras.
  • Harus mengejan saat buang air besar.
  • Merasa ada penyumbatan di rektum, sehingga tinja sulit dikeluarkan.
  • Merasa tidak tuntas setelah buang air besar.
  • Perlu bantuan untuk mengeluarkan   feses, misalnya menekan perut atau menggunakan jari tangan untuk mengeluarkan feses dari   anus.

 

3. Wasir (hemoroid)

Wasir terjadi ketika pembuluh darah vena yang terletak di luar atau di dalam saluran  anus   (rektum) mengalami pembengkakan. Penyakit ini bisa terjadi pada siapa saja, namun sekitar 50% penderitanya berusia di atas 50 tahun. Wasir dapat menimbulkan nyeri dan gatal pada   anus, benjolan di   anus, serta keluarnya darah ketika BAB. Kadang wasir juga bisa membuat penderitanya sulit untuk duduk.


lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

Roboguru Plus

Dapatkan pembahasan soal ga pake lama, langsung dari Tutor!

Chat Tutor

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apa itu perpindahan kalor secara radiasi?

0

0.0

Jawaban terverifikasi