REEHAN D

19 Februari 2024 23:53

Iklan

Iklan

REEHAN D

19 Februari 2024 23:53

Pertanyaan

sebuah benda tinggi 2 cm berada didepan cermin cekung pada jarak 6 cm jika jari-jari kelengkungan cermin 5 cm tentukanlah -jarak bayangan -perbesaran bayangan -tinggi bayangan -sifat bayangan

sebuah benda tinggi 2 cm berada didepan cermin cekung pada jarak 6 cm jika jari-jari kelengkungan cermin 5 cm tentukanlah 

-jarak bayangan 

-perbesaran bayangan 

-tinggi bayangan 

-sifat bayangan

 

 


1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Najwa A

22 Februari 2024 04:03

Jawaban terverifikasi

<p>Untuk menyelesaikan masalah ini, kita bisa menggunakan rumus cermin cekung.<br><br>1.&nbsp;Jarak bayangan:<br>Rumus cermin cekung adalah 1/f = 1/v + 1/u. Diketahui bahwa jari-jari kelengkungan cermin (R) adalah 5 cm, jadi fokus (f) adalah R/2 = 2.5 cm. Jarak benda (u) adalah -6 cm (negatif karena benda berada di depan cermin). Kita dapat menemukan jarak bayangan (v) dengan menggantikan nilai-nilai ini ke dalam rumus:<br><br>1/v = 1/f + 1/u<br>1/v = 1/(-2.5 cm) + 1/(-6 cm)<br>1/v = -0.4 cm^-1 - 0.167 cm^-1<br>1/v = -0.567 cm^-1<br>v = -1.76 cm<br><br>Jadi, <strong>jarak bayangan adalah 1.76 cm</strong> di belakang cermin.<br><br>2.&nbsp;Perbesaran bayangan:<br>Perbesaran bayangan (m) didefinisikan sebagai rasio tinggi bayangan (h') terhadap tinggi benda (h), yang juga sama dengan rasio negatif jarak benda (u) terhadap jarak bayangan (v). Jadi, m = -v/u = -(-1.76 cm)/(-6 cm) = 0.29.</p><p><br>3.&nbsp;Tinggi bayangan:<br>Tinggi bayangan (h') dapat ditemukan dengan mengalikan perbesaran (m) dengan tinggi benda (h). Jadi, h' = m * h = 0.29 * 2 cm = 0.58 cm.</p><p><br>4.&nbsp;Sifat bayangan:<br>Karena jarak bayangan (v) negatif, bayangan berada di belakang cermin, yang berarti bayangan adalah maya. Karena perbesaran (m) positif dan kurang dari 1, bayangan adalah tegak dan lebih kecil dari benda.<br><br>&nbsp;</p>

Untuk menyelesaikan masalah ini, kita bisa menggunakan rumus cermin cekung.

1. Jarak bayangan:
Rumus cermin cekung adalah 1/f = 1/v + 1/u. Diketahui bahwa jari-jari kelengkungan cermin (R) adalah 5 cm, jadi fokus (f) adalah R/2 = 2.5 cm. Jarak benda (u) adalah -6 cm (negatif karena benda berada di depan cermin). Kita dapat menemukan jarak bayangan (v) dengan menggantikan nilai-nilai ini ke dalam rumus:

1/v = 1/f + 1/u
1/v = 1/(-2.5 cm) + 1/(-6 cm)
1/v = -0.4 cm^-1 - 0.167 cm^-1
1/v = -0.567 cm^-1
v = -1.76 cm

Jadi, jarak bayangan adalah 1.76 cm di belakang cermin.

2. Perbesaran bayangan:
Perbesaran bayangan (m) didefinisikan sebagai rasio tinggi bayangan (h') terhadap tinggi benda (h), yang juga sama dengan rasio negatif jarak benda (u) terhadap jarak bayangan (v). Jadi, m = -v/u = -(-1.76 cm)/(-6 cm) = 0.29.


3. Tinggi bayangan:
Tinggi bayangan (h') dapat ditemukan dengan mengalikan perbesaran (m) dengan tinggi benda (h). Jadi, h' = m * h = 0.29 * 2 cm = 0.58 cm.


4. Sifat bayangan:
Karena jarak bayangan (v) negatif, bayangan berada di belakang cermin, yang berarti bayangan adalah maya. Karena perbesaran (m) positif dan kurang dari 1, bayangan adalah tegak dan lebih kecil dari benda.

 


Iklan

Iklan

lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Sebuah kerucut panjang garis pelukisnya 5 cm. Jika jari jari alas kerucut itu 3 cm maka volume kerucut itu adalah..? A. 8π cm³ B. 12π cm³ C. 15π cm³ D. 45π cm³

4

5.0

Jawaban terverifikasi

B. Jawablah soal-soal di bawah ini! Bacalah teks cerita inspiratif di bawah ini dan jawablah pertanyaannya! RAJA DAN KOTA MEGAHYA Alkisah, hiduplah seorang rata yang kaya raya. Pada suatu hari ia memanggil seluruh pakar bangunan, insinyur, dan desainer kita yang ada di dunia. Kepada mereka ia meminta untuk dibuatkan sebuah kota yang paling megah dan paling pindah di seluruh dunia. Pekerjaan pun dimulai. Semua dikerjakan dengan sangat teliti untuk mendapatkan hasil yang sempurna. Rata tidak menawar harga. Berapa pun biaya yang dibutuhkan ia siap membayarnya. Setelah sekian lama dikerjakan, akhirnya semuanya selesai. Sebuah kota yang teramat megah dan pindah hasil karya para pakar dunia pun tercipta. Memasuki kota itu seperti masuk surga. Raja mengadakan pesta dan mengundang rakyatnya dan tamu-tamu negara. Setiap orang yang datang pasti berdetak kagum menyaksikan karya jagung yang dahsyat dan sempurna itu. Rata pun sangat bangga dan puas karena semua itu berkat kecemerlangan idenya. Rata memerintahkan kepada penjaga agar menandai setiap tamu yang datang tentang celah kekurangan kota yang dibangunnya. Tiba-tiba ada seorang pengunjung rakyat bisa berseloroh. "Ah, seindah apa pun kota ini, tetap tidak sempurna". Mendengar kalimat itu rata tersinggung. Apa lagi yang mengatakannya adalah orang desa yang tidak tahu sama sekali tentang arsitektur kota. “Hai, memang dirimu siapa? Apa maksudmu kota ini tidak sempurna? Coba katakan, apa yang kurang dari karya hebat ini?" "Maafkan, tuan raja. Benar, memang kota yang Anda bangun sangat pindah. Tapi tetap saja mengandung dua cacat". "Apa itu? Sebutkan!" "Pertama, suatu ketika kota ini akan pudar keindahannya, akan rusak, bahkan boleh jadi musnah. Yang kedua, pemilik kota ini juga akan musnah, suatu saat kematian akan menjemputnya. Apakah hal ini bisa dibilang sempurna?" "Aha, memangnya ada yang tak akan rusak dan pemiliknya tak akan mati? Tentu saja ada, Tuan Rata. Yang tak akan rusak adalah kota pindah surganya Allah, dan pemiliknya yaitu Allah, yang tak akan pernah mati. Itulah tempat yang sempurna". "Kau benar, saudaraku. Hamper saja kemewahan dan kemegahan dunia melarikan dan menjerumuskanku. Terima kasih kau telah menyadarkanku". Selanjutnya yang rata memeluk orang yang memberikan usul tersebut. Pertanyaan : 1. Apa ide sang raja itu? 2. Mengapa ia mewujudkan ide tersebut? 3. Apa yang dilakukan raja agar idenya bisa dilaksanakan? 4. Apa yang dilakukan raja setelah idenya terwujud? 5. Apa yang diperintahkan raja kepada setiap tamu yang datang? 6. Mengapa raja melakukan hal tersebut? 7. Siapakah yang memberikan usul? 8. Apakah usulnya tersebut? 9. Siapa saja yang diundang? 10. Di manakah pesta itu diadakan? 11. Kapankah pesta itu dilaksanakan? 12. Bagaimana reaksi raja setelah mendengar salah satu rakyatnya memberikan usul?

26

5.0

Jawaban terverifikasi