Reyga W
15 Februari 2023 11:49
Iklan
Reyga W
15 Februari 2023 11:49
Pertanyaan
Salah satu teknik rekayasa genetika yang dikembangkan adalah kloning.
Teknik ini dilakukan untuk menghasilkan keturunan yang memiliki sifat identik dengan induknya.
Coba kamu jelaskan bagaimana proses kloning dilakukan oleh para ilmuwan!
1
2
Iklan
Kholila F
15 Februari 2023 14:53
Proses kloning yang dilakukan oleh para ilmuwan untuk menghasilkan hewan baru dilakukan dengan mengeluarkan sel somatik, seperti sel kulit, dari hewan yang ingin mereka kloning. Kemudian materi genetik DNA sel somatik hewan donor dipindahkan ke dalam sel telur tujuan.
· 5.0 (3)
Iklan
Dea K

Community
03 Mei 2024 03:12
Proses kloning adalah teknik rekayasa genetika yang digunakan untuk menghasilkan organisme baru yang memiliki genom yang identik dengan organisme induknya. Meskipun kloning sering dikaitkan dengan kloning hewan, seperti domba Dolly yang terkenal, namun juga digunakan dalam kloning tanaman dan mikroorganisme.
Proses kloning melibatkan beberapa langkah utama:
Pemilihan Sel Induk: Langkah pertama dalam proses kloning adalah memilih sel induk yang akan digunakan untuk menghasilkan organisme baru. Dalam kloning hewan, ini seringkali adalah sel somatik dewasa dari organisme yang ingin dikloning. Dalam kloning tanaman, biasanya menggunakan sel-sel meristem atau sel embrio.
Persiapan Sel Induk: Sel induk kemudian dipersiapkan untuk kloning dengan menghilangkan inti sel. Dalam teknik kloning hewan, inti sel dihapus dari sel somatik dewasa, meninggalkan sel yang disebut "sel donor". Dalam kloning tanaman, sel-sel embrio atau meristem bisa digunakan langsung.
Pengambilan Sel Telur: Sel telur diambil dari organisme betina yang sama atau sejenis. Dalam beberapa kasus, sel telur diambil dari organisme lain dalam spesies yang sama atau spesies yang berbeda, tergantung pada tujuan kloning dan spesies yang terlibat.
Fusi Sel: Sel donor (yang telah dipersiapkan) dan sel telur yang telah dibuang intinya kemudian digabungkan dalam proses yang disebut "fertilisasi buatan" atau "sinkronisasi sel". Dalam beberapa teknik kloning, inti sel donor dimasukkan ke dalam sel telur yang sudah dihapus intinya. Proses ini bisa dilakukan secara mekanis atau menggunakan teknologi seperti elektroporasi atau mikroinjeksi.
Pembelahan Embrio: Setelah fusi sel berhasil, embrio hasil kloning ini dikembangkan dalam kondisi laboratorium. Dalam beberapa kasus, embrio ini kemudian ditanamkan ke dalam induk betina atau ditumbuhkan dalam lingkungan yang sesuai untuk perkembangan selanjutnya.
Implantasi atau Pertumbuhan: Dalam kloning hewan, embrio yang berkembang kemudian dapat diimplan ke dalam induk betina, atau dalam beberapa kasus, dibiarkan tumbuh di laboratorium. Dalam kloning tanaman, embrio dapat ditanam langsung di media tumbuh untuk pertumbuhan lebih lanjut.
Pertumbuhan dan Pengembangan: Embrio yang berhasil diimplan atau ditanam kemudian akan tumbuh dan berkembang menjadi organisme baru yang memiliki genom identik dengan organisme induknya.
Proses kloning ini bisa sangat rumit dan memerlukan pengawasan dan manipulasi yang cermat dari para ilmuwan. Namun, perkembangan teknologi dalam bidang ini terus berlanjut, memungkinkan peningkatan efisiensi dan keberhasilan dalam proses kloning.
· 0.0 (0)
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!