GALATIORE D

Ditanya sehari yang lalu

Iklan

GALATIORE D

Ditanya sehari yang lalu

Pertanyaan

rumus someone to talkšŸ—æ, candašŸ¤™šŸ»,gimana biar cepet ngerti bedanya gaung, gema, dan rumus pemantulan itu, serta tips agar tidak keliru saat mengerjakan kuantitatif soal(kadang saya silap saat menghitung)

rumus someone to talkšŸ—æ, candašŸ¤™šŸ»,gimana biar cepet ngerti bedanya gaung, gema, dan rumus pemantulan itu, serta tips agar tidak keliru saat mengerjakan kuantitatif soal(kadang saya silap saat menghitung)

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

03

:

51

:

30

Klaim

0

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

P. Anindya

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

Dijawab 19 jam yang lalu

Jawaban terverifikasi

- Gema (echo): bunyi pantul terdengar terpisah dari sumber; syarat jeda ≄ 0,1 s; jarak minimum d ≄ 17 m (di udara 20°C) - Gaung (reverberasi): bunyi pantul datang < 0,1 s sehingga bunyi memanjang/kurang jelas; umum di ruang besar tanpa peredam - Hukum pemantulan bunyi: sudut datang = sudut pantul - Rumus gema (pergi–pulang): t = 2d/v dan d = v t/2; kecepatan bunyi di udara ā‰ˆ 340 m/s (atau v ā‰ˆ 331 + 0,6 T(°C)) - Tips antikekeliruan kuantitatif: tulis diketahui–ditanya dan buat sketsa lintasan PP; tandai faktor 2 untuk jarak/waktu pulang–pergi; konsisten satuan (meter–detik); substitusi angka terakhir baru dibulatkan; cek kewajaran hasil dengan estimasi cepat; gunakan kurung saat menghitung; verifikasi: untuk gema d ≄ 17 m atau t ≄ 0,1 s; hindari salah pakai v dan lupa membagi dua Penjelasan Perbedaan gema dan gaung utamanya pada jeda waktu kedatangan bunyi pantul terhadap bunyi asli: jika pantulnya datang cukup terlambat (≄ 0,1 s), telinga memisahkan keduanya dan terdengar sebagai gema; jika lebih cepat dari itu, pantul menumpang pada bunyi asli dan menimbulkan gaung yang memanjangkan suara. Secara geometri, pemantulan mengikuti sudut datang = sudut pantul, sedangkan perhitungan waktu/jarak gema harus memperhitungkan lintasan pergi–pulang, sehingga muncul faktor 2 pada t = 2d/v atau d = v t/2; inilah sumber kekeliruan paling umum (lupa membagi dua). Untuk menghindari salah hitung, selalu gambar sketsa lintasan, tulis diketahui–ditanya, kunci satuan ke meter–detik, tunda pembulatan hingga akhir, dan lakukan cek cepat: apakah jarak minimal untuk gema sekitar 17 m atau waktu minimal sekitar 0,1 s pada udara biasa; gunakan juga estimasi kecepatan bunyi yang sesuai suhu agar substitusi tepat. Penjelasan Ekspresi Matematika - Ambang gema–gaung: telinga memisahkan dua bunyi jika jeda ≄ 0,1 s. Pada udara v ā‰ˆ 340 m/s, lintasan pergi–pulang yang ditempuh bunyi dalam 0,1 s adalah s = v t = 340 Ɨ 0,1 = 34 m, sehingga jarak satu arah ke pemantul d = s/2 = 17 m; maka d ≄ 17 m untuk gema. - Rumus gema: bunyi menempuh pergi–pulang, sehingga waktu total t sama dengan 2d/v; dibalik menjadi d = v t/2. Contoh: jika gema terdengar setelah 2 s, jarak d = 340 Ɨ 2 / 2 = 340 m. - Kecepatan bunyi terhadap suhu: v ā‰ˆ 331 + 0,6 T(°C) m/s; misal pada 30°C, v ā‰ˆ 331 + 0,6Ɨ30 = 349 m/s; gunakan nilai ini saat soal menyertakan suhu agar hasil lebih akurat.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Iklan