Azzahra N
27 Maret 2023 10:23
Iklan
Azzahra N
27 Maret 2023 10:23
Pertanyaan
1
2
Iklan
Salsabila M

Community
31 Maret 2024 06:24
Reaksi rakyat Indonesia terhadap kehadiran penjajah Belanda bisa sangat beragam tergantung pada konteks sejarah dan situasi yang spesifik di berbagai wilayah di Indonesia. Namun, secara umum, ada beberapa reaksi yang umum ditemui:
Perlawanan dan Perang: Sebagian besar masyarakat Indonesia tidak menerima kehadiran penjajah Belanda dan melancarkan perlawanan bersenjata sebagai upaya untuk mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan mereka. Contohnya adalah Perang Diponegoro di Jawa, Perang Banjarmasin di Kalimantan, dan perlawanan-perlawanan lokal lainnya di seluruh kepulauan Indonesia.
Perlawanan Non-kooperatif: Selain perang terbuka, masyarakat juga melancarkan perlawanan non-kooperatif seperti mogok kerja, pemboikotan produk Belanda, dan penolakan terhadap pungutan pajak kolonial. Gerakan-gerakan ini menunjukkan ketidakpuasan dan ketidaksetujuan terhadap kebijakan penjajahan Belanda.
Kolaborasi dan Adaptasi: Meskipun banyak yang melawan, ada juga bagian dari masyarakat yang berkolaborasi dengan pemerintah kolonial Belanda. Beberapa bangsawan dan elit lokal memilih untuk bekerja sama dengan pemerintah kolonial untuk memperoleh keuntungan pribadi atau untuk mempertahankan kekuasaan mereka sendiri.
Resistensi Budaya dan Identitas: Masyarakat Indonesia juga menunjukkan resistensi terhadap asimilasi budaya Belanda. Mereka mempertahankan budaya, bahasa, dan tradisi mereka sendiri sebagai bentuk perlawanan terhadap upaya asimilasi budaya yang dilakukan oleh penjajah Belanda.
Dukungan terhadap Gerakan Kemerdekaan: Seiring berjalannya waktu, semakin banyak masyarakat Indonesia yang mendukung gerakan kemerdekaan dan nasionalisme yang dipimpin oleh para pemimpin seperti Soekarno dan Hatta. Gerakan ini menggalang dukungan dari berbagai lapisan masyarakat untuk mencapai kemerdekaan Indonesia dari penjajahan Belanda.
· 0.0 (0)
Iklan
Nanda R

Community
05 Mei 2024 07:04
Reaksi rakyat terhadap bangsa Barat, khususnya Belanda, dalam sejarah Indonesia sangat bervariasi tergantung pada konteks sejarah dan peristiwa yang terjadi. Berikut adalah beberapa reaksi umum yang bisa diidentifikasi:
Perlawanan dan Pemberontakan: Sebagian besar sejarah Indonesia diwarnai oleh perlawanan dan pemberontakan terhadap kekuasaan kolonial Belanda. Perlawanan ini meliputi berbagai bentuk, mulai dari perlawanan bersenjata seperti Perang Diponegoro dan Perang Aceh, hingga perlawanan non-kekerasan seperti yang dipimpin oleh Mahatma Gandhi dan Soekarno.
Nasionalisme dan Persatuan: Kekuasaan kolonial Belanda sering kali memicu semangat nasionalisme dan persatuan di kalangan rakyat Indonesia. Perjuangan melawan penjajahan Belanda membantu membentuk identitas nasional Indonesia dan mempersatukan berbagai suku, agama, dan budaya di Nusantara.
Kolaborasi dan Kolonisasi Budaya: Meskipun banyak yang melawan penjajahan Belanda, ada juga sebagian kecil orang Indonesia yang berkolaborasi dengan pihak kolonial. Kolaborator ini sering mendapat keuntungan politik atau ekonomi dari kerjasama dengan Belanda, namun sering kali dianggap sebagai pengkhianat oleh rakyat.
· 0.0 (0)
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!