Zahara Z

20 Februari 2023 13:40

Iklan

Zahara Z

20 Februari 2023 13:40

Pertanyaan

Ratti sangat menyukai mata pelajaran sosiologi. Dengan belajar sosiologi. Rafli memiliki kemampuan untuk membedakan antara masalah pribadi yang mengancam nilai pribadi dan masalah sosial yang mengancam nilai-nilai bersama. Ia menjadi paham apa yang terjadi dalam masyarakat maupun dalam diri manusia. Kemampuan cara berpikir Rafli tersebut mencerminkan A. tindakan sosial B. penalaran kritis C. imajinasi sosiologi D. pandangan empiris E. cara berpikir objektif

Ratti sangat menyukai mata pelajaran sosiologi. Dengan belajar sosiologi. Rafli memiliki kemampuan untuk membedakan antara masalah pribadi yang mengancam nilai pribadi dan masalah sosial yang mengancam nilai-nilai bersama. Ia menjadi paham apa yang terjadi dalam masyarakat maupun dalam diri manusia. Kemampuan cara berpikir Rafli tersebut mencerminkan

A. tindakan sosial

B. penalaran kritis

C. imajinasi sosiologi

D. pandangan empiris                                    

E. cara berpikir objektif

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

10

:

46

:

36

Klaim

4

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Kevin L

Gold

19 Januari 2024 14:43

Jawaban terverifikasi

Dari pertanyaan yang diajukan, tampaknya topik yang sedang dibahas adalah tentang kemampuan berpikir dalam konteks sosiologi. Konsep yang terlibat di sini adalah tindakan sosial, penalaran kritis, imajinasi sosiologi, pandangan empiris, dan cara berpikir objektif. Penjelasan: 1. Tindakan sosial adalah tindakan yang dilakukan individu yang mempengaruhi orang lain dan dipengaruhi oleh orang lain. 2. Penalaran kritis adalah kemampuan untuk berpikir secara jernih dan rasional, memahami hubungan logis antara ide-ide. 3. Imajinasi sosiologi adalah kemampuan untuk melihat hubungan antara peristiwa-peristiwa pribadi dan lingkungan sosial yang lebih luas. 4. Pandangan empiris adalah pandangan yang berdasarkan pengamatan atau pengalaman daripada teori atau logika murni. 5. Cara berpikir objektif adalah berpikir berdasarkan fakta dan bukti, bukan opini atau perasaan. Dari deskripsi yang diberikan, tampaknya Rafli memiliki kemampuan untuk melihat hubungan antara peristiwa pribadi dan lingkungan sosial yang lebih luas. Ini adalah definisi dari imajinasi sosiologi. Kesimpulan: Jadi, jawabannya adalah C. Imajinasi sosiologi. Semoga penjelasan ini membantu kamu, ya! 🙂


Iklan

Nanda R

Community

21 Januari 2024 13:21

Jawaban terverifikasi

<p>jawabannya adalah C.</p><p>&nbsp;</p><p><br>Imajinasi sosiologi, atau sociological imagination, merupakan konsep yang diperkenalkan oleh sosiolog terkenal bernama C. Wright Mills. Konsep ini mengacu pada kemampuan seseorang untuk menghubungkan pengalaman pribadi dengan kondisi sosial yang lebih luas dalam masyarakat. Dengan imajinasi sosiologi, seseorang dapat melihat bagaimana peristiwa dan masalah yang dialaminya tidak hanya berkaitan dengan dirinya sendiri, tetapi juga terkait dengan struktur sosial, sejarah, dan dinamika masyarakat.</p><p>Dalam konteks cerita tentang Rafli, kemampuannya untuk memahami perbedaan antara masalah pribadi dan masalah sosial serta melihat keterkaitan antara kehidupan pribadinya dengan realitas sosial menunjukkan adanya imajinasi sosiologi. Rafli dapat melihat bahwa masalah yang dihadapinya tidak hanya bersifat individual, tetapi dapat dipahami dalam kerangka yang lebih luas dari kondisi sosial, nilai-nilai bersama, dan struktur masyarakat.</p><p>Pilihan jawaban lain yang mungkin relevan dalam konteks ini, meskipun tidak sepenuhnya sesuai, adalah:</p><p><strong>Penalaran Kritis (B):</strong> Meskipun imajinasi sosiologi dapat melibatkan penalaran kritis, tetapi kemampuan Rafli yang dijelaskan lebih spesifik terkait dengan pemahaman terhadap dimensi sosial dalam kehidupan individu.</p><p><strong>Cara Berpikir Objektif (E):</strong> Imajinasi sosiologi memang melibatkan cara berpikir yang objektif, namun konsep ini lebih fokus pada kemampuan melihat hubungan antara kehidupan pribadi dan struktur sosial secara kritis.</p>

jawabannya adalah C.

 


Imajinasi sosiologi, atau sociological imagination, merupakan konsep yang diperkenalkan oleh sosiolog terkenal bernama C. Wright Mills. Konsep ini mengacu pada kemampuan seseorang untuk menghubungkan pengalaman pribadi dengan kondisi sosial yang lebih luas dalam masyarakat. Dengan imajinasi sosiologi, seseorang dapat melihat bagaimana peristiwa dan masalah yang dialaminya tidak hanya berkaitan dengan dirinya sendiri, tetapi juga terkait dengan struktur sosial, sejarah, dan dinamika masyarakat.

Dalam konteks cerita tentang Rafli, kemampuannya untuk memahami perbedaan antara masalah pribadi dan masalah sosial serta melihat keterkaitan antara kehidupan pribadinya dengan realitas sosial menunjukkan adanya imajinasi sosiologi. Rafli dapat melihat bahwa masalah yang dihadapinya tidak hanya bersifat individual, tetapi dapat dipahami dalam kerangka yang lebih luas dari kondisi sosial, nilai-nilai bersama, dan struktur masyarakat.

Pilihan jawaban lain yang mungkin relevan dalam konteks ini, meskipun tidak sepenuhnya sesuai, adalah:

Penalaran Kritis (B): Meskipun imajinasi sosiologi dapat melibatkan penalaran kritis, tetapi kemampuan Rafli yang dijelaskan lebih spesifik terkait dengan pemahaman terhadap dimensi sosial dalam kehidupan individu.

Cara Berpikir Objektif (E): Imajinasi sosiologi memang melibatkan cara berpikir yang objektif, namun konsep ini lebih fokus pada kemampuan melihat hubungan antara kehidupan pribadi dan struktur sosial secara kritis.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Identifikasikan lima dampak positif konflik sosial!

13

5.0

Jawaban terverifikasi