Rizqy T

19 April 2022 00:32

Iklan

Rizqy T

19 April 2022 00:32

Pertanyaan

Puncak perlawanan perang Padri

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

18

:

58

:

45

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

R. Setiawan

24 April 2022 14:46

Jawaban terverifikasi

Halo Rizqy T. Kakak bantu jawab ya. Jawabannya adalah kaum Padri dan kaum Adat bersatu dalam melawan Belanda. Berikut ini penjelasannya. Kronologi Perang Padri pada fase ketiga (1830-1837), yaitu pada fase ini kaum Padri mulai mendapatkan simpati dari kaum Adat. Dengan demikian, kekuatan para pejuang di Sumatera Barat meningkat. Di samping itu, berhubungan dengan berakhirnya Perang Jawa, Belanda kembali memusatkan fokusnya ke Minangkabau. Orang-orang Padri yang mendapatkan dukungan kaum Adat itu bergerak ke pos-pos tentara Belanda. Menyadari hal tersebut, Belanda mengatur siasat kembali dengan berdalih bahwa kedatangan mereka hanya untuk berdagang dan menjaga keamanan dengan rakyat Minangkabau. Namun, Belanda menerapkan siasat licik yang berujung pada penangkapan Imam Bonjol. Perang kembali berkobar, di mana kali ini Belanda lebih unggul dan pada 1838 berhasil menembus pertahanan rakyat Minangkabau. Kekuatan Minangkabau melemah dan Belanda pun berkuasa setelah memenangkan perang. Jadi, puncak perlawanan perang padri adalah kaum Padri dan kaum Adat bersatu dalam melawan Belanda. Terima kasih sudah bertanya dan menggunakan Roboguru. Semoga bermanfaat ya.😊


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

19

5.0

Jawaban terverifikasi