A B

11 Mei 2023 13:00

Iklan

A B

11 Mei 2023 13:00

Pertanyaan

PT. Jaya Abadi mendapatkan hibah tanah dari pemerintah berupa tanah yang ada di daerah Batang, Jawa Tengah untuk membangun pabrik dengan nilai wajar Rp100.000.000 dan nilai pasar Rp125.000.000, harga apa yang harus dicatat, dan bagaimana jurnalnya?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

06

:

30

:

22

Klaim

3

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Bima P

11 Mei 2023 18:17

Jawaban terverifikasi

<p>Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) di Indonesia, jika suatu entitas menerima aktiva nonmoneter seperti tanah sebagai hibah atau sumbangan, maka aktiva tersebut dicatat berdasarkan nilai wajarnya.</p><p>&nbsp;Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aktiva atau yang harus dibayar untuk mentransfer suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran.</p><p>&nbsp;</p><p>Dalam hal ini, PT. Jaya Abadi menerima tanah sebagai hibah dengan nilai wajar Rp100.000.000. Jadi, ini adalah nilai yang harus dicatat dalam buku PT. Jaya Abadi.</p><p>&nbsp;</p><p>Jurnal yang akan dibuat adalah sebagai berikut:</p><p>&nbsp;</p><p><strong>Tanggal &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Keterangan &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Debit (Rp) &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Kredit (Rp)</strong></p><p>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Tanah &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;100.000.000</p><p>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Pendapatan Hibah &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; 100.000.000</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p><strong><u>Dalam jurnal di atas, tanah dicatat sebagai debit karena merupakan penambahan aktiva, sedangkan pendapatan hibah dicatat sebagai kredit karena merupakan penambahan ekuitas.</u></strong></p><p>&nbsp;</p><p><strong><u>&nbsp;Jurnal ini mencerminkan bahwa PT. Jaya Abadi telah menerima tanah dengan nilai wajar Rp100.000.000 sebagai hibah.</u></strong></p>

Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) di Indonesia, jika suatu entitas menerima aktiva nonmoneter seperti tanah sebagai hibah atau sumbangan, maka aktiva tersebut dicatat berdasarkan nilai wajarnya.

 Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aktiva atau yang harus dibayar untuk mentransfer suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran.

 

Dalam hal ini, PT. Jaya Abadi menerima tanah sebagai hibah dengan nilai wajar Rp100.000.000. Jadi, ini adalah nilai yang harus dicatat dalam buku PT. Jaya Abadi.

 

Jurnal yang akan dibuat adalah sebagai berikut:

 

Tanggal                 Keterangan                   Debit (Rp)                       Kredit (Rp)

                                    Tanah                                100.000.000

                           Pendapatan Hibah                                                         100.000.000

 

 

Dalam jurnal di atas, tanah dicatat sebagai debit karena merupakan penambahan aktiva, sedangkan pendapatan hibah dicatat sebagai kredit karena merupakan penambahan ekuitas.

 

 Jurnal ini mencerminkan bahwa PT. Jaya Abadi telah menerima tanah dengan nilai wajar Rp100.000.000 sebagai hibah.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Salah satu faktor penghambat perdagangan internasional adalah ....

37

5.0

Jawaban terverifikasi