Nabila F

24 Agustus 2021 18:14

Iklan

Nabila F

24 Agustus 2021 18:14

Pertanyaan

perlawanan rakyat Indonesia terhadap Perancis pada masa penjajahan

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

22

:

48

:

30

Klaim

5

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

B. Hindarto

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

25 Agustus 2021 04:45

Jawaban terverifikasi

Halo Nabila F Berbagai Perlawanan terhadap Belanda a. Perang Padri 1821-1838 Perang ini berawal konflik antara Kaum Padri dengan Kaum Adat tentang pemurnian agama Islam di Sumatera Barat, Kaum Adat masih melakukan kebiasaan yang bertentangan dengan Islam. Kaum Padri yang terdiri dari para ulama menasihati Kaum Adat untuk menghentikan kebiasaan tersebut, Kaum Adat menolaknya, sehingga terjadi perang yang berlangsung tahun 1803 – 1821, dengan kekalahan kaum Adat. Belanda bekerja sama dengan Kaum Adat guna melawan Kaum Padri, karena Belanda bertujuan untuk menguasai wilayah Sumatera Barat. Kaum Padri dipimpin oleh Tuanku Imam Bonjol melawan Belanda yang dibantu Kaum Adat. Kaum Adat akhirnya bersatu dengan Kaum Padri karena ajakan Tuanku Imam Bonjol agar menyadari tipuan Belanda. Perang diakhiri dengan kekalahan di pihak Kaum Padri dan Kaum Adat karena kekuatan militer Belanda yang kuat. b. Perang Diponegoro 1825 - 1830 Perang Diponegoro adalah perang terbesar yang dialami Belanda, karena Pangeran Diponegoro didukung pihak istana, kaum ulama, dan rakyat Yogyakarta. Perang ini terjadi karena pemasangan patok-patok jalan oleh Belanda yang melalui makam leluhur Pangeran Diponegoro. Belanda memakai siasat Benteng Stelsel (tahun 1827) untuk mengalahkan Pasukan Pangeran Diponegoro yaitu setiap wilayah yang dikuasai Belanda didirikan benteng untuk mengawasi wilayah sekitarnya yang antara satu benteng dan benteng saling terhubung yaitu pasukan gerak cepat. Sehingga ruang gerak pasukan Diponegoro makin persempit, akan tetapi hal tesebut belum mematahkan semangat pasukan Pangeran Diponegoro. Belanda menggunakan tipu muslihat yaitu mengajak berunding Pangeran Diponegoro, padahal sebenarnya itu berupa penangkapan. Dengan ditangkapnya Pangeran Diponegoro, Belanda memenangkan perang ini. c. Perang Jagaraga Bali Adanya protes Belanda terhadap Hak Tawan Karang, yaitu peraturan yang memberikan hak kepada kerajaan-kerajaan Bali untuk merampas kapal asing beserta muatannya yang terdampar di Bali. Protes Belanda tersebut, Bali bersikukuh tidak akan menghapuskan Hak Tawan Karang. Dan terjadilah perang puputan (habis-habisan) antara kerajaan-kerajaan Bali yang dipimpin I Gusti Ketut Jelantik dengan Belanda. Belanda dapat berhasil menguasai Bali karena kekuatan militer yang kuat. d. Perang Pattimura Pada 1817, Belanda berusaha menguasai wilayah Maluku dengan monopoli perdagangan. Rakyat Maluku yang dipimpin Thomas Matulessy (Pattimura) menolaknya dan melakukan perlawanan terhadap Belanda, sehingga terjadi pertempuran yang sengit di benteng Duurstede, Saparua. Akibat tertangkapnya Pattimura dan Martha Christina Tiahahu perlawanan rakyat Maluku mulai melemah. Dengan demikian, perlawanan rakyat Indonesia masa pemerintahan Deandles antara lain; Perang Padri 1821-1838, Perang Diponegoro 1825 - 1830, Perang Jagaraga Bali, Perang Pattimura. Mapel: Sejarah kelas: 11 SMA Topik: Perkembangan Kolonialisme dan Imperialisme Eropa Semoga Membantu Ya : )


Faras A

14 Agustus 2023 13:39

itukan terhadap belanda kak, yg terhdp Prancis nya kak?

— Tampilkan 1 balasan lainnya

Iklan

Refina R

28 Oktober 2023 12:12

bentuk perlawanan prancis masuk ke indonesia


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

jelaskan kedatangan awal.jepang ke indonesia gungga berhasil menguasai indoensia secara sah dari tangan belanda

11

3.9

Jawaban terverifikasi