Rahmat S

15 Juli 2022 04:07

Iklan

Rahmat S

15 Juli 2022 04:07

Pertanyaan

Perhatikan teks berikut ini ! Kekhawatiran delegasi Jepang dan Cina bakal bertengkar di arena Konferensi Asia-Afrika (KAA) 2005 tidak terbukti. Ini karena Perdana Menteri (PM) Jepang Junichiro Koizumi menyatakan permintaan maaf secara tulus atas catatan buruk sejarah kekejaman tentara Jepang saat menjajah negaranegara Asia, termasuk Indonesia dan Cina. Di depan sekitar enam puluh kepala negara Asia-Afrika dan ratusan delegasi setingkat menteri dan perdana menteri dalam pembukaan KAA 2005, Koizumi mengaku bersalah. Dia menyatakan bertobat. Diakuinya, ambisi dan nafsu Jepang pada masa lalu menguasai negaranegara Asia dengan cara-cara agresi telah menimbulkan kerusakan dan penderitaan luar biasa. Melalui KAA ini, dengan semangat kemanusiaan, Jepang mengungkapkan permintaan maaf yang mendalam sekaligus penghormatan bagi para korban. Permintaan maaf Koizum itu diikuti dengan janji tidak lari dari tanggung jawab. Apalagi menghapus sejarah kelam kekejaman tentaranya. Pernyataan Koizumi ini praktis meredam ketegangan hubungan Cina-Jepang akhir-akhir ini. Koizumi sekaligus mengucapkan terima kasih karena kebangkitan Jepang setelah kekalahan dalam Perang Dunia II adalah juga berkat bantuan masyarakat internasional. Sebagai balas jasa, Jepang telah dan masih akan menjanjikan bantuan untuk negara-negara kawasan Asia-Afrika dengan penekanan pada pengembangan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, dan pembangunan sanitasi, serta memperbaiki standar kesehatan. ”Sejak akhir Perang Dunia II, Jepang tidak pernah lagi menjadi kekuatan militer, tetapi menjadi sebuah kekuatan ekonomi dengan prinsip pendekatan yang damai,” katanya. Secara konkret, Koizumi menjanjikan dana 2,5 miliar dolar untuk membantu rekonstruksi negara Asia dan Afrika pasca bencana alam, termasuk tsunami di Aceh. Sumber:www.banjarmasinpost.com Dasar atau motif Jepang dalam menjajah negara-negara Asia pada masa tersebut adalah . . . . a. menunjukkan kekuatan militer b. menguasai bahan mentah c. mengalahkan pengaruh Sekutu d. membantu blok Rusia menguasai dunia

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

10

:

35

:

40

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

D. Trinuria

Mahasiswa/Alumni Universitas Jember

08 Desember 2022 09:03

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban benar adalah C. Mengalahkan pengaruh Sekutu.</p><p>&nbsp;</p><p>Jepang terlibat dalam Perang Dunia II ditandai dengan penyerangan terhadap pangkalan militer angkatan laut Amerika Serikat di Pearl Harbour, Hawai pada tanggal 7 Desember 1941. Dasar atau motif Jepang menjajah negara-negara Asia pada saat itu adalah mengalahkan pengaruh Sekutu di kawasan Asia yaitu liberalisme yang dianggap menandingi paham fasisme Jepang dengan ajaran Shinto Hakko I Chiu, yaitu dunia sebagai satu keluarga yang dipimpin Jepang.<br><br>Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah C.</p>

Jawaban benar adalah C. Mengalahkan pengaruh Sekutu.

 

Jepang terlibat dalam Perang Dunia II ditandai dengan penyerangan terhadap pangkalan militer angkatan laut Amerika Serikat di Pearl Harbour, Hawai pada tanggal 7 Desember 1941. Dasar atau motif Jepang menjajah negara-negara Asia pada saat itu adalah mengalahkan pengaruh Sekutu di kawasan Asia yaitu liberalisme yang dianggap menandingi paham fasisme Jepang dengan ajaran Shinto Hakko I Chiu, yaitu dunia sebagai satu keluarga yang dipimpin Jepang.

Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah C.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

12

5.0

Jawaban terverifikasi