Alahsar B

03 September 2022 16:12

Iklan

Alahsar B

03 September 2022 16:12

Pertanyaan

perhatikan pernyataan-pernyataan berikut (1) bagian tanah yang disediakan sebanyak seperlima luas sawah itu bebas dari pajak. (2) orang-orang indonesia akan menyediakan sebagian dari tanah sawahnya untuk ditanami tanaman yang laku di pasar eropa seperti kopi, teh, tebu, dan nilai. (3) pekerjaan untuk memelihara tanaman tersebut boleh melebihi lamanya pekerjaan yang diperlukan untuk memelihara sawahnya sendiri. (4) tanaman yang rusak akibat bencana alam, dan bukan akibat kemalasan atau kelalaian rakyat, maka tidak akan ditanggung oleh pihak pemerintah. (5) bagian tanah yang disediakan untuk menanam tanaman dagangan dibebaskan dari pembayaran pajak tanah. (6) pelaksanaan tanam paksa diserahkan kepada pegawai-pegawai pribumi, dan pihak pegawai eropa hanya sebagai pengawas. (7) hasil dari tanaman tersebut diserahkan kepada pemerintah belanda dan ditimbang. berdasarkan pernyataan tersebut yang termasuk ketentuan sistem tanam paksa terdapat dalam staatblad yakni ditunjukkan pada nomor .... a. 1,2,3,4 b. 1,3,5,7 c. 2,3,4,6 d. 2,5,6,7

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

23

:

55

:

36

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

D. Trinuria

Mahasiswa/Alumni Universitas Jember

22 September 2022 10:16

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban benar adalah D. 2, 5, 6, 7</p><p>&nbsp;</p><p>Cultuurestelsel atau sistem tanam paksa adalah kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda yang dikeluarkan di era Gubernur Jenderal Johannes van Den Bosch berlangsung tahun 1830-1870. Tananam yang diwajibkan adalah tanaman yang laku di pasar luar negeri seperti menanam tebu, tembakau, kopi, dan nila.</p><p>Ketentuan sistem tanam paksa terdapat dalam Lembaran Negara (Staatsblad) Tahun 1834 No.22 beberapa tahun setelah tanam paksa dijalankan di Pulau Jawa adalah :</p><p>1)&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Penduduk menyediakan sebagian dari tanahnya untuk pelaksanaan cultuurstelsel atau sistem tanam paksa.</p><p>2)&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Orang-orang indonesia akan menyediakan sebagian dari tanah sawahnya untuk ditanami tanaman yang laku di pasar eropa seperti kopi, teh, tebu, dan nilai.</p><p>3)&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Bagian tanah yang disediakan untuk menanam tanaman dagangan dibebaskan dari pembayaran pajak tanah.</p><p>4)&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Pelaksanaan tanam paksa diserahkan kepada pegawai-pegawai pribumi, dan pihak pegawai eropa hanya sebagai pengawas.</p><p>5)&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Hasil dari tanaman tersebut diserahkan kepada pemerintah belanda dan ditimbang.</p><p>6)&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Penduduk yang bukan petani, &nbsp;diwajibkan bekerja di perkebunan atau pabrik-pabrik milik pemerintah selama 65 hari dalam satu tahun.<br><br>Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah D.</p>

Jawaban benar adalah D. 2, 5, 6, 7

 

Cultuurestelsel atau sistem tanam paksa adalah kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda yang dikeluarkan di era Gubernur Jenderal Johannes van Den Bosch berlangsung tahun 1830-1870. Tananam yang diwajibkan adalah tanaman yang laku di pasar luar negeri seperti menanam tebu, tembakau, kopi, dan nila.

Ketentuan sistem tanam paksa terdapat dalam Lembaran Negara (Staatsblad) Tahun 1834 No.22 beberapa tahun setelah tanam paksa dijalankan di Pulau Jawa adalah :

1)        Penduduk menyediakan sebagian dari tanahnya untuk pelaksanaan cultuurstelsel atau sistem tanam paksa.

2)        Orang-orang indonesia akan menyediakan sebagian dari tanah sawahnya untuk ditanami tanaman yang laku di pasar eropa seperti kopi, teh, tebu, dan nilai.

3)        Bagian tanah yang disediakan untuk menanam tanaman dagangan dibebaskan dari pembayaran pajak tanah.

4)        Pelaksanaan tanam paksa diserahkan kepada pegawai-pegawai pribumi, dan pihak pegawai eropa hanya sebagai pengawas.

5)        Hasil dari tanaman tersebut diserahkan kepada pemerintah belanda dan ditimbang.

6)        Penduduk yang bukan petani,  diwajibkan bekerja di perkebunan atau pabrik-pabrik milik pemerintah selama 65 hari dalam satu tahun.

Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah D.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

17

5.0

Jawaban terverifikasi