Anonim N

18 Maret 2024 13:37

Iklan

Anonim N

18 Maret 2024 13:37

Pertanyaan

Perhatikan pernyataan berikut dan pilihlah jawaban yang benar! Negara kebangsaan modern adalah negarayang pembentukannya didasrakan pada semangat kebangsaan atau nasionalisme , yaitu tekad sebuah masyarakat untuk membangun masadepan bersama di bawah satu negara yang sama walupun berbeda-beda agama, ras , etnik atau golongan! A. Benar B. Salah

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

12

:

47

:

51

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Salsabila M

Community

19 Maret 2024 07:59

Jawaban terverifikasi

<p>Pernyataan tersebut adalah benar. Pernyataan tersebut menggambarkan prinsip dasar dari negara kebangsaan modern, yang pembentukannya didasarkan pada semangat kebangsaan atau nasionalisme. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut:</p><p><strong>Negara Kebangsaan Modern</strong>: Negara kebangsaan modern adalah bentuk negara yang diorganisasi berdasarkan konsep kebangsaan, di mana warga negara dianggap sebagai bagian dari satu kesatuan nasional yang memiliki identitas bersama.</p><p><strong>Semangat Kebangsaan atau Nasionalisme</strong>: Pembentukan negara kebangsaan modern didasarkan pada semangat kebangsaan atau nasionalisme, yang merupakan tekad sebuah masyarakat untuk membangun masa depan bersama di bawah satu negara yang sama. Ini mencakup ide bahwa warga negara memiliki kesetiaan dan identitas terhadap negara tersebut, meskipun mereka memiliki perbedaan dalam agama, ras, etnis, atau golongan.</p><p><strong>Kesatuan dalam Keberagaman</strong>: Negara kebangsaan modern mengakui dan menghargai keberagaman di antara warga negaranya, namun juga menegaskan kesatuan dalam keragaman tersebut. Prinsip ini mengandalkan inklusivitas, di mana semua individu diakui sebagai bagian dari kesatuan nasional, tanpa memandang perbedaan agama, ras, etnis, atau golongan.</p><p><br>&nbsp;</p>

Pernyataan tersebut adalah benar. Pernyataan tersebut menggambarkan prinsip dasar dari negara kebangsaan modern, yang pembentukannya didasarkan pada semangat kebangsaan atau nasionalisme. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut:

Negara Kebangsaan Modern: Negara kebangsaan modern adalah bentuk negara yang diorganisasi berdasarkan konsep kebangsaan, di mana warga negara dianggap sebagai bagian dari satu kesatuan nasional yang memiliki identitas bersama.

Semangat Kebangsaan atau Nasionalisme: Pembentukan negara kebangsaan modern didasarkan pada semangat kebangsaan atau nasionalisme, yang merupakan tekad sebuah masyarakat untuk membangun masa depan bersama di bawah satu negara yang sama. Ini mencakup ide bahwa warga negara memiliki kesetiaan dan identitas terhadap negara tersebut, meskipun mereka memiliki perbedaan dalam agama, ras, etnis, atau golongan.

Kesatuan dalam Keberagaman: Negara kebangsaan modern mengakui dan menghargai keberagaman di antara warga negaranya, namun juga menegaskan kesatuan dalam keragaman tersebut. Prinsip ini mengandalkan inklusivitas, di mana semua individu diakui sebagai bagian dari kesatuan nasional, tanpa memandang perbedaan agama, ras, etnis, atau golongan.


 


Iklan

Nanda R

Community

25 Maret 2024 06:18

Jawaban terverifikasi

<p>jawabannya adalah A.</p><p>&nbsp;</p><p>Perjalanan negara kebangsaan modern sering kali didasarkan pada semangat kebangsaan atau nasionalisme, di mana masyarakat suatu wilayah atau negara bersatu untuk membangun masa depan bersama di bawah satu negara yang sama, meskipun mereka memiliki perbedaan dalam agama, ras, etnis, atau golongan.</p><p>Pada dasarnya, nasionalisme adalah ideologi yang menekankan pada kepentingan, identitas, dan kebanggaan nasional suatu bangsa. Semangat kebangsaan ini mendorong individu-individu dari berbagai latar belakang untuk merasa terikat satu sama lain oleh satu identitas nasional, yang kemudian menjadi landasan pembentukan negara kebangsaan modern.</p><p>Dengan semangat kebangsaan ini, perbedaan-perbedaan yang ada dalam masyarakat seperti agama, ras, etnis, atau golongan diharapkan tidak menjadi penghalang untuk bersatu dan membangun negara yang kuat. Sebaliknya, perbedaan-perbedaan tersebut diharapkan dapat menjadi kekuatan dalam menciptakan masyarakat yang beragam namun bersatu dalam mencapai tujuan bersama.</p>

jawabannya adalah A.

 

Perjalanan negara kebangsaan modern sering kali didasarkan pada semangat kebangsaan atau nasionalisme, di mana masyarakat suatu wilayah atau negara bersatu untuk membangun masa depan bersama di bawah satu negara yang sama, meskipun mereka memiliki perbedaan dalam agama, ras, etnis, atau golongan.

Pada dasarnya, nasionalisme adalah ideologi yang menekankan pada kepentingan, identitas, dan kebanggaan nasional suatu bangsa. Semangat kebangsaan ini mendorong individu-individu dari berbagai latar belakang untuk merasa terikat satu sama lain oleh satu identitas nasional, yang kemudian menjadi landasan pembentukan negara kebangsaan modern.

Dengan semangat kebangsaan ini, perbedaan-perbedaan yang ada dalam masyarakat seperti agama, ras, etnis, atau golongan diharapkan tidak menjadi penghalang untuk bersatu dan membangun negara yang kuat. Sebaliknya, perbedaan-perbedaan tersebut diharapkan dapat menjadi kekuatan dalam menciptakan masyarakat yang beragam namun bersatu dalam mencapai tujuan bersama.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Pada dasarnya nasionalisme merupakan gejala psikologis dalam wujud rasa persamaan sekelompok manusia, yang memunculkan kesadaran sebagai bangsa. Berikut ini yang tidak termasuk konsep dasar yang mendasari rasa persamaan tersebut adalah : …. A. Pengalaman sejarah bangsa B. Persatuan dan cita-cita bersama C. Semangat persatuan dan kesatuan D. Rasa senasib sepenanggungan E. Rasa bangga yang berlebihan terhadap bangsa dan negara

4

0.0

Jawaban terverifikasi

1) Apa perbedaan antara minimal usia kerja dan maksimal usia kerja? Jelaskan! (Jika perlu) 2) Perhatikan kutipan berita berikut! Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan uji materiil UU Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2023. Hakim konstitusi menyatakan batas usia pelamar kerja tidak termasuk bentuk diskriminasi. "Menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya," ujar Ketua MK Suhartoyo saat membacakan putusan perkara Nomor 35/PUU-XXII/2024 di Gedung MK RI, Jakarta, Selasa (30/7). Permohonan itu menggugat Pasal 35 Ayat (1) yang menyatakan tiap pemberi kerja bisa merekrut sendiri tenaga kerja yang dibutuhkan atau melalui pelaksana penempatan kerja. Pemohon mempersoalkan isu diskriminasi dalam mendapatkan pekerjaan. Hakim konstitusi Arief Hidayat menyatakan sesuai Pasal 1 Angka 3 UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (HAM), tindakan diskriminatif apabila terjadi pembedaan yang didasarkan pada agama, suku, ras, etnis, kelompok, golongan, status sosial, status ekonomi, jenis kelamin, bahasa, dan keyakinan politik. Karena itu, kata Arief, syarat seperti batasan usia, pengalaman kerja, dan latar belakang pendidikan bukan merupakan tindakan diskriminatif. "Terlebih, pengaturan mengenai larangan diskriminasi bagi tenaga kerja telah tegas dinyatakan dalam Pasal 5 UU 13/2003 yang menyatakan, 'setiap tenaga kerja memiliki kesempatan yang sama tanpa diskriminasi untuk memperoleh pekerjaan'," katanya. Namun, satu hakim konstitusi yaitu M Guntur Hamzah punya pendapat berbeda atau dissenting opinion. Guntur berpendapat bahwa permohonan pemohon mestinya dikabulkan sebagian. Menurut dia, bunyi Pasal 35 Ayat (1) dapat diubah dan ditambahkan, sehingga pemberi kerja dilarang mengumumkan lowongan pekerjaan yang mensyaratkan usia, berpenampilan menarik, ras, warna kulit, jenis kelamin, agama, pandangan politik, kebangsaan atau asal usul keturunan, kecuali ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan. Guntur menyebut jika dilihat dari segi hukum (sense of legality), pasal yang diuji oleh pemohon secara umum memang sepertinya tidak memiliki persoalan konstitusionalitas. Namun, jika dilihat dari kacamata keadilan (sense of justice), Guntur melihat norma Pasal 35 Ayat (1) potensial disalahgunakan, sehingga membutuhkan penegasan karena sangat bias terkait dengan larangan diskriminasi in casu dalam persyaratan pada lowongan pekerjaan. Menurut dia, Pasal 35 Ayat (10) sangat jelas menimbulkan ketidakpastian hukum (legal uncertainty) bagi para pencari kerja. Khususnya, dalam frasa "merekrut sendiri tenaga kerja yang dibutuhkan" yang diletakkan pada pertimbangan subjektif pemberi kerja. Guntur berpandangan persyaratan hendaknya diletakkan pada kualifikasi dan kompetensi, sehingga tak masalah berapapun usia calon pekerja, sepanjang telah memasuki usia kerja dan memiliki kualifikasi dan kompetensi sesuai formasi atau lowongan pekerjaan dimaksud. Berdasarkan kutipan diatas : • Apa saja penyebab sektor formal hanya dikhususkan anak pemuda usia 18-25 tahun? • Apakah hanya Negara Indonesia saja yang menerapkan batas usia 25 tahun? (Dibandingkan negara lain) Jelaskan situasi! (Jika perlu) • Mengapa batas usia bukan diskriminasi oleh MK dan mengapa batas usia di negara lain cenderung diskriminasi? Jelaskan perbandingannya! (Jika perlu) 3) Apa jadinya kalau batas usia kerja Indonesia dihapus sepenuhnya &amp; merekut tenaga kerja di semua umur? Jelaskan dampaknya!

5

5.0

Jawaban terverifikasi

Iklan