Rabiatul A

31 Agustus 2023 13:50

Iklan

Rabiatul A

31 Agustus 2023 13:50

Pertanyaan

Perhatikan gambar vektor gaya berikut! F1 = 14N F2 = 8√3N F3 = 10N a) Resultan tiga vektor gaya tersebut adalah... b) berapa derajat arah resultan vektornya diukur dari sumbu X+

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

13

:

04

:

08

Klaim

5

1


Iklan

Sahel S

03 September 2023 04:33

<p>a) Untuk mengetahui resultan dari tiga vektor gaya tersebut, kita dapat menjumlahkan mereka secara vektorial. Caranya adalah dengan menggunakan hukum Paralelogram dari penjumlahan vektor.</p><p>Dalam hal ini, kita dapat menggambar tiga vektor tersebut pada sistem koordinat. Rentangkan vektor F1 dengan titik awalnya di asal koordinat. Lalu rentangkan vektor F2 dari ujung vektor F1. Terakhir, rentangkan vektor F3 dari ujung vektor F2.</p><p>Setelah menggambar ketiga vektor tersebut, kita bisa menghubungkan titik awal rentangan vektor pertama dengan ujung rentangan vektor terakhir. Resultan vektor gaya adalah vektor yang menghubungkan titik awal dengan ujung hasil penggambaran vektor tersebut.</p><p>b) Untuk mengukur derajat arah resultan vektor dari sumbu X+, kita dapat menggunakan trigonometri dan konsep sudut dalam segitiga. Pada gambar hasil penggambaran vektor tersebut, kita bisa melihat bahwa hasilnya membentuk sebuah segitiga.</p><p>Misalkan panjang resultan vektor adalah R dan sudut yang diukur dari sumbu X+ adalah θ. Dalam segitiga tersebut, kita dapat menggunakan fungsi trigonometri untuk menghitung nilai θ.</p><p>Pada segitiga tersebut, dapat dilihat bahwa R adalah sisi miring, dan sisi tegak R mengarah ke sumbu X+. Sudut θ merupakan sudut antara sisi miring R dengan sumbu X+.</p><p>Dengan memahami hal ini, kita dapat menggunakan fungsi trigonometri. Fungsi trigonometri yang berhubungan dengan sudut dan sisi yang diketahui adalah cosinus.</p><p>Sehingga kita dapat menggunakan rumus cosθ = Adjacent / Hypotenuse. Dalam hal ini, Adjacent adalah panjang sisi tegaknya (arah sumbu X+) dan Hypotenuse adalah panjang sisi miringnya (resultan vektor).</p><p>Setelah kita menyelesaikan rumus tersebut, kita bisa menghitung nilai θ dengan menggunakan fungsi invers trigonometri (arccos atau cos<sup>-1</sup>).</p><p>Dengan mengetahui nilai θ, kita dapat menentukan arah resultan vektor dari sumbu X+.</p>

a) Untuk mengetahui resultan dari tiga vektor gaya tersebut, kita dapat menjumlahkan mereka secara vektorial. Caranya adalah dengan menggunakan hukum Paralelogram dari penjumlahan vektor.

Dalam hal ini, kita dapat menggambar tiga vektor tersebut pada sistem koordinat. Rentangkan vektor F1 dengan titik awalnya di asal koordinat. Lalu rentangkan vektor F2 dari ujung vektor F1. Terakhir, rentangkan vektor F3 dari ujung vektor F2.

Setelah menggambar ketiga vektor tersebut, kita bisa menghubungkan titik awal rentangan vektor pertama dengan ujung rentangan vektor terakhir. Resultan vektor gaya adalah vektor yang menghubungkan titik awal dengan ujung hasil penggambaran vektor tersebut.

b) Untuk mengukur derajat arah resultan vektor dari sumbu X+, kita dapat menggunakan trigonometri dan konsep sudut dalam segitiga. Pada gambar hasil penggambaran vektor tersebut, kita bisa melihat bahwa hasilnya membentuk sebuah segitiga.

Misalkan panjang resultan vektor adalah R dan sudut yang diukur dari sumbu X+ adalah θ. Dalam segitiga tersebut, kita dapat menggunakan fungsi trigonometri untuk menghitung nilai θ.

Pada segitiga tersebut, dapat dilihat bahwa R adalah sisi miring, dan sisi tegak R mengarah ke sumbu X+. Sudut θ merupakan sudut antara sisi miring R dengan sumbu X+.

Dengan memahami hal ini, kita dapat menggunakan fungsi trigonometri. Fungsi trigonometri yang berhubungan dengan sudut dan sisi yang diketahui adalah cosinus.

Sehingga kita dapat menggunakan rumus cosθ = Adjacent / Hypotenuse. Dalam hal ini, Adjacent adalah panjang sisi tegaknya (arah sumbu X+) dan Hypotenuse adalah panjang sisi miringnya (resultan vektor).

Setelah kita menyelesaikan rumus tersebut, kita bisa menghitung nilai θ dengan menggunakan fungsi invers trigonometri (arccos atau cos-1).

Dengan mengetahui nilai θ, kita dapat menentukan arah resultan vektor dari sumbu X+.


Iklan

Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Pada suhu 15°C kecepatan merambat bunyi di udara 328 m/det. Jika setiap kenaikan 1°C kecepatan merambat bunyi bertambah 0,6 m/det. Tentukan kecepatan merambat bunyi pada suhu 8°C!

22

5.0

Jawaban terverifikasi