Valey V
02 Agustus 2022 13:21
Iklan
Valey V
02 Agustus 2022 13:21
Pertanyaan
3
1
Iklan
A. Herlina
26 Oktober 2022 03:17
Jawaban :
A(5,2) B(8,0) C(1,4) D(0,2) E(-2,5) F(-8,4) G(-7,0) H(-4,-2) I(-6,-5) J(0,-5) K(4,-3) L(6,-4)
Konsep :
Sistem koordinat adalah suatu cara atau metode untuk menentukan letak suatu titik dalam grafik. Bidang datar pada gambar disebut bidang koordinat yang dibentuk oleh garis tegak Y (sumbu Y) dan garis mendatar X (sumbu X). Titik perpotongan antara garis Y dan X disebut pusat koordinat atau titik 0. Bidang koordinat tersebut dikenal dengan bidang koordinat Kartesius. Bidang koordinat Kartesius digunakan untuk menentukan letak sebuah titik yang dinyatakan dalam pasangan bilangan.
Pembahasan :
Letak titik pada bidang koordinat Cartesius ditulis dalam bentuk pasangan bilangan (x, y) dengan x disebut absis dan y disebut ordinat.
Berdasarkan bidang koordinat pada Gambar tersebut dapat ditentukan letak koordinat sebagai berikut :
- Titik A terletak pada koordinat (5,2), ditulis A(5, 2). Titik A memiliki koordinat (5,2) dengan 5 adalah nilai sumbu x (absis) dan 2 adalah nilai sumbu y (ordinat).
Titik A berjarak 2 satuan dari sumbu-x dan berada di sebelah atas sumbu-x sedangkan titik A itu berjarak 5 satuan dari sumbu-y dan berada di sebelah kanan sumbu-y.
- Titik B terletak pada koordinat (8, 0), ditulis B(8, 0). Titik B memiliki koordinat (8,0) dengan 8 adalah nilai sumbu x (absis) dan 0 adalah nilai sumbu y (ordinat).
Titik B berjarak 0 satuan dari sumbu-x dan berada di sebelah atas sumbu-x sedangkan titik B itu berjarak 8 satuan dari sumbu-y dan berada di sebelah kanan sumbu-y.
- Titik C terletak pada koordinat (1, 4), ditulis C(1. 4). Titik C memiliki koordinat (1,4) dengan 1 adalah nilai sumbu x (absis) dan 4 adalah nilai sumbu y (ordinat).
Titik C berjarak 4 satuan dari sumbu-x dan berada di sebelah atas sumbu-x sedangkan titik C itu berjarak 4 satuan dari sumbu-y dan berada di sebelah kanan sumbu-y.
- Titik D terletak pada koordinat (0,2), ditulis D(0, 2). Titik D memiliki koordinat (0,2) dengan 0 adalah nilai sumbu x (absis) dan 2 adalah nilai sumbu y (ordinat).
Titik D berjarak 0 satuan dari sumbu-x dan berada tepat dititik pusat sumbu-x sedangkan titik D itu berjarak 2 satuan dari sumbu-y dan berada di sebelah kanan sumbu-y.
- Titik E terletak pada koordinat (-2, 5), ditulis E(-2, 5). Titik E memiliki koordinat (-2,5) dengan -2 adalah nilai sumbu x (absis) dan 5 adalah nilai sumbu y (ordinat).
Titik E berjarak -2 satuan dari sumbu-x dan berada di sebelah bawah sumbu-x sedangkan titik E itu berjarak 5 satuan dari sumbu-y dan berada di sebelah kanan sumbu-y.
- Titik F terletak pada koordinat (-8, 4), ditulis F(-8, 4). Titik F memiliki koordinat (-8,4) dengan -8 adalah nilai sumbu x (absis) dan 4 adalah nilai sumbu y (ordinat).
Titik F berjarak -8 satuan dari sumbu-x dan berada di sebelah bawah sumbu-x sedangkan titik F itu berjarak 4 satuan dari sumbu-y dan berada di sebelah kanan sumbu-y.
- Titik G terletak pada koordinat (-7, 0), ditulis G(-7. 0). Titik G memiliki koordinat (-7,0) dengan -7 adalah nilai sumbu x (absis) dan 0 adalah nilai sumbu y (ordinat).
Titik G berjarak -7 satuan dari sumbu-x dan berada di sebelah bawah sumbu-x sedangkan titik G itu berjarak 0 satuan dari sumbu-y dan berada tepat dititik pusat sumbu-x dan sumbu-y.
- Titik H terletak pada koordinat (-4, -2), ditulis H(-4, -2). Titik H memiliki koordinat (-4,-2) dengan -4 adalah nilai sumbu x (absis) dan -2 adalah nilai sumbu y (ordinat).
Titik H berjarak -2 satuan dari sumbu-x dan berada di sebelah bawah sumbu-x sedangkan titik H itu berjarak -4 satuan dari sumbu-y dan berada di sebelah kiri sumbu-y.
- Titik I terletak pada koordinat (-6, -5), ditulis I(-6, -5). Titik I memiliki koordinat (-6,-5) dengan -6 adalah nilai sumbu x (absis) dan -5 adalah nilai sumbu y (ordinat).
Titik I berjarak -5 satuan dari sumbu-x dan berada di sebelah bawah sumbu-x sedangkan titik I itu berjarak -6 satuan dari sumbu-y dan berada di sebelah kiri sumbu-y.
- Titik J terletak pada koordinat (0, -5), ditulis J(0, -5). Titik J memiliki koordinat (0,-5) dengan 0 adalah nilai sumbu x (absis) dan -5 adalah nilai sumbu y (ordinat).
Titik J berjarak -5 satuan dari sumbu-x dan berada di sebelah bawah sumbu-x sedangkan titik J itu berjarak 0 satuan dari sumbu-y dan berada ditepat ditengah sumbu x dan sumbu-y.
- Titik K terletak pada koordinat (4, -3), ditulis K(4, -3). Titik K memiliki koordinat (4,-3) dengan 4 adalah nilai sumbu x (absis) dan -3 adalah nilai sumbu y (ordinat).
Titik K berjarak -3 satuan dari sumbu-x dan berada di sebelah bawah sumbu-x sedangkan titik K itu berjarak 4 satuan dari sumbu-y dan berada di sebelah kanan sumbu-y.
- Titik L terletak pada koordinat (6, -4), ditulis L(6, -4). Titik L memiliki koordinat (5,2) dengan 5 adalah nilai sumbu x (absis) dan 2 adalah nilai sumbu y (ordinat).
Titik L berjarak 2 satuan dari sumbu-x dan berada di sebelah atas sumbu-x sedangkan titik L itu berjarak 5 satuan dari sumbu-y dan berada di sebelah kanan sumbu-y.
Jadi, titik-titik koordinat pada gambar grafik tersebut adalah : A(5,2) B(8,0) C(1,4) D(0,2) E(-2,5) F(-8,4) G(-7,0) H(-4,-2) I(-6,-5) J(0,-5) K(4,-3) L(6,-4)
· 0.0 (0)
Iklan
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!