Watana A

06 Januari 2022 08:45

Iklan

Watana A

06 Januari 2022 08:45

Pertanyaan

Perhatikan gambar berikut. Celah d memiliki lebar 0,25 mm. Sinar dengan panjang gelombang 600 nm dijatuhkan pada celah sehingga terbentuk gelap ketiga yang berjarak y dari terang pusat. Tentukan jarak y

alt

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

01

:

02

:

55

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

S. Sundari

12 Januari 2022 10:03

Jawaban terverifikasi

Halo Watana A, kakak bantu jawab pertanyaa kamu yaa Jawaban dari pertanyaan diatas jarak antara gelap ketiga ke terang pusat adalah sebesar y = 3mm Interferensi cahaya adalah keadaan saat dua gelombang cahaya atau lebih berpadu dan membentuk gelombang cahaya gabungan. Syarat terjadinya interferensi cahaya ini adalah gelombang-gelombang cahayanya berasal dari sumber yang koheren, sehingga, amplitudo, panjang gelombang, dan frekuensi yang sama, serta beda fase yang selalu tetap. Interferensi Celah Ganda Young Pertama-tama, cahaya melewati satu celah. Selanjutnya, cahaya melewati dua celah sempit. Saat cahaya melewati dua celah sempit, gelombang cahaya akan saling berpadu dan membentuk gelombang cahaya gabungan. Hal ini disebabkan karena gelombang-gelombangnya menempuh panjang lintasan yang berbeda. Nah, perbedaan panjang lintasan ini mengakibatkan gelombang-gelombang mengalami perbedaan fase dan menciptakan pola interferensi. Perbedaan fase ini ada yang saling menguatkan, sehingga menghasilkan interferensi konstruktif, dan ada yang saling melemahkan, sehingga menghasilkan interferensi destruktif. Jadi interferensi maksimum (garis terang) terjadi jika d sin θ = n λ, dengan n =0, 1, 2, 3, … Karena l >> d, maka sudut θ sangat kecil, sehingga berlaku pendekatan sinθ = tanθ = p / l Jadi, persamaan (1) dapat dituliskan menjadi: n. λ = d (p / l) n. λ = pd / l dengan: p = jarak garis terang dari pusat terang d = jarak kedua sumber l = jarak layar ke sumber cahaya λ = panjang gelombang n = orde atau nomor terang (n = 0, 1, 2, ... .) Pada perhitungan garis terang menggunakan rumus di atas, nilai n = 0 untuk terang pusat, n = 1 untuk terang garis terang pertama, n = 2 untuk garis terang kedua, dan seterusnya. Interferensi minimum (garis gelap) terjadi jika selisih lintasan kedua sinar merupakan kelipatan ganjil dari setengah panjang gelombang. Diperoleh, d sin θ = (n – ½ )λ, dengan n =1, 2, 3, … Mengingat sinθ = p / l maka persamaan (3) menjadi: (n-(1/2)) λ = d. (p / l) Pada perhitungan garis gelap menggunakan rumus di atas, n = 1 untuk terang garis gelap pertama, n = 2 untuk garis gelap kedua, dan seterusnya. Tidak ada nilai n = 0 untuk perhitungan garis gelap menggunakan rumus di atas. Diketahui : d = 0,25 mm λ = 600 nm = 600 . 10^-6 mm l = 50 cm = 500 mm n = 3 ditanya : p ....? jawab : jarak antara gelap ketiga dari terang pusat (n-(1/2)) λ = d. (p / l) (3 -(1/2)) 600 . 10^-6 = 0,25 . ( y/500) 1,5 . 10^-3 = 0,25y/500 0,25y = 1,5 . 10^-3 . 500 0,25y = 0,75 y =0,75/0,25 y = 3 mm jadi jarak antara gelap ketiga ke terang pusat adalah sebesar y = 3mm semoga bisa membantu yaa


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Pada suhu 15°C kecepatan merambat bunyi di udara 328 m/det. Jika setiap kenaikan 1°C kecepatan merambat bunyi bertambah 0,6 m/det. Tentukan kecepatan merambat bunyi pada suhu 8°C!

31

5.0

Jawaban terverifikasi