Hilya H

29 Maret 2024 04:24

Iklan

Iklan

Hilya H

29 Maret 2024 04:24

Pertanyaan

Pergerakan lempeng di sepanjang sesar melepaskan sebuah energi. Energi ini merupakan energi potensial saat lempeng terkena gaya. Kemudian, energi potensial tersebut merambat dalam bentuk gelombang seismik. Sebuah titik pada kedalaman bumi yang menjadi pusat gempa disebut dengan …. A. episentrum B. hiposentrum C. seismograf D. fault


44

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Dela A

Community

29 Maret 2024 04:25

Jawaban terverifikasi

<p><strong>Jawaban : B. Hiposentrum</strong></p><p><br>Pembahasan :<br>Pergerakan lempeng di sepanjang sesar melepaskan sebuah energi. Energi ini&nbsp;<br>merupakan energi potensial saat lempeng terkena gaya. Kemudian, energi potensial&nbsp;<br>tersebut merambat dalam bentuk gelombang seismik. Sebuah titik pada kedalaman bumi yang menjadi pusat gempa disebut hiposentrum. Permukaan bumi yang berada di atas hiposentrum disebut episentrum. Sehingga pilihan yang tepat yaitu B.</p>

Jawaban : B. Hiposentrum


Pembahasan :
Pergerakan lempeng di sepanjang sesar melepaskan sebuah energi. Energi ini 
merupakan energi potensial saat lempeng terkena gaya. Kemudian, energi potensial 
tersebut merambat dalam bentuk gelombang seismik. Sebuah titik pada kedalaman bumi yang menjadi pusat gempa disebut hiposentrum. Permukaan bumi yang berada di atas hiposentrum disebut episentrum. Sehingga pilihan yang tepat yaitu B.


Iklan

Iklan

Mazaya M

29 Maret 2024 09:22

<p>Hiposentrum&nbsp;</p>

Hiposentrum 


lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

teks eksplanasi judul : gempa bumi dalam 2 minggu berpusat di blitar selatan identifikasi fenomena : Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari bawah permukaan secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismik. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi atau lempeng bumi. Selain itu gempa bumi juga bisa disebabkan oleh letusan gunung api. rangkaian kejadian : Sejak awal bulan Agustus hingga hari ini, tercatat 9 kali gempa terdeteksi berpusat di selatan Blitar. BMKG Karangkates mengungkap ada kenaikan aktifitas kegempaan di sepanjang selatan Pulau Jawa. Data yang terekam BPBD Kabupaten Blitar, gempa awak bulan terjadi pada Rabu, 02 Agustus 2023. Kemudian pada Kamis, 03 Agustus 2023. Lalu berselang dua hari kemudian , Minggu 06-Agu-23. Kemudian pada Jumat , 11 Agustus terjadi dua kali gempa. Lalu terdeteksi kembali pada 12 Agustus. Tanggal 14 Agustus,Gempa kembali terdeteksi Selasa, 15 Agustus, Terakhir hari ini Rabu, 16 Agustus. Penyebab gempa bumi adalah pergerakan lempeng bumi atau kerak bumi. Memahami tentang gempa bumi tentunya sangat penting agar kamu bisa bertindak dengan tepat saat terjadinya bencana alam ini. Pergeseran lempeng bumi gempa yang disebabkan oleh pergeseran lempeng bumi disebut gempa tektonik. Lempeng-lempeng tektonik yang ada di dalam bumi bergerak secara mendadak sehingga mempunyai kekuatan sangat besar. Kekuatan tersebut bisa jadi penyebab terjadinya gempa bumi. Gempa di blitar disebabkan oleh aktivitas deformasi batuan dalam Lempeng Indo-Australia Selain kerusakan pada bangunan dan linkungan, gempa bumi dengan kekuatan besar juga bisa menimbulkan korban jiwa. Semakin besar magnitudo suatu gempa bumi, semakin banyak kemungkinan korban yang berjatuhan. Gempa bumi juga dapat memberikan dampak sosial bagi masyarakat. Jika terjadi dalam skala besar, bencana alam tersebut bisa menimbulkan kemiskinan, kelaparan, serta warga yang sakit, baik dari penyakit atau luka yang diakibatkan oleh runtuhan. Selain itu, gempa bumi yang besar bisa berpengaruh pada ekonomi pada suatu wilayah karena infrakstruktur yang rusak di daerah tersebut. Rusaknya infrastruktur membuat ekonomi di daerah tersebut menjadi terhambat karena perlu dilakukan renovasi terlebih dahulu. apa teks nya sudah benar? kalau ada yg salah tolong dikoreksi dan tolong buatkan intepretasi/ulasan nya. tolong deadline nya besok soalnya

1

5.0

Jawaban terverifikasi

Indonesia adalah negara yang memiliki paling banyak gunung berapi aktif di seluruh dunia . Lempeng Eurasia, Lempeng Pasifik, beserta Lempeng Indo-Australia adalah tiga lempeng tektonik aktif yang menyebabkan terjadinya zona-zona tumbukan yang kemudian membentuk gunung-gunung berapi ini. Indonesia diperkirakan memiliki 129 gunung berapi, semuanya diawasi dengan hati-hati oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi. Hal ini dilakukan karena sejumlah gunung berapi di Indonesia terus menunjukkan aktivitas. Apalagi, diperkirakan lebih dari lima juta orang tinggal di "zona bahaya" sebuah gunung berapi, yang harus segera dievakuasi kalau gunungnya menunjukkan aktivitas yang naik secara signifikan . Setidaknya, ada satu letusan gunung berapi yang signifikan di Indonesia setiap tahun. Namun, biasanya hal ini tidak menyebabkan kerusakan yang besar bagi lingkungan atau menewaskan korban jiwa karena gunung-gunung berapi yang paling aktif terletaknya biasanya di tempat-tempat terpencil. Beberapa peristiwa letusan gunung berapi yang berdampak berat dalam sejarah Indonesia disebutkan di tabel di bawah. Daftar ini hanya mencakup letusan yang berskala besar dan menewaskan paling sedikit 20 orang. Grafik di atas menunjukkan bahwa Indonesia, rata-rata, diguncang oleh letusan gunung berapi besar (yang mengakibatkan banyak korban jiwa) setiap 15-20 tahun sekali. Selain mengakibatkan korban jiwa, letusan gunung berapi bisa menyebabkan kerusakan yang berarti bagi ekonomi lokal dengan merugikan perusahaan-perusahaan kecil dan menengah yang terlibat di industri pariwisata, kuliner, akomodasi komersil, pertanian, perkebunan, dan peternakan. Semakin ke sini, perkembangan semakin positif. Saat ini letusan gunung berapi memakan lebih sedikit korban jiwa (dibandingkan dengan dulu) karena metode pengawasan gunung berapi yang lebih baik, dan dikombinasi dengan evakuasi darurat yang lebih terorganisir. Namun, mengingat Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi dengan hati-hati memonitor semua gunung berapi di Indonesia dan langsung melapor kepada para otoritas dan penghuni lokal kalau sebuah gunung berapi menunjukkan aktivitas yang membahayakan, seharusnya jumlah korban jiwa sangat sedikit karena penghuni lokal punya cukup banyak waktu untuk meninggalkan zona bahaya (berbeda dengan gempa bumi, letusan gunung berapi tidak menyerang secara tiba-tiba, tetapi memberi cukup banyak tanda peringatan sebelum menjadi bencana yang mengancam jiwa). Masalahnya, banyak penduduk lokal menolak meninggalkan rumah mereka (yang berada di dalam zona bahaya). Penolakan ini bisa berhubungan dengan penghidupan mereka (misalnya peternakan atau kebun mereka-yaitu satu-satunya sumber pendapatan mereka-berada di dalam zona bahaya). Tetapi penolakan itu juga bisa dijelaskan karena sistem kepercayaan animisme (tanda peringatan gunung api-seperti abu dan guntur-dianggap tanda kemarahan nenek moyang mereka, dan dengan berdoa kepada dewa-dewa setempat, masyarakat lokal percaya bahwa mereka akan dilindungi). (Sumber: diadaptasi dari https ://www.indonesia-investments.com/. Bencana A/am di Indonesia (2018)) Berdasarkan paragraf 1, mana di bawah ini pernyataan yang BENAR? (A) Indonesia adalah negara yang memiliki paling banyak gunung berapi nonaktif di seluruh dunia. (B) Lempeng Eurasia, Lempeng Pasifik beserta Lempeng Indo-Australia adalah tiga lempeng tektonik aktif yang menyebabkan terjadinya gunung meletus. (C) Indonesia diperkirakan memiliki 129 gunung berapi, semuanya diawasi dengan hati-hati oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). (D) Lempeng Eurasia, Lempeng Pasifik beserta Lempeng Indo-Australia adalah tiga lempeng tektonik aktif yang menyebabkan terjadinya zona-zona tumbukan yang kemudian membentuk gunung-gunung berapi ini. (E) Diperkirakan lebih dari sepuluh juta orang tinggal di "zona bahaya" sebuah gunung berapi, yang harus segera dievakuasi kalau gunungnya menunjukkan aktivitas yang naik secara signifikan .

20

0.0

Jawaban terverifikasi