Amron A

28 April 2020 10:59

Iklan

Amron A

28 April 2020 10:59

Pertanyaan

perbedan cerita fiksi dan non fiksi

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

11

:

04

:

25

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

S. Nurjannah

Mahasiswa/Alumni Universitas Jember

31 Januari 2022 17:26

Jawaban terverifikasi

Halo, Amron A. Terima kasih sudah bertanya di Roboguru, kakak bantu jawab ya :) Perbedaan cerita fiksi dan cerita nonfiksi adalah penggunaan bahasa, sifat, tujuan, unsur-unsur, dan sistem penulisan. Untuk mengetahui alasan dari jawaban tersebut, simak penjelasan berikut ini. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, fiksi adalah cerita rekaan (roman, novel, dan sebagainya), rekaan; khayalan; tidak berdasarkan kenyataan; pernyataan yang hanya berdasarkan khayalan atau pikiran. Cerita fiksi berkaitan dengan cerita berdasarkan khayalan, seperti cerita pendek (cerpen), novel, dongeng, drama, dan sebagainya. Ciri-ciri cerita fiksi adalah sebagai berikut. 1. Bersifat imajinatif atau rekaan/khayalan penulis. 2. Menggunakan bahasa yang konotatif atau tidak sebenarnya. 3. Tidak ada sistem baku sehingga penulis bebas berekspresi. 4. Bertujuan pada emosi pembaca. 5. Unsur buku fiksi adalah sampul buku, pokok bab buku, judul bab dan sub-bab, tema, penokohan atau perwatakan, penggunaan bahasa konotatif, dan penyajian alur cerita Nonfiksi bermakna yang tidak bersifat fiksi, tetapi berdasarkan fakta dan kenyataan. Nonfiksi berkaitan dengan karangan yang ditulis berdasarkan kenyataan atau benar-benar terjadi. Cerita nonfiksi adalah buku yang ditulis berdasarkan fakta dan data. Contoh cerita nonfiksi adalah buku pelajaran, ensiklopedi, buku motivasi, dan sebagainya. Ciri-ciri cerita nonfiksi adalah sebagai berikut. 1. Menggunakan bahasa yang formal sesuai PUEBI. 2. Menggunakan bahasa yang denotatif atau makna sebenarnya. 3. Ditulis sesuai fakta dan bersifat faktual sesuai data yang diperoleh. 4. Memberikan informasi keilmuan. 5. Unsur buku nonfiksi adalah sampul buku, pokok bab buku, judul bab dan sub-bab, isi buku, cara menyajikan isi, penggunaan bahasa baku yang denotatif, dan sistematika penulisan yang berurutan. Berdasarkan penjelasan tersebut, perbedaan cerita fiksi dan certa nonfiksi, yaitu: 1. Penggunaan bahasa dalam cerita fiksi adalah bahasa konotatif, sedangkan cerita nonfiksi menggunakan bahasa denotatif. 2. Sifat cerita fiksi adalah imajinatif, sedangkan cerita nonfiksi bersifat faktual. 3. Tujuan cerita fiksi adalah mengarah pada emosi pembaca, sedangkan cerita nonfiksi bertujuan memberi infomasi keilmuan. 4. Cerita buku fiksi terdapat tema, tokoh, dan penokohan, sedangkan cerita nonfiksi terdapat isi, dimulai pendahuluan, isi, penutup sesuai fakta dan data. 5. Cerita fiksi tidak menggunakan sistem yang baku, sedangkan cerita nonfiksi menggunkan sistematika penulisan yang berurutan. Dengan demikian, perbedaan cerita fiksi dan cerita nonfiksi adalah penggunaan bahasa, sifat, tujuan, unsur-unsur, dan sistem penulisan. Semoga membantu ya :)


Iklan

Herika P

28 April 2020 14:32

buku fiksi sebuah buku yang mengandung hayalan atau tidak nyata dan non fiksi buku yang mengandung pelajaran atau nyata


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

apa itu fabel?

3

0.0

Jawaban terverifikasi