Nadya B

20 Februari 2022 04:03

Iklan

Nadya B

20 Februari 2022 04:03

Pertanyaan

perbedaan vaksin hasil bioteknologi konvensional dan bioteknologi modern!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

01

:

21

:

34

Klaim

7

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Vardini

27 Februari 2022 07:03

Jawaban terverifikasi

Hallo Nadya kakak bantu jawab ya : ) Jawabannya adalah perbedaan vaksin konvensional dan modern terletak pada metode pembuatannya. - Vaksin konvensional telah digunakan untuk penyakit mulai dari cacar air hingga kanker. Vaksin konvensional menggunakan teknologi virus yang dilemahkan hingga produksi protein antigen dari virus. Vaksin konvensional yang menggunakan virus atau patogen yang telah dilemahkan sudah tidak dapat lagi memperbanyak diri di dalam tubuh inang sehingga tidak mampu menimbulkan infeksi. Hanya saja untuk mendapatkan respons imun yang diinginkan membutuhkan semacam booster yang disebut sebagai adjuvant. - Vaksin modern merupakan vaksin yang dikembangkan menggunakan platform virus yang direkayasa genetik, hingga penggunaan materi genetik seperti DNA dan RNA. Vaksin modern banyak menggunakan teknologi yang lebih canggih dan modern seperti rekayasa genetika. Pada beberapa kasus vaksin yang menggunakan virus yang telah direkayasa juga digunakan. Virus tersebut bukanlah patogen penyebab penyakit yang ingin dicegah, melainkan jenis virus lain yang didesain sebagai vektor atau pembawa materi genetik virus penyebab penyakit. Kemudian ketika diinjeksi virus tersebut akan menuju sel target dan materi genetik yang dibawanya akan dibentuk menjadi protein antigen. Selanjutnya antigen ini akan memicu respons kekebalan tubuh orang yang divaksinasi. Platform ini disebut juga dengan viral vector.Pembuatan vaksin hanya menggunakan bioknologi modern. Semoga membantu ya.


Iklan

N. Vardini

Mahasiswa/Alumni Universitas Indonesia

20 Februari 2022 08:22

Hallo Nadya kakak bantu jawab ya : ) Pembuatan vaksin hanya menggunakan bioknologi modern. Vaksin adalah antigen yang dimasukkan ke tubuh untuk memicu terbentuknya sistem kekebalan tubuh. Pembuatan vaksin dilakukan melalui teknik DNA rekombinan dengan mengisolasi gen yang mengode senyawa penyebab penyakit (antigen) dari mikroba yang bersangkutan. Gen tersebut kemudian disisipkan pada plasmid mikroba yang telah dilemahkan sehingga mikroba ini menjadi tidak berbahaya karena telah dihilangkan bagian yang menimbulkan penyakit, misal lapisan lendirnya. Mikroba yang telah disisipi gen tersebut akan membentuk antigen murni. Mikroba ini dapat dibiakkan dalam media kultur sehingga terbentuk antigen murni dalam jumlah yang ban yak. Apabila antigen ini disuntikkan kepada manusia, sistem kekebalan tubuh akan membentuk antibodi yang berfungsi melawan antigen yang masuk ke tubuh. Semoga membantu ya.


Asti S

20 Januari 2024 05:03

Vaksin konvensional telah digunakan untuk penyakit mulai dari cacar air hingga kanker. Vaksin konvensional menggunakan teknologi virus yang dilemahkan hingga produksi protein antigen dari virus. Vaksin konvensional yang menggunakan virus atau patogen yang telah dilemahkan sudah tidak dapat lagi memperbanyak diri di dalam tubuh inang sehingga tidak mampu menimbulkan infeksi. Jadi, jawaban ini kurang tepat ya kak?

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Jodohkan gambar dengan pola interaksi yang sesuai! 10. Beruang dengan ikan Pola interaksi a. Netralisme b. Predasi c. Simbiosis mutualisme d. Simbiosis komensalisme e. Simbiosis parasitisme f. Antibiosis

9

3.5

Jawaban terverifikasi