Vina S

16 Februari 2023 02:37

Iklan

Vina S

16 Februari 2023 02:37

Pertanyaan

Perbedaan mendasarkan perlawanan terhadap kolonialisme sebelum dan sesudah abad ke-20 adalah mengenai strategi dan para pelopornya. Jika perlawanan sebelum abad ke- 20 kerapkali menggunakan perlawanan senjata yang dipelopori oleh kaum agamawan, atau yang dianggap sebagai sosok suci bagi masyarakat, maka perlawanan sesudah abad ke-20 lebih mengedepankan cara-cara non-fisik dan organisasional. Kelompok masyarakat manakah yang menjadi pelopor perlawanan terhadap kolonialisme Belanda sesudah abad ke-20... A. kaum priyayi B. kaum tentara C. Kaum agamawan D. kaum elit modern E. kaum bangsawan

Perbedaan mendasarkan perlawanan terhadap kolonialisme sebelum dan sesudah abad ke-20 adalah mengenai strategi dan para pelopornya. Jika perlawanan sebelum abad ke- 20 kerapkali menggunakan perlawanan senjata yang dipelopori oleh kaum agamawan, atau yang dianggap sebagai sosok suci bagi masyarakat, maka perlawanan sesudah abad ke-20 lebih mengedepankan cara-cara non-fisik dan organisasional. Kelompok masyarakat manakah yang menjadi pelopor perlawanan terhadap kolonialisme Belanda sesudah abad ke-20...

A. kaum priyayi

B. kaum tentara

C. Kaum agamawan

D. kaum elit modern

E. kaum bangsawan

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

09

:

19

:

04

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Meikarlina S

Community

23 September 2023 17:23

Jawaban terverifikasi

Jawaban yang tepat adalah D. kaum elit modern. Setelah abad ke-20, perlawanan terhadap kolonialisme Belanda lebih banyak dipelopori oleh kaum elit modern. Perubahan ini terjadi karena perlawanan semakin mengedepankan cara-cara non-fisik dan organisasional. Kaum elit modern ini termasuk kelompok masyarakat yang memiliki pendidikan, kekayaan, dan pengaruh politik yang signifikan. Mereka memiliki akses ke pengetahuan dan gagasan-gagasan baru yang mempengaruhi strategi perlawanan mereka. Kaum elit modern biasanya terdiri dari intelektual, aktivis politik, dan pemimpin nasionalis yang berjuang untuk kemerdekaan dan pembebasan dari penjajahan Belanda. Mereka menggunakan keahlian organisasi, propaganda, diplomasi, dan strategi politik untuk mencapai tujuan mereka. Kaum elit modern juga memainkan peran penting dalam membangun kesadaran nasional, menggalang dukungan masyarakat, dan membentuk gerakan perlawanan yang lebih terorganisir dan efektif. Meskipun kaum agamawan juga memiliki peran dalam perlawanan terhadap kolonialisme sebelum abad ke-20, perubahan sosial dan politik pada abad ke-20 mengubah dinamika perlawanan tersebut, dengan kaum elit modern menjadi pelopor utama dalam perlawanan terhadap kolonialisme Belanda.


Iklan

Salsabila M

Community

09 April 2024 08:18

Jawaban terverifikasi

Jawabannya adalah: D. Kaum elit modern Perlawanan terhadap kolonialisme Belanda setelah abad ke-20 lebih banyak dipelopori oleh kaum elit modern. Kaum elit modern ini terdiri dari intelektual, aktivis politik, pemimpin masyarakat, dan tokoh-tokoh dari berbagai lapisan masyarakat yang memperjuangkan kemerdekaan dan kedaulatan bagi negara mereka. Mereka menggunakan cara-cara non-fisik dan organisasional dalam perlawanan, seperti demonstrasi, kampanye politik, perundingan diplomatik, dan pembentukan organisasi nasionalis. Kaum elit modern ini memainkan peran penting dalam memobilisasi massa, mengartikulasikan aspirasi nasionalis, dan membentuk gerakan politik yang kuat untuk mengakhiri penjajahan kolonial.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Identifikasikan lima dampak positif konflik sosial!

13

5.0

Jawaban terverifikasi