Celine K

15 Juli 2022 14:57

Iklan

Celine K

15 Juli 2022 14:57

Pertanyaan

Penyelenggaraan Konferensi Inter-Indonesia antara pemerintah Indonesia dengan BFO memiliki tujuan ... . a. menggalang sikap bersama untuk menghadapi Belanda dalam KMB b. menentang usaha pembentukan Republik Indonesia Serikat c. merintis pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia d. menghancurkan kekuatan Belanda

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

12

:

33

:

46

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

T. Teaching.Assistant.Shilvii

26 November 2022 05:45

Jawaban terverifikasi

<p>BFO (<i>Bijeenkomst voor Federal Overleg) </i>atau dikenal dengan musyawarah negara federal dan Belanda di bawah pengawasan PBB merupakan bentuk tindak lanjut dari Persetujuan Roem-Royen. Dalan perundingan BFO disepakati jika pengembalian RI ke Yogyakarta dilaksanakan pada 24 Juni 1949, dan pengentian permusuhan akan dibahas setelah kembalinya pemerintahan RI ke Yogyakarta. Kemudian antara 19-22 Juli 1949 diselenggarakan konferensi Inter-Indonesia di Yogyakarta, yang kemudian dilanjutkan pada 30 Juli-2 Agustus 1949 yang dihadiri oleh wakil RI dan pemimpin dari BFO. Adapun hasil konferensi tersebut adalah:</p><p>1. BFO mendukung tuntutan RI agar pengakuan kedaulatan tanpa ikatan-ikatan politik atau ekonomi.</p><p>2. RI dan BFO membentuk komite persiapan nasional untuk menggkordinasikan kegiatan sebelum KMB.</p><p>3. Negara Indonesia Serikat berubah menjadi Republik Indonesia Serikat.</p><p>4. APRIS adalah angkatan perang nasional dengan berintikan TNI.</p><p>&nbsp;</p><p>Berdasarkan penjabaran di atas dapat diketahui jika tujuan penyelenggaraan Konferensi Inter-Indonesia dengann BFO adalah menggalang sikap bersama untuk menghadapi Belanda dalam KMB. Sehingga jawaban yang tepat adalah A.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Semoga membantu, ya!</p>

BFO (Bijeenkomst voor Federal Overleg) atau dikenal dengan musyawarah negara federal dan Belanda di bawah pengawasan PBB merupakan bentuk tindak lanjut dari Persetujuan Roem-Royen. Dalan perundingan BFO disepakati jika pengembalian RI ke Yogyakarta dilaksanakan pada 24 Juni 1949, dan pengentian permusuhan akan dibahas setelah kembalinya pemerintahan RI ke Yogyakarta. Kemudian antara 19-22 Juli 1949 diselenggarakan konferensi Inter-Indonesia di Yogyakarta, yang kemudian dilanjutkan pada 30 Juli-2 Agustus 1949 yang dihadiri oleh wakil RI dan pemimpin dari BFO. Adapun hasil konferensi tersebut adalah:

1. BFO mendukung tuntutan RI agar pengakuan kedaulatan tanpa ikatan-ikatan politik atau ekonomi.

2. RI dan BFO membentuk komite persiapan nasional untuk menggkordinasikan kegiatan sebelum KMB.

3. Negara Indonesia Serikat berubah menjadi Republik Indonesia Serikat.

4. APRIS adalah angkatan perang nasional dengan berintikan TNI.

 

Berdasarkan penjabaran di atas dapat diketahui jika tujuan penyelenggaraan Konferensi Inter-Indonesia dengann BFO adalah menggalang sikap bersama untuk menghadapi Belanda dalam KMB. Sehingga jawaban yang tepat adalah A. 

 

Semoga membantu, ya!


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

8

5.0

Jawaban terverifikasi