Adimas R

05 Agustus 2023 03:57

Iklan

Adimas R

05 Agustus 2023 03:57

Pertanyaan

pengaruh perubahan ruang Indonesia

pengaruh perubahan ruang Indonesia

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

18

:

47

:

44

Klaim

6

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Kevin L

Gold

05 Agustus 2023 07:15

Jawaban terverifikasi

Perubahan ruang di Indonesia memiliki dampak yang luas, termasuk dalam bidang ekonomi, sosial, lingkungan, dan politik. Perubahan seperti urbanisasi, pertumbuhan populasi, dan perubahan penggunaan lahan dapat mempengaruhi pola ekonomi, infrastruktur, serta interaksi sosial masyarakat di berbagai wilayah. Selain itu, perubahan ruang juga dapat berdampak pada lingkungan, seperti deforestasi, kerusakan ekosistem, dan perubahan iklim. Upaya pengelolaan ruang yang bijak penting untuk menjaga keseimbangan antara perkembangan dan keberlanjutan.


Iklan

Vincent M

Community

26 Agustus 2023 23:21

Jawaban terverifikasi

<p>Perubahan ruang di Indonesia, baik yang berkaitan dengan urbanisasi, perubahan lingkungan alam, atau perkembangan infrastruktur, memiliki dampak yang signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan sosial, ekonomi, budaya, dan lingkungan. Berikut adalah beberapa pengaruh utama dari perubahan ruang di Indonesia:</p><p><strong>Urbanisasi dan Pemekaran Kota:</strong> Perubahan ruang yang terkait dengan pertumbuhan kota dan urbanisasi dapat mempengaruhi pola sosial dan ekonomi. Pemekaran kota dapat mengakibatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menimbulkan tantangan seperti kemacetan lalu lintas, kepadatan penduduk, dan masalah lingkungan.</p><p><strong>Perubahan Lingkungan Alam:</strong> Perubahan ruang yang melibatkan konversi lahan alam menjadi lahan pertanian, perkebunan, atau perkotaan bisa berdampak pada keanekaragaman hayati dan ekosistem. Deforestasi dan kerusakan lingkungan bisa mengakibatkan hilangnya habitat, erosi tanah, dan perubahan iklim.</p><p><strong>Pengembangan Infrastruktur:</strong> Perubahan ruang terkait dengan pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan bandara memiliki dampak positif dalam meningkatkan konektivitas dan mobilitas, yang mendukung perkembangan ekonomi. Namun, ini juga dapat mengubah pola penggunaan lahan dan lingkungan sekitar.</p><p><strong>Pertanian dan Perubahan Lahan:</strong> Perubahan ruang di sektor pertanian, seperti intensifikasi pertanian atau konversi lahan pertanian menjadi kawasan industri atau perumahan, dapat mempengaruhi produksi pangan dan ketahanan pangan nasional.</p><p><strong>Perubahan Sosial dan Budaya:</strong> Perubahan ruang juga dapat mempengaruhi pola hidup dan budaya masyarakat. Pemekaran kota dan migrasi dapat membawa perubahan dalam dinamika sosial, interaksi antarbudaya, dan gaya hidup.</p><p><strong>Kawasan Pesisir dan Maritim:</strong> Perubahan ruang di kawasan pesisir dan maritim dapat berdampak pada sumber daya laut dan kelautan. Pengembangan pariwisata, industri perikanan, serta dampak perubahan iklim terhadap laut memiliki implikasi terhadap lingkungan dan ekonomi.</p><p><strong>Perubahan Pola Permukiman:</strong> Perubahan ruang dalam pola permukiman bisa berdampak pada akses terhadap fasilitas kesehatan, pendidikan, serta infrastruktur dasar. Peningkatan akses ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.</p><p><strong>Bencana Alam dan Manajemen Risiko Bencana:</strong> Perubahan ruang juga mempengaruhi rentang kerentanan terhadap bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan gempa bumi. Manajemen risiko bencana perlu disesuaikan dengan perubahan ruang yang terjadi.</p><p>Penting untuk memperhitungkan dampak-dampak ini dalam perencanaan dan pengambilan keputusan terkait perubahan ruang di Indonesia. Keseimbangan antara pembangunan ekonomi, lingkungan, sosial, dan budaya harus menjadi pertimbangan utama dalam memanfaatkan dan mengelola ruang secara berkelanjutan.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p><br>&nbsp;</p>

Perubahan ruang di Indonesia, baik yang berkaitan dengan urbanisasi, perubahan lingkungan alam, atau perkembangan infrastruktur, memiliki dampak yang signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan sosial, ekonomi, budaya, dan lingkungan. Berikut adalah beberapa pengaruh utama dari perubahan ruang di Indonesia:

Urbanisasi dan Pemekaran Kota: Perubahan ruang yang terkait dengan pertumbuhan kota dan urbanisasi dapat mempengaruhi pola sosial dan ekonomi. Pemekaran kota dapat mengakibatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menimbulkan tantangan seperti kemacetan lalu lintas, kepadatan penduduk, dan masalah lingkungan.

Perubahan Lingkungan Alam: Perubahan ruang yang melibatkan konversi lahan alam menjadi lahan pertanian, perkebunan, atau perkotaan bisa berdampak pada keanekaragaman hayati dan ekosistem. Deforestasi dan kerusakan lingkungan bisa mengakibatkan hilangnya habitat, erosi tanah, dan perubahan iklim.

Pengembangan Infrastruktur: Perubahan ruang terkait dengan pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan bandara memiliki dampak positif dalam meningkatkan konektivitas dan mobilitas, yang mendukung perkembangan ekonomi. Namun, ini juga dapat mengubah pola penggunaan lahan dan lingkungan sekitar.

Pertanian dan Perubahan Lahan: Perubahan ruang di sektor pertanian, seperti intensifikasi pertanian atau konversi lahan pertanian menjadi kawasan industri atau perumahan, dapat mempengaruhi produksi pangan dan ketahanan pangan nasional.

Perubahan Sosial dan Budaya: Perubahan ruang juga dapat mempengaruhi pola hidup dan budaya masyarakat. Pemekaran kota dan migrasi dapat membawa perubahan dalam dinamika sosial, interaksi antarbudaya, dan gaya hidup.

Kawasan Pesisir dan Maritim: Perubahan ruang di kawasan pesisir dan maritim dapat berdampak pada sumber daya laut dan kelautan. Pengembangan pariwisata, industri perikanan, serta dampak perubahan iklim terhadap laut memiliki implikasi terhadap lingkungan dan ekonomi.

Perubahan Pola Permukiman: Perubahan ruang dalam pola permukiman bisa berdampak pada akses terhadap fasilitas kesehatan, pendidikan, serta infrastruktur dasar. Peningkatan akses ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Bencana Alam dan Manajemen Risiko Bencana: Perubahan ruang juga mempengaruhi rentang kerentanan terhadap bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan gempa bumi. Manajemen risiko bencana perlu disesuaikan dengan perubahan ruang yang terjadi.

Penting untuk memperhitungkan dampak-dampak ini dalam perencanaan dan pengambilan keputusan terkait perubahan ruang di Indonesia. Keseimbangan antara pembangunan ekonomi, lingkungan, sosial, dan budaya harus menjadi pertimbangan utama dalam memanfaatkan dan mengelola ruang secara berkelanjutan.

 

 


 


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

14

5.0

Jawaban terverifikasi