Andy D

12 November 2021 07:34

Iklan

Iklan

Andy D

12 November 2021 07:34

Pertanyaan

Pengamatan Pertumbuhan Tanaman Padi Padi merupakan jenis tanaman pangan yang mempunyai peran penting sebagai tanaman pangan dunia. Padi sebagai penghasil beras ini tergolong dalam jenis tanaman rumput-rumputan. Semakin meningkatnya permintaan beras membuat begitu penting peran budidaya padi, terutama di Indonesia. Indonesia termasuk negara dengan makanan pokok beras dan pengonsumsi beras terbesar. Salahsatu tantangan yang muncul dalam budidaya padi adalah menurunnya produktivitas lahan yang disebabkan penerapan cara budidaya yang tidak memperhatikan keadaan faktor lingkungan dan tidak bersifat berkelanjutan. Penggunaan lahan secara terus menerus bisa menjadikan penurunan fungsi lahan dalam penyediaan berbagai unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Terdapat berbagai cara untuk meningkatkan produktivitas lahan. Namun penerapan budidaya yang baik dan benar menjadi syarat pokok dalam meningkatkan produktivitas tanaman, terutama padi. Kualitas benih merupakan kunci keberhasilan dalam budidaya padi. Benih yang berkualitas mampu beradaptasi, memiliki pertumbuhan yang cepat serta seragam, tumbuh lebih cepat, dan tinggi nilai produktivitasnya. Pemilihan benih berkualitas dapat dilakukan dengan mudah, yaitu dengan merendam benih dalam larutan garam dengan menggunakan indikator telur. Letakkan telur di dasar air dan masukkan garam hingga telur terangkat di permukaan. Selanjutnya telur diambil dan masukkan benih padi. Benih yang mengambang dibuang. Persemaian benih bisa dilakukan 25 hari sebelum masa tanam. Tempat untuk persemaian diusahakan sama atau tidak terlalu jauh dari lahan untuk menjaga kesegaran waktu proses pemindahan. Yang paling perlu diperhatikan adalah drainase harus baik agar benih tidak kelebihan air. Panen bisa dilakukan ketika bulir padi hampir keseluruhan telah menguning yang biasanya 33- 36 hari setelah padi berbunga. Cara panen dapat dilakukan secara manual menggunakan sabit dengan memotong pangkal batang atau dengan mesin reaper harvester untuk menghemat waktu. Panen dilakukan serentak dalam satu lahan untuk mengurangi risiko diserang hama. Sumber : farming.id (dengan perubahan) Kalimat utama pada paragraf ke-3 adalah ...


2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

N. Juliana

14 November 2021 04:26

Jawaban terverifikasi

Hai, Andy D. Terima kasih sudah bertanya di Roboguru. Kakak bantu jawab ya. Kalimat utama pada paragraf ke-3 adalah "Kualitas benih merupakan kunci keberhasilan dalam budidaya padi." Mari cermati pembahasan berikut. Teks di atas termasuk contoh teks laporan observasi, yaitu teks yang berisikan penjelasan umum mengenai suatu hasil pengamatan. Kalimat utama adalah kalimat yang memiliki gagasan pokok atau ide pokok dari suatu cerita atau naskah. Kalimat utama biasanya dilengkapi dengan kalimat pendukung untuk memperjelas uraian yang ingin di sampaikan dalam ide pokoknya. Kalimat utama biasanya terletak di awal paragraf, akhir paragraf, awal-akhir paragraf. Berdasarkan pembahasan di atas, kalimat utama pada paragraf ke-3 terletak di awal paragraf yang berbunyi "Kualitas benih merupakan kunci keberhasilan dalam budidaya padi." Dengan demikian, kalimat utama pada paragraf ke-3 adalah "Kualitas benih merupakan kunci keberhasilan dalam budidaya padi." Semoga membantu ya 😊


Iklan

Iklan

Khairunnisa G

15 November 2021 10:53

Hai, Andy D. Terima kasih sudah bertanya di Roboguru. Kakak bantu jawab ya. Kalimat utama pada paragraf ke-3 adalah "Kualitas benih merupakan kunci keberhasilan dalam budidaya padi." Mari cermati pembahasan berikut. Teks di atas termasuk contoh teks laporan observasi, yaitu teks yang berisikan penjelasan umum mengenai suatu hasil pengamatan. Kalimat utama adalah kalimat yang memiliki gagasan pokok atau ide pokok dari suatu cerita atau naskah. Kalimat utama biasanya dilengkapi dengan kalimat pendukung untuk memperjelas uraian yang ingin di sampaikan dalam ide pokoknya. Kalimat utama biasanya terletak di awal paragraf, akhir paragraf, awal-akhir paragraf. Berdasarkan pembahasan di atas, kalimat utama pada paragraf ke-3 terletak di awal paragraf yang berbunyi "Kualitas benih merupakan kunci keberhasilan dalam budidaya padi." Dengan demikian, kalimat utama pada paragraf ke-3 adalah "Kualitas benih merupakan kunci keberhasilan dalam budidaya padi." Semoga membantu ya 😊


lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

Roboguru Plus

Dapatkan pembahasan soal ga pake lama, langsung dari Tutor!

Chat Tutor

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

iklan harus membuat konsumen percaya kepada produk yang diiklankan. hal tersebut termasuk unsur iklan yaitu... a. perhatian b. keinginan c. tindakan d. rasa percaya diri tolong di bantu ya kak 🙏

160

5.0

Jawaban terverifikasi

"Pemimpin Idola, Pemimpin yang Jujur" Ida, temanku sebangku. Mungil, berkulit hitam manis, tidak banyak bicara, dan pandai itulah cirinya. Ia seorang anak yang sederhana. Ayahnya sudah lama meninggal. Ia tinggal bersama ibu dan adiknya. Ida anak yang sangat pandai. Nilai-nilainya yang selalu bagus, memberinya kesempatan meneruskan sekolah tanpa biaya. Semua buku pelajaran dan perlengkapan ditanggung oleh sekolah. Ida tak pernah malu dengan kondisi keluarganya. Bahkan ia semakin rajin belajar dan terus berprestasi. Ida juga selalu menjadi tempat bertanya jika teman-temannya mengalami kesulitan dalam pelajaran. Teman-teman memilih Ida sebagai ketua kelas. Pandai, tenang, dapat berkomunikasi dengan baik, serta mampu menjaga ketertiban kelas menjadi modal utamanya. Hari ini, Ibu Tati mengingatkan tentang ulangan matematika. Sebagian siswa tidak siap. Termasuk Gugut, si jagoan bola, yang duduk di belakang kami. “Waduh, saya belum belajar, Bu! Kemarin saya seharian bermain bola sampai sore. Pulang ke rumah langsung tidur, Bu!” protesnya. Ulangan tetap berlangsung. Gugut resah. Ia menengok ke kiri dan ke kanan. Tiba-tiba, ditendangnya kursi Ida dari belakang. “Ssstt..Ida! Bantu aku dong! Geser sedikit ke kiri, agar aku bisa melihat jawaban di kertas ulanganmu!” pinta Gugut. Ida bergeming. Ia hanya menggelengkan kepala pelan, tanpa menengok ke belakang. Gugut mengganggunya lagi. “Ayo dong, Ida. Sekali ini saja. Nanti aku beri kamu uang sepuluh ribu rupiah. Kamu bisa jajan kue di kantin,” rayunya. Gugut tahu benar Ida tidak pernah jajan di kantin. Ibunya tidak memberinya bekal uang jajan. Ida selalu membawa sebungkus nasi dan lauk dari rumah. Namun, di luar dugaan Gugut, Ida tidak terusik. Sekali lagi ia menggeleng pelan. Sampai waktu berakhir, Gugut terpaksa menyerahkan kertas ulangannya dengan lunglai. Pada waktu istirahat Ida menghampiri Gugut. “Maaf ya, Gugut. Aku bukan tidak ingin membantumu. Menyontek dan memberi contekan kepada teman, adalah perbuatan tidak jujur. Bahkan, perbuatan tersebut bisa dianggap sebagai korupsi kecil-kecilan,” katanya kepada Gugut. “Ah, Ida. Masa menyontek sekali saja dianggap korupsi? Setahuku korupsi nilainya milyaran, dan hanya dilakukan oleh pejabat berkuasa,” kata Gugut. “Gugut, justru kita harus melatih diri. Korupsi dan menyontek sama-sama mengambil hak orang lain. Bernilai kecil atau besar, tetap saja tidak jujur. Kita membiasakan diri bertingkah laku lurus, mudah-mudahan ketika besar nanti kita tidak akan tergoda untuk melakukan korupsi. Dalam bentuk apapun!” Ida menambahkan dengan panjang lebar. Aku dan teman-teman sekelas yang ikut mendengarkan percakapan Ida dan Gugut terdiam setuju. Memang tidak salah kami memilih Ida sebagai pemimpin di kelas. Tidak sekadar pandai, Ida juga patut dijadikan teladan. Berdasarkan cerita di atas, jawablah pertanyaan berikut! Apa yang dilakukan Gugut pada saat ulangan?

53

0.0

Jawaban terverifikasi