Maydarosyifa M

16 September 2023 13:38

Iklan

Maydarosyifa M

16 September 2023 13:38

Pertanyaan

Pendapat ahli mengenai sosiologi

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

20

:

44

:

33

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Rio S

17 September 2023 09:51

Jawaban terverifikasi

Auguste Comte dikenal sebagai Bapak Sosiologi Dunia karena merupakan tokoh yang pertama kali mencetuskan konsep sosiologi. Kata sosiologi mulanya digunakan dalam tulisannya yang berjudul Cours de Philosophie Positive pada tahun 1842. William F. Ogburn dan Meyer F. Nimkoff menjelaskan pengertian sosiologi dalam buku berjudul Sociology edisi keempat. Menurut mereka, sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial dan hasilnya berupa organisasi sosial. Dalam buku berjudul Setangkai Bunga Sosiologi, Selo Sumardjan dan Soelaeman Soemardi berpendapat bahwa sosiologi sebagai ilmu masyarakat mempelajari tentang struktur sosial yakni keseluruhan jalinan sosial antara unsur-unsur sosial yang pokok, seperti kaidah, kelompok dan lapisan sosial.


Iklan

Nanda R

Community

24 Maret 2024 12:04

Jawaban terverifikasi

<p>Pendapat para ahli mengenai sosiologi bervariasi tergantung pada latar belakang, pendekatan, dan pemahaman individu mereka tentang bidang studi tersebut. Berikut adalah beberapa pendapat yang mungkin diungkapkan oleh para ahli mengenai sosiologi:</p><p><strong>Emile Durkheim</strong>: Salah satu pendiri sosiologi modern, Durkheim menganggap sosiologi sebagai ilmu yang mempelajari fakta sosial sebagai entitas yang terpisah dari individu, dan menekankan pentingnya solidaritas sosial dalam menjaga stabilitas masyarakat.</p><p><strong>Max Weber</strong>: Weber menyoroti pentingnya pemahaman tentang tindakan sosial subjektif dan makna yang melekat di dalamnya. Menurutnya, sosiologi harus memahami "verstehen" atau pemahaman interpretatif atas tindakan individu dalam konteks budaya dan sosial mereka.</p><p><strong>Karl Marx</strong>: Marx melihat sosiologi sebagai alat untuk memahami konflik kelas dalam masyarakat kapitalis. Baginya, sosiologi harus menganalisis struktur ekonomi dan kekuasaan yang membentuk relasi sosial, serta perubahan sosial yang dihasilkan dari konflik antara kelas.</p><p><strong>C. Wright Mills</strong>: Mills menekankan pentingnya imajinasi sosiologis, yaitu kemampuan untuk melihat hubungan antara peristiwa individu dan struktur sosial yang lebih luas. Baginya, sosiologi harus menggabungkan pandangan mikro (perspektif individu) dan makro (struktur sosial) dalam memahami masyarakat.</p><p><strong>Pierre Bourdieu</strong>: Bourdieu menyoroti peran kuasa, kapital, dan reproduksi sosial dalam membentuk pola-pola perilaku dan struktur sosial. Dia memperkenalkan konsep seperti modal sosial dan habitus untuk menjelaskan bagaimana individu terbentuk oleh konteks sosial mereka.</p><p><strong>Harriet Martineau</strong>: Seorang sosiolog perempuan awal, Martineau menekankan pentingnya penelitian empiris dan analisis sistematis dalam sosiologi. Dia juga memperjuangkan kesetaraan gender dan menyuarakan perlunya memahami dampak sosial dari berbagai kebijakan publik.</p><p><br>&nbsp;</p>

Pendapat para ahli mengenai sosiologi bervariasi tergantung pada latar belakang, pendekatan, dan pemahaman individu mereka tentang bidang studi tersebut. Berikut adalah beberapa pendapat yang mungkin diungkapkan oleh para ahli mengenai sosiologi:

Emile Durkheim: Salah satu pendiri sosiologi modern, Durkheim menganggap sosiologi sebagai ilmu yang mempelajari fakta sosial sebagai entitas yang terpisah dari individu, dan menekankan pentingnya solidaritas sosial dalam menjaga stabilitas masyarakat.

Max Weber: Weber menyoroti pentingnya pemahaman tentang tindakan sosial subjektif dan makna yang melekat di dalamnya. Menurutnya, sosiologi harus memahami "verstehen" atau pemahaman interpretatif atas tindakan individu dalam konteks budaya dan sosial mereka.

Karl Marx: Marx melihat sosiologi sebagai alat untuk memahami konflik kelas dalam masyarakat kapitalis. Baginya, sosiologi harus menganalisis struktur ekonomi dan kekuasaan yang membentuk relasi sosial, serta perubahan sosial yang dihasilkan dari konflik antara kelas.

C. Wright Mills: Mills menekankan pentingnya imajinasi sosiologis, yaitu kemampuan untuk melihat hubungan antara peristiwa individu dan struktur sosial yang lebih luas. Baginya, sosiologi harus menggabungkan pandangan mikro (perspektif individu) dan makro (struktur sosial) dalam memahami masyarakat.

Pierre Bourdieu: Bourdieu menyoroti peran kuasa, kapital, dan reproduksi sosial dalam membentuk pola-pola perilaku dan struktur sosial. Dia memperkenalkan konsep seperti modal sosial dan habitus untuk menjelaskan bagaimana individu terbentuk oleh konteks sosial mereka.

Harriet Martineau: Seorang sosiolog perempuan awal, Martineau menekankan pentingnya penelitian empiris dan analisis sistematis dalam sosiologi. Dia juga memperjuangkan kesetaraan gender dan menyuarakan perlunya memahami dampak sosial dari berbagai kebijakan publik.


 


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Identifikasikan lima dampak positif konflik sosial!

18

5.0

Jawaban terverifikasi