Alya H

10 Januari 2020 12:54

Iklan

Iklan

Alya H

10 Januari 2020 12:54

Pertanyaan

pemberantasan hama secara biologis adalah memberantas hama dengan..


75

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

F. Nurjihan

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

02 Januari 2022 15:20

Jawaban terverifikasi

Halo Alya, Kakak bantu jawab ya! Pemberantasan hama secara biologi merupakan suatu cara untuk memberantas hama dan penyakit tanaman dengan menggunakan predator sebagai musuh alaminya dalam rangkaian rantai makanan. Mari kita bahas! Hama yang menyerang tanaman dapat diatasi dengan beberapa cara. Anda pasti pernah mendengar cara pengendalian fisik, biologis, dan kimia. Pengendalian secara kimia merupakan cara yang paling sering digunakan. Sayangnya, penggunaan pestisida tidak selalu baik, terkadang malah dapat menimbulkan permasalahan lain. Pengendalian hama bisa dilakukan tanpa pestisida. Cara tersebut dinamakan pengendalian hama secara biologis. Pengendalian hama secara biologis dilakukan dengan melepaskan musuh alami, parasit, dan patogen dari hama tersebut. Keberadaan musuh alami tersebut dapat mengontrol populasi hama di suatu daerah karena hama tidak bisa berkembang biak. Berikut ini beberapa cara mengendalikan hama secara biologis. 1. Parasit Parasit merupakan arthropoda yang menjalani seluruh fase hidupnya pada inang. Parasit bisa tumbuh di dalam atau luar inang. Jenis parasit yang dikembangkan sebagai pengendali hama penggerek batang padi adalah Trichogramma. 2. Patogen Patogen dapat menginfeksi hama yang menyerang tanaman hingga mati. Ada tiga jenis patogen yang dapat menyerang hama serangga, yaitu jamur, bakteri, dan virus. Untuk mengatasi hama wereng cokelat, wereng hijau, dan lembing batu bisa diatasi dengan patogen Metarhizium dan Beuveria. Hama ulat grayak bisa diatasi dengan patogen virus yang bernama nuclear poly-hyrosis virus. 3. Musuh alami Musuh alami hama dapat bersifat sebagai predator yang akan memangsa hama menjadi makanannya. Predator yang dipilih harus disesuaikan dengan jenis hama yang menyerang. Hewan yang biasa dijadikan predator adalah kepik dan laba-laba. Laba-laba sering digunakan untuk mengatasi permasalahan hama wereng, tetapi hewan ini cukup sulit dibudidayakan karena bersifat kanibal. Laba-laba merupakan predator yang sudah tersedia di alam secara alami. Sementara itu, kepik bisa diperbanyak sehingga bisa dilepas dengan teknik induksi. Semoga membantu :)


Iklan

Iklan

Abdul H

12 Januari 2020 07:24

Dengan cara pemanfaatan mahkluk hidup (bioefektor) untuk mengendalikan hama atau penyakit yg ada pada tanaman


lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis

Dapatkan akses pembahasan sepuasnya
tanpa batas dan bebas iklan!

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

organ reproduksi internal pada wanita terbagi atas.......bagian, sebutkan fan berikan fungsi dari masing" organnya?????

7

5.0

Jawaban terverifikasi