Nozomi H

07 Agustus 2024 17:40

Iklan

Nozomi H

07 Agustus 2024 17:40

Pertanyaan

Pada tahun 2020, suatu perusahaan kimia melakukan seleksi calon karyawan untuk menduduki tiga posisi, yaitu pada bidang laboran, produksi, dan pemasaran. Terdapat 10 calon karyawan dari lulusan SMK Kimia lndustri yang mendaftar untuk mengikuti tes. Tentukan banyak susunan formasi yang berbeda dalam proses seleksi karyawan tersebut.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

18

:

32

:

47

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Kevin L

Gold

10 Agustus 2024 05:00

Jawaban terverifikasi

Pemahaman Soal: * Perusahaan: Perusahaan kimia * Posisi: Laboran, produksi, dan pemasaran * Pelamar: 10 orang lulusan SMK Kimia Industri * Pertanyaan: Berapa banyak susunan formasi yang berbeda? Analisis Soal: Soal ini sebenarnya adalah soal permutasi. Permutasi adalah cara menyusun sejumlah objek dalam urutan tertentu. Penyelesaian: * Tentukan jumlah posisi yang tersedia: Ada 3 posisi: laboran, produksi, dan pemasaran. * Tentukan jumlah calon karyawan yang akan dipilih: Kita akan memilih 3 orang dari 10 orang untuk mengisi 3 posisi tersebut. * Hitung permutasinya: * Cara 1: Menggunakan rumus permutasi * Permutasi 3 dari 10 ditulis sebagai P(10,3). * Rumus umum: P(n,r) = n! / (n-r)! * Jadi, P(10,3) = 10! / (10-3)! = 10! / 7! = 10 × 9 × 8 = 720. * Cara 2: Menggunakan prinsip perkalian * Posisi pertama bisa diisi oleh 10 orang. * Setelah satu orang terpilih, posisi kedua bisa diisi oleh 9 orang sisanya. * Posisi ketiga bisa diisi oleh 8 orang sisanya. * Jadi, banyaknya cara = 10 × 9 × 8 = 720. Kesimpulan: Ada 720 cara yang berbeda untuk menyusun formasi dari 10 calon karyawan untuk mengisi 3 posisi yang tersedia. Penjelasan Tambahan: * Mengapa permutasi? Karena urutan pemilihan calon karyawan sangat penting. Misalnya, menempatkan A sebagai laboran, B sebagai produksi, dan C sebagai pemasaran berbeda dengan menempatkan C sebagai laboran, A sebagai produksi, dan B sebagai pemasaran. * Apakah ada asumsi lain? Dalam soal ini, kita berasumsi bahwa setiap calon karyawan memiliki kemampuan yang sama untuk mengisi semua posisi. Jika ada preferensi atau kualifikasi khusus untuk setiap posisi, maka perhitungannya akan berbeda. Jadi, jawaban atas soal tersebut adalah 720 susunan formasi yang berbeda. Semoga penjelasan ini bermanfaat!


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Teks berikut digunakan untuk menjawab soal nomor 11 sampai dengan 20. Tahap terakhir dari proses produksi benih adalah proses pemasaran commercial seed. Commercial seed merupakan hasil panen dari memperbanyak benih dasar yang kemudran menjalani proses produksi menjadi benih Komersial/ benih sebar dan dimasukkan ke dalam kemasan tertentu untuk selanjutnya dipasarkan. Dari alur produksi benih yang telah dijelaskan sebelumnya, dapat ditarik kesimpulan bahwa walaupun secara eksplisit benih induk (foundation seed) yang dijual oleh perusahaan kepada petanr dalam laporan keuangan masuk dglam akun penjualan dan akan meningkatkan pendapatan perusahaan. Namun, secara implisit benih induk tetap dimiliki oleh perusahaan. Hal tersebut berarti secara implisit persediaan benih induk milik perusahaan jumlahnya tetap dan hanya penyimpanannya saja yang berubah. Dari penjelasan tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa makna kedua dari tanggung jawab sosial perusahaan bagi manajemen PT BISI International adalah penguasaan aset dalam hal ini ya!tu benih induk. Dengan "menguasai" aset (benih induk), kaoasitas produksi benih komersial (commercial seed) yang dihasilkan dari memperbanyak benih induk melalui field production juga akan meningkat. Selain itu dengan melakukan pembelian hasil panen petani, berarti PT 8151 International telah melindungi benih agar tidak bisa dijual bebas oleh petani. Pada akhirnya juga akan meningkatkan persediaan benih komersial perusahaan. Hal tersebut berarti perusahaan telah berupaya keras untuk memenuhi kapasitas produksi benih komersial mereka. Dengan pencapaian target produksi benih komersial seperti itu, diharapkan target penjualan di masa mendatang tidak akan terganggu dan bahkan akan semakin meningkat. Sejalan dengan hal tersebut laba perusahaan diharapkan akan meningkat. Hubungan antara pemerintah, perusahaan, dan petani dalam invasi laba, ternyata dapat menimbulkan degradasi lingkungan. Pemerintah mengeluarkan berbagai kebijakan bidang pertanian kepada petani mulai subsidi benih hingga pupuk kimia demi tujuan swasembada pangan. Demi meningkatkan pendapatan, pada akhirnya petani menggunakan pupuk dan pestisida yang berbahaya balk bagi kesehatan petani, konsumen maupun kelestarian lingkungan. Pemerintah memberikan berbagai kemudahan kepada perusahaan mulai dari kemudahan investasi, kemudahan dalam peraturan hingga pemberian akreditasi pemerintah dari Institute-of Certification on Quality System untuk melakukan self labeling pada produknya seperti yang telah diberikan kepada PT BISI International. Adapun pihak perusahaan memproduksi berbagai bahan pertanian yang notabene mengancam kelestarian lingkungan demi memaksimalkan laba mereka. Perusahaan melakukan kerjasama dengan petani untuk memproduksi benih komersial mereka. Petani diharuskan menggunakan teknik penanaman perusahaan. Dengan alasan pendapatan yang lebih tinggi, petani menerima tawaran tersebut. Perusahaan menjual produk mereka yang berbahaya kepada petani, sedangkan petani menggunakan produk berbahaya tersebut ketika melakukan kegiatan usaha tani. Baik perusahaan maupun petani sama-sama menggunakan produk tersebut untuk meningkatkan pendapatan dan laba mereka. (Diadaptasi dari: Gugumya Petani Rakyat: Episode Perang Laba Pertanian Nasional (Amir, Vaisal dan Aji Dedi Mulawarman) 16. Hal apa yang mungkin dapat terjadi jika petani dan perusahaan terus-terusan berusaha meningkatkan laba? A. Petani dan perusahaan akan menjual hasil panen ke kota. B. Petani dan perusahaan menggunakan teknologi terbaru untuk menggarap sawah. C. Petani dan perusahaan menggunakan pupuk unggul untuk menanam padi. D. Petani dan perusahaan tidak melakukan kerja sama agar laba tidak dapat dibagi dua. E. Petani dan perusahaan terus menggunakan bahan kimia sehingga membahayakan kesehatan dan kelestarian lingkungan.

1

5.0

Jawaban terverifikasi

Tidak Bekerja di Bidang Pendidikan yang Moderator: Selamat pagi. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas permasalahan sama antara pekerjaan dan latar belakang pendidikan. Mosi debat ini adalah bekerja dengan latar belakang pendidikan berbeda, bukan masalah. Saya persilakan kepada tim afirmasi dan lim oposisi untuk mengemukakan pendapatnya mengenai topik ini. Tim Afirmasi: Menurut kami, tidak bekerja di bidang pendidikan yang sama bukan masalah. Fenomena lulusan sarjana yang bekerja di areal yang tidak semua dengan jurusan memang relatif banyak terjadi di sekitar kita. Ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi peristiwa tersebut. Salah satu faktornya adalah ketersediaan lapangan kerja yang sesuai jurusan masih terlalu sedikit atau malah tidak ada sama sekali. Selain itu, mungkin juga jumlah lulusan terlalu banyak dan tidak sebanding dengan jumlah lowongan yang tersedia untuk jurusan itu. Banyak juga perusahaan yang membuka lowongan tanpa melihat Lim Afirmasi latar jurusan. Bekerja tidak sesuai bidang pendidikan yang sama dapat membantu kita untuk bersosialisasi dengan orang lain. Kita juga dapat mencari peluang untuk mengembangkan diri di bidang lain. Tidak perlu malu bertanya kepada rekan kerja jika memang kita tidak menguasai permasalahan yang sedang terjadi. Kita dapat meminta saran dari rekan kerja dan mengembangkan diri dengan mencari referensi lain. Kita dapat mengikuti kursus atau seminar yang berhubungan dengan pekerjaan. Oleh karena itu, bekerja tidak sesuai latar belakang pendidikan termasuk sebuah tantangan untuk mengembangkan diri. Tim Oposisi: Menurut kami, tidak bekerja di bidang pendidikan yang sama adalah satu perbuatan yang tidak bertanggung jawab. Bekerja di bidang yang tidak dikuasai bisa jadi menjenuhkan sehingga membuat hari-hari bekerja terasa lebih berat Bahkan, kita menjadi rentan terkena stres hingga jatuh sakit. Ketika bekerja tidak sesuai latar belakang pendidikan yang ditempuh, kita harus semula belajar dari awal untuk bisa menguasai pekerjaan yang akan dilakukan. Dengan memilih pekerjaan sesuai pendidikan, kita akan lebih fokus dala bekerja. Ketika bekerja di bidang yang sama dengan latar pendidikan, ki bisa bertanggung jawab terhadap pekerjaan dengan baik dan hasilnya p juga akan maksimal. Kita akan lebih bisa menikmati setiap proses kerja ya dijalani. Kita lebih mudah mengerjakan setiap pekerjaan dengan kemampu yang kita miliki. Jika kita berhasil menerapkan semua ilmu, hasil kerja baik respons positif yang muncul pun menimbulkan kepuasan tersendiri. Tanda tersebut tentu akan memicu semangat untuk bekerja lebih baik. Apakah permasalahan yang diperdebatkan dalam teks tersebut?

14

0.0

Jawaban terverifikasi

Peranan lptek Bagi Pelestarian Lingkungan Hidup BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dari zaman ke zaman, pola kehidupan manusia telah berubah. Ilmu pengetahuan berkembang dengan pesat mengikuti arus waktu. Ilmu pengetahuan merupakan kebutuhan dalam melanjutkan kelangsungan hidup di bumi. Banyak manusia yang memiliki ambisi untuk mencari ilmu dengan tujuan agar manusia memperoleh kehormatan berdasarkan penemuan-penemuan yang diperolehnya. Sayangnya, tidak sedikit dari penemuan mereka yang berdampak buruk terhadap lingkungan. Akan tetapi, sangat disalahkan jika ilmu pengetahuan tidak memiliki pengaruh positif. Di antara keduanya memiliki hubungan timbal balik yang seimbang. Namun, perbandingan rasionya lebih unggul pada manfaatnya. Dalam menunjang perkembangan zaman, ilmu pengetahuan berperan sangat penting. Ketika teknologi diciptakan, selalu ada ilmu pengetahuan yang menjadi penopang utama.Dalam konsep ilmu pengetahuan, selalu ada objek yang dijadikan sebagai sarana penelitian. Misalnya, seorang ilmuan menguji cara kerja sebuah alat industri, dan alat-alat lainnya atau meneliti genetik manusia dan tumbuhan. Contoh tersebut dapat mengindikasikan terciptanya sebuah teknologi yang bersifat menjurus pada bidang tertentu. Sebab, teknologi akan tercipta apabila terdapat ilmu pengetahuan.Berkaitan dengan lingkungan hidup sebagai bagian dari kehidupan manusia, lingkungan hidup tidak luput dari pengaruh perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). IPTEK sangat berguna bagi kehidupan manusia dan lingkungan sekitar.Mengapa dikatakan demikian? Karena dengan bantuan IPTEK, kita bisa memecahkan permasalahan yang terjadi di lingkungan hid up. Namun, pemanfaatan IPTEKjuga tidak mudah dilakukan,untuk itu perlu memperkenalkan IPTEK dari sejak dini. IPTEK merupakan kekuatan utama peningkatan kesejahteraan yang berkelanjutan dan peradaban suatu bangsa. Oleh karena itu, penulis mengangkat tema "IPTEK Lingkungan, Pemanfaatan IPTEK yang Tetap Memerhatikan Pelestarian Lingkungan Hidup". B. Rumusan Masalah Berdasarkan rumusan masalah yang telah diuraikan, maka masalah yang dapat dirumuskan adalah sebagai berikut. 1. Apakah definisi IPTEK Lingkungan? 2. Apakah bagian-bagian IPTEK Lingkungan? 3. Apakah peranan IPTEK bagi pelestarian lingkungan hidup? C. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian dirumuskan sebagai berikut. 1. Mengetahui definisi dari IPTEK Lingkungan 2. Mengetahui bagian-bagian dari IPTEK Lingkungan 3. Mengetahui peranan IPTEK bagi pelestarian lingkungan hidup D. Manfaat Penelitian Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah sebagai berikut. 1. Menciptakan generasi penerus yang paham akan pelestarian lingkungan hidup yang didukung dengan pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Komunikasi 2. Menumbuhkan kesadaran generasi penerus untuk melestarikan lingkungan hidup yang didukung dengan pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Komunikasi BAB II PEMBAHASAN A. Definisi IPTEK Lingkungan Hidup Iptek Lingkungan Hidup ialah teknologi yang berkaitan dengan pemanfaatan dalam kaitannya dengan manajemen lingkungan Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tersusun sistematis dengan metode tertentu untuk menjelaskan gejala-gejala tertentu pada bidang IPTEK terhadap lingkungan tanpa merusak keseimbangan lingkungan. Upaya pelestarian lingkungan tidak hanya diperlukan saat pembukaan lahan dan penata gunaan tanah. Juga selama kegiatan pembudidayaan sampai ke pengolahan hasil. Pelestarian lingkungan pada semua tahapan produksi perlu menjadi tekad masyarakat, terlebih dalam menghadapi semakin nyaringnya tuntutan pada "produksi hijau". Selain itu,tekad masyarakat melestarikan lingkungan dapat menjadi perisai terhadap kecaman-kecaman tentang kerusakan lingkungan perkebunan. B. Bagian-bagian IPTEK Lingkungan Hidup 1. Pengolahan Sampah Gundukan sampah yang setiap hari bertambah satu hingga 1,5 ton, mulai teratasi menyusul beroperasinya pengelolaan sampah terpadu terutama Jakarta, pengelolaan sampah terpadu mampu mengurangi limbah rumah tangga hingga 60-65 persen, sedangkan 35-40 persen sisanya diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Pengelolaannya harus melibatkan semua warga, karena sejak dari awal, rumah tangga harus melakukan pemilahan sampah menjadi tiga bagian, yaitu sampah organik basah (sisa makanan, sayur), kering (kertas, dus, botol), dan lim bah berbahaya seperti aki dan baterai bekas, sprayer insektisida, serta pembalut wanita. 2. Pengolahan Limbah Limbah ialah hasil buangan suatu pembakaran atau sisa hasil-hasil produksi yang mengandung zat kimia berbahaya yang dapat merusak keseimbangan lingkungan. Industri primer pengolahan hasil hutan merupakan salah satu penyumbang limbah cair yang berbahaya bagi lingkungan. Bagi industri-industri besar, seperti industri pulp dan kertas, teknologi pengolahan limbah cair yang dihasilkannya mungkin sudah memadai, namun tidak demikian bagi industri kecil atau sedang.Namun demikian, mengingat penting dan besarnya dampak yang ditimbulkan limbah cair bagi lingkungan, penting bagi sektor industri kehutanan untuk memahami dasar-dasar teknologi pengolahan limbah cair.Teknologi pengolahan air limbah adalah kunci dalam memelihara kelestarian lingkungan.Apapun macam teknologi pengolahan air limbah domestik maupun industri yang dibangun harus dapat dioperasikan dan dipelihara oleh masyarakat setempat. Jadi, teknologi pengolahan yang dipilih harus sesuai dengan kemampuan teknologi masyarakat yang bersangkutan, agar lingkungan terjaga dan terlestarikan. 3. Konservasi Lingkungan Mendukung dan ikut serta dalam program konservasi lingkungan dan bekerjasama akan menghasilkan suatu pembangunan yang ramah lingkungan serta memerhatikan pada pembangunan ekonomi yang bersifat berkelanjutan dengan memerhatikan kelestarian lingkungan. Karena terpeliharanya kelestarian lingkungan, termasuk dengan menjaga kelangsungan hidup spesies laut dan terumbu karang merupakan hal yang memberikan manfaat dan keuntungan bersama dan berkelanjutan dalam jangka panjang sehingga dinikmati oleh generasi yang akan datang. 4. Badan Pertanian Teknologi Bibit & Benih, Rekayasa Genetika Upaya peningkatan produktivitas dan mutu produk yang sesuai dengan dinamika lingkungan diharapkan dapat dilakukan melalui penelitian bioteknologi. Manipulasi potensi genetik melalui penelitian biologi molekuler, mikrobiologi, bioproses, kultur jaringan dan rekayasa genetika harus dihasilkan untuk memenuhi kebutuhan maka harus dilakukan bioteknologi. Maka teknik rekayasa genetik mulai menggelisahkan. Banyak kalangan khawatir bahwa dampak revolusi hijau tahun 1960-an akan terulang kembali. Penggunaan teknologi dan paksaan pasar yang dilakukan dalam revolusi hijau memang menghasilkan produksi pangan dalam jumlah besar.Namun terbukti upaya tersebut mengganggu keseimbangan ekologi, menciptakan wabah baru, dan sejumlah dampak kesehatan bagi manusia. Hal sama dikhawatirkan terjadi mengikuti inisitiaf rekayasa genetik yang saat ini getol dilakukan pada tanaman. Segelintir perusahaan bioteknologi meyakinkan bahwa seluruh benih transgenik yang dipasarkan sudah melalui berbagai tahap percobaan. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir terhadap dampak lingkungan dan kesehatan yang akan muncul. Namun keyakinan serupa ternyata tidak dimiliki oleh para aktivis lingkungan dan mereka yang peduli terhadap masalah lingkungan. Pesimisme ini muncul setelah tidak ada penjelasan transparan tentang resiko yang menyertai pelepasan benih transgenik ini ke alam bebas. C. Peranan IPTEK bagi Pelestarian Lingkungan Hidup Manfaat IPTEK bagi kemajuan bangsa yaitu manusia dapat hidup lebih sejahtera. Kegiatan manusia lebih efektif dan efisien. Pembangunan bidang IPTEK pada PJPT II merupakan kesinambungan perluasan dan PJPT I. Menurut GBHN 1993 sasaran pembangunan ekonomi PPT II adalah sebagai berikut. - Tercapainya kemampuan nasional dalam pemanfaatan, pengembangan, dan penguasaan IPTEK yang dibutuhkan bagi peningkatan kesejahteraan, kemajuan, peradaban, ketangguhan, dan daya saing bangsa. - Terpacunya pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan menuju masyarakat yang berkualitas, maju, mandiri, dan sejahtera yang dilandasi nilai-nilai spiritual, moral dan etik berdasarkan nilai luhur bangsa serta nilai keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Adapun peranan IPTEK yang lebih khusus bagi pelestarian lingkungan hidup adalah sebagai berikut. 1) Membina hubungan keseimbangan, keselarasan, dan keserasian antara manusia dan lingkungannya 2) Melestarikan SDA agar dapat dimanfaatkan oleh generasi penerus 3) Meningkatkan manusia sebagai pembina lingkungan bukan sebagai perusak lingkungan BAB III SIMPULAN DAN SARAN A. Simpulan 1. IPTEK Lingkungan Hidup ialah teknologi yang berkaitan dengan pemanfaatan dalam kaitannya dengan manajemen lingkungan Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia yang tersusun sistematis dengan metode tertentu untuk menjelaskan gejala-gejala tertentu pada bidang IPTEK terhadap linkungan tanpa merusak keseimbangan lingkungan. 2. IPTEK Lingkungan Hidup terdiri dari beberapa bagian, yaitu: a) Pengolahan sampah b) Pengolahan limbah c) Konservasi lingkungan d) Badan pertanian teknologi bibit & benih, rekayasa genetika 3. Peranan IPTEK bagi kelestarian lingkungan hidup mencakup: a) Membina hubungan keseimbangan, keselarasan, dan keserasian antara manusia dan lingkungannya. b) Melestarikan SDA agar dapat dimanfaatkan oleh generasi penerus. c) Meningkatkan manusia sebagai pembina lingkungan bukan sebagai perusak lingkungan. B. Saran Berdasarkan uraian pada pembahasan, dapat disimpulkan bahwa IPTEK memiliki peranan penting bagi kehidupan manusia, tak terkecuali dalam segi lingkungan hidup. Oleh karena itu, marilah kita tetap memerhatikan kelestarian lingkungan hidup dengan memanfaatkan penerapan IPTEK yang mendukung. DAFTAR PUSTAKA Mjolnir. 2009. Definisi IPTEK Ungkungan (online), http://fcruzadercruzer.blogspot.com/2009/11/definisi-ipteklingkungan.html, November 2009. Nabilla, Syifa. 2014. Manfaat Penerapan IPTEK bagi Kelestarian Ungkungan Hidup (online), http:/ fprezi.com/- ftpdqedhodv fmanfaat-penerapan-iptek-bagi-kelestarian-li ngkungan-hidup/, 18 Januari 2014. Rosadi, Dadi. 2013. IPTEK dan Ungkungan (online), http:/ /dadi1234.blogspot.com/2013/12/iptek-danlingkungan_1.html, 1 Desember 2013. Sanusi, Adam. 2013. Pengaruh IPTEK terhadap Ungkungan (online), http://sanusiadam79.wordpress. com/2013/11/26/pengaruh-iptek-terhadap-lingkungan/, 26 November 2013. 2b. Menurutmu, apakah isi latar belakang karya ilmiah tersebut sudah lengkap dan tepat?

3

0.0

Jawaban terverifikasi