Cintaning A

16 Maret 2024 11:47

Iklan

Iklan

Cintaning A

16 Maret 2024 11:47

Pertanyaan

Pada tahun 2001 terjadi konflik etnis antar etnis suku dayak dan Madura dikalimantan tengah hal ini disebabkan orang dayak cemburu kepada orang madura yang sukses akan usaha ekonominya, akibat dari konflik ini terdapat 100 warga Madura kepalanya dipengal oleh suku dayak, dari kasus tersebut dampak yang terjadi bagi masyarakat yang berada di Kalimantan tengah yaitu... a. Mendukung suku dayak melawan suku Madura b. Menyamakan perbedaan agar menjadi suatu kekuatan utuh c. Tunduk kepada panglima burung agar tidak dibunuh d. Tidak bisa melakukan aktivitas apapun e. Merasa tidak tergangu dengan adanya konflik Mohon bantuannya, terima kasih πŸ˜ŠπŸ™

Pada tahun 2001 terjadi konflik etnis antar etnis suku dayak dan Madura dikalimantan tengah hal ini disebabkan orang dayak cemburu kepada orang madura yang sukses akan usaha ekonominya, akibat dari konflik ini terdapat 100 warga Madura kepalanya dipengal oleh suku dayak, dari kasus tersebut dampak yang terjadi bagi masyarakat yang berada di Kalimantan tengah yaitu...

a. Mendukung suku dayak melawan suku Madura

b. Menyamakan perbedaan agar menjadi suatu kekuatan

utuh

c. Tunduk kepada panglima burung agar tidak dibunuh

d. Tidak bisa melakukan aktivitas apapun

e. Merasa tidak tergangu dengan adanya konflik

Mohon bantuannya, terima kasih πŸ˜ŠπŸ™


5

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Salsabila M

Community

17 Maret 2024 10:01

Jawaban terverifikasi

<p>dampak yang terjadi bagi masyarakat yang berada di Kalimantan Tengah adalah:</p><p>c. Tunduk kepada panglima burung agar tidak dibunuh.</p><p>Dalam situasi konflik seperti ini, masyarakat mungkin merasa terancam dan merasa perlu menundukkan diri atau tunduk kepada penguasa lokal atau tokoh adat, dalam hal ini disebut sebagai "panglima burung", agar dapat melindungi diri mereka dari ancaman kekerasan atau pembunuhan yang mungkin dilakukan oleh pihak yang terlibat dalam konflik. Ini merupakan respons yang umum terjadi dalam situasi konflik etnis atau antar suku.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p><br>&nbsp;</p>

dampak yang terjadi bagi masyarakat yang berada di Kalimantan Tengah adalah:

c. Tunduk kepada panglima burung agar tidak dibunuh.

Dalam situasi konflik seperti ini, masyarakat mungkin merasa terancam dan merasa perlu menundukkan diri atau tunduk kepada penguasa lokal atau tokoh adat, dalam hal ini disebut sebagai "panglima burung", agar dapat melindungi diri mereka dari ancaman kekerasan atau pembunuhan yang mungkin dilakukan oleh pihak yang terlibat dalam konflik. Ini merupakan respons yang umum terjadi dalam situasi konflik etnis atau antar suku.

 

 

 


 


Iklan

Iklan

lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

20. Lemahnya penegakan hukum salah satunya disebabkan oleh kinerja aparat penegak hukum seperti hakim, kepolisian, jaksa atau advokat dan penyidik pegawai negeri sipil yang belum menunjukkan sikap profesional dan integritas moral yang tinggi, membuat kepercayaan masyarakat terhadap hukum yang ada menjadi kritis salah satu kasus di Indonesia yang menjadi pusat perhatian di masyarakat adalah kasus yang tidak ditangani oleh penegak hukum namun saat media massa bergerak kemudian kasus langsung ditangani, fenomena ini banyak disalati masyarakat menilai bahwa ini adalah penegak hukum yang dipicu oleh media massa ramai media menaikkan tag "no viral no justice" bagaimana upaya lembaga penegak hukum agar anggapan masyarakat tersebut hilang? A. Harus pemerintah harus mengevaluasi para lembaga penegak hukum kembali. B. Kepolisian harus lebih adil dalam menanggapi laporan kasus yang terjadi di masyarakat. C. Lembaga hukum harus lebih profesional dalam menjalankan tugasnya. D. Pemerintah memberi sanksi yang serius terhadap aparat yang melakukan tindakan mengacuhkan kasus atau menyepelekan kasus. E. Semua jawaban benar. 21. Adanya iptek di indonesia tentunya memberikan dampak positif dan negatif. Berbagai macam dampak positif memberikan pengaruh baik bagi kemajuan negara ini. Sedangkan, dampak negatif yang diberikan iptek ternyata memberikan ancaman yang bisa membahayakan rakyat indonesia. Lalu, bagaimana pemerintah menghindari ancaman tersebut? A. Pemerintah menyiptakan strategi dalam upaya menghindari ancaman iptek. B. Membuat peraturan dalam penggunaan iptek. C. Memblokir adanya iptek agar tidak ada ancaman apapun. D. Memaksa masyarakat agar tidak menggunakan iptek. E. Tidak melakukan apa-apa. 22. Dampak negatif yang timbul dari kemajuan iptek dalam aspek ini antara lain akan menimbulkan tindakan anarkis dari masyarakat yang dapat menggangu stabilitas nasional, ketahanan nasional bahkan persatuan dan kesatuan bangsa. Selain itu, peran masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban dan kedaulatan negara semakin berkurang. Hal-hal negatif hukum, pertahanan dan keamanan melalui media internet adalah? A. Pelaku teroris dapat meretas radio melalui handphone B. Pelaku teroris dapat berkomunikasi dengan sesama teroris. C. Tidak terjadinya perang informasi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi. D. Teroris bisa mengajak masyarakat secara langsung. E. Pelaku teroris dapat mendapatkan informasi melalui internet.

11

0.0

Jawaban terverifikasi

Fenomena Sosial Pengamen Jalanan Pengamen perkotaan adalah fenomena yang mulai dipandang sebagai masalah serius, terutama dengan semakin banyaknya permasalahan sosial ekonomi dan politik yang ditimbulkannya. Modernisasi dan industrialisasi sering dituding sebagai pemicu utama dari banyak pengamen di perkotaan. Perkembangan daerah perkotaan secara pesat mengundang terjadinya urbanisasi. Orang yang datang ke kota tidak mempunyai keterampilan untuk mencari kerja di kota. Akibatnya, mereka berdiam di daerah kumuh yang identik dengan kemiskinan perkotaan. Indonesia merupakan negara berkembang.Masalah kemiskinan menjadi masalah utama, baik di kota maupun di desa. Kita dapat melihat di setiap kota pasti ada perumahan yang berimpitan satu dengan yang lainnya. Selain itu, banyaknya pengamen, pengemis, dan anak jalanan makin memperjelas wajah kumuh perkotaan. Pada malam hari terlihat orang-orang tertentu tidur di emperan toko pinggir jalan. Kondisi demikian sangat memprihatinkan dan harus segera diatasi. Ada beberapa faktor yang menyebabkan adanya pengamen jalanan. Faktor-faktor yang membuat seseorang mengamen sebagai berikut. 1. Faktor Ekonomi Anak mengamen demi tuntutan ekonomi. Orang tua tidak mampu membiayai kebutuhan hidup dan kebutuhan sekolah mereka. Demi memenuhi kebutuhan tersebut, seorang anak harus mengamen. Orang tua yang malas hanya mengandalkan hasil mengamen anaknya tanpa mau bekerja. 2. Kurang Kasih Sayang Anak yang kurang kasih sayang atau tidak menerima kasih sayang dari orang tua rawan menjadi pengamen jalanan. Artinya, orang tua terlalu sibuk mencari harta atau kesenangan. Orang tua tidak memiliki waktu untuk mencurahkan perhatian, bertanya tentang masalah anak, bertukarpikiran, dan berbagi rasa dengan anak. Dengan tidak menerima kasih sayang dari orang tua, anak pun mencari kesenangan lain untuk menghibur diri. Mengamen adalah salah satu sarana untuk menghibur diri bagi anak. Dengan bernyanyi sebagai pengamen, mereka dapat menghibur hati, mengungkapkan isi hati, dan menghabiskan waktu. 3. Rasa Ikut-ikutan Anak dipengaruhi lingkungan atau teman sebaya untuk mencari hiburan, menghindari pekerjaan rumah, tugas- tugas sekolah, atau merasa hebat akan dirinya. Padahal jika ditelusuri, segi ekonomi bukan penyebab anak menjadi seorang pengamen. Kadang-kadang mereka hanya ikut-ikutan atau dipengaruhi oleh teman-temannya. Meskipun pengamen anak-anak tersebut harus mengalami panas terik, hujan, caci maki, pukulan, mereka tetap berjumlah banyak. Hampir di setiap persimpangan jalan dapat ditemui pengamen berusia anak-anak. Selain di persimpangan jalan, mereka mengamen di pasar, rumah makan, dan terminal, Mereka dianggap sebagai penyebab kemacetan lalu lintas, berkurangnya nilai estetika tata ruang kota, dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan raya. Hasil penelitian menjelaskan bahwa psikologis pengamen anak-anak tidak memiliki rasa malu, tidak peduli atau tak acuh. Sikap tersebut dilakukan agar keberadaan mereka diterima masyarakat sebagai bentuk budaya baru. Agar keberadaan mereka tetap eksis, pengamen anak-anak juga berupaya untuk melawan berbagai pihak, baik pihak hukum maupun pihak nonhukum. Mereka hanya mempertahankan harga diri dan rasa solidaritas di antara mereka. Fenomena sosial kehidupan pengamen anak-anak memiliki dua arti, yaitu pengaruh yang hanya bekerja di jalanan dan menunjukkan gaya kehidupan di jalanan. Bekerja di jalanan artinya mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidup anaknya, sedangkan gaya hidup di jalanan hanya sekadar mewujudkan gaya hidup jalanan yang bebas. Dari segi usia, sebenarnya mereka tidak wajib mencari nafkah. Orang tua merekalah harus memiliki tanggung jawab dan memberi kasih sayang kepada mereka. Meskipun orang tua tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, sebaiknya anak tidak diperbolehkan mengamen. Orang tua harus mampu memberikan tanggung jawab dan kasih sayang kepada anak agar tidak menjadi pengamen di tengah kota. Di samping itu, aparat hukum harus memiliki aturan yang tegas terhadap hukum, Hukum harus ditegakkan demi masa depan anak bangsa. Apabila hal-hal ini dilakukan, sangat tipis kemungkinan munculnya pengamen sebagai penyebab di jalanan perkotaan. Tentukan struktur teks eksplanasi di atas!

17

0.0

Jawaban terverifikasi