Salsabilla R

26 Juni 2022 16:05

Iklan

Salsabilla R

26 Juni 2022 16:05

Pertanyaan

pada tahun 1830 pemerintah belanda mengalami kesulitan ekonomi karena kekosongan kas negara. kesulitan ekonomi tersebut mendorong pemerintah belanda mengeksploitasi hindia belanda agar memberikan keuntungan bagi belanda dengan mengirim johannes van den bosch. tujuan utama penerapan kebijakan tanam paksa di bawah pemerintahan gubernur jenderal johannes van den bosch adalah ....

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

20

:

02

:

29

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

D. Susyanti

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Semarang

27 Juni 2022 03:15

Jawaban terverifikasi

Jawaban: Menyelematkan keuangan Belanda dari kebangkrutan Untuk lebih jelasnya, yukk pahami penjelasan berikut ini Dampak dari pertempuran Belanda melawan Pangeran Diponegoro dan kaum Paderi di Hindia Belanda membuat mereka kewalahan terutama bagi keuangan mereka. Setelah perang usai di tahun 1830, Belanda harus menerima bahwa negara mereka mengalami kesulitan ekonomi bahkan hampir bangkrut karena kekosongan kas negara dan beban hutang yang besar. Van den Bosch seorang negawaran Belanda mengusulkan sebuah kebijakan sistem tanam paksa untuk menyelematkan keuangan Belanda dari kebangkrutan. Van den Bosch menganggap bahwa rakyat masih berhutang sewa tanah tanah kepada Belanda, maka untuk membayarnya rakyat diwajibkan untuk menanam tanaman ekspor yang laku dipasaran. Dengan demikian, tujuan utama penerapan kebijakan tanam paksa adalah menyelematkan keuangan Belanda dari kebangkrutan


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

14

5.0

Jawaban terverifikasi