Salsabilla R

10 Juli 2022 13:06

Iklan

Salsabilla R

10 Juli 2022 13:06

Pertanyaan

pada tahun 1570, bertempat di benteng sah paolo, terjadi perundingan antara sultan dan portugis. pada awal perundingan semua berjalan seperti sebuah pertemuan pada umumnya yaitu membicarakan suatu hal penting. pada saat itu, sultan hairun tidak menaruh curiga sedikit pun. ia merasa bahwa perdamaian jauh lebih baik. namun, pada saat perundingan berlangsung tanpa disangka-sangka tiba-tiba portugis menangkap sultan hairun dan pada saat itu juga membunuhnya. sultan hairun merupakan pemimpin dari kerajaan .... a. ternate b. tidore c. gowa d. aceh

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

14

:

31

:

32

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

G. Fitri

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

12 Juli 2022 07:57

Jawaban terverifikasi

Jawaban yang tepat adalah A. Ternate Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut. Portugis pertama datang dibawah pimpinan Afonso de Albuquerque yakni dengan ditandai terlebih dahulu penaklukan Malaka pada tahun 1511. Lalu kemudian armada Portugis dikirim ke Maluku pada tahun 1512 dibawah pimpinan Antonio de Abreu dan Francisco Serrão. Dalam perkembangannya bangsa Portugis telah merintis poros perdagangan Ternate-Malaka-Goa-Lisabon. Dan tentunya di Nusantara sendiri bangsa tersebut melakukan kebijakan-kebijakan seperti monopoli perdagangan. Dalam perkembangannya hubungan Ternate dan Portugis sempat baik karena, Portugis menjadi pendukung Ternate dalam melawan Tidore. Namun semakin lama bangsa tersebut menunjukan sebuah perilaku yang tidak menyenangkan, dimana Portugis berkeinginan untuk menguasai rempah-rempah di Maluku sepenuhnya. Hal tersebut tentunya memicu perlawanan dari pihak Ternate salah satunya ialah Sultan Hairun. Kemudian hingga pada akhirnya bangsa Portugis terdesak akan perlawanan dari rakyat Ternate dan pada tahun 1570 bertempat di Sah Paolo terjadi perundingan damai, namun dengan kelicikan dari Portugis perjanjian tersebut dilanggarnya dan secara disangka-sangka Portugis membunuh Sultan Hairun. Dengan demikian, Sultan Hairun merupakan pemimpin dari kerajaan Ternate. Semoga membantu ya 😊


Iklan

Muhammad R

23 Mei 2023 04:09

Salah satu isi perjanjian Bongaya pada tanggal 18 November 1667 adalah


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

14

5.0

Jawaban terverifikasi