Watana A

06 Januari 2023 09:10

Iklan

Watana A

06 Januari 2023 09:10

Pertanyaan

Pada gambar di samping b e b a n p dan b e b a n R bertranslasi sedangkan katrol yang merupakan silinder pejal berotasi. Bila massa katrol 2 kg, massa b e b a n R 5 kg dan tegangan tali T2 sebesar 25 N maka tegangan tali T1 sebesar .... ( momen inersia silinder pejal = 0,5 m R²; g = 10 m/s²) a. 10 N b. 15 N c. 20 N d. 30 N e. 35 N

alt

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

15

:

09

:

38

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Y. Frando

09 Januari 2023 17:09

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang benar adalah C. 20 N.</p><p>&nbsp;</p><p>Diketahui:</p><p>Sebuah sistem dua benda dengan katrol pejal</p><p>mR = 5 kg</p><p>T2 = 25 N</p><p>Anggap mR &gt; mP</p><p>Katrol dianggap silinder pejal, I = 0,5 m R²</p><p>m = 2 kg</p><p>&nbsp;</p><p>Ditanya:</p><p>T1 = ...?</p><p>&nbsp;</p><p>Jawab:</p><p>Konsep yang kita gunakan adalah dinamika rotasi. Ketika benda tegar menggelinding, maka terdapat momen gaya yang menyebabkan benda berotasi dan sekaligus bertranslasi. Rumus yang dapat digunakan adalah hukum II Newton dan hubungan antara momen gaya dengan momen inersia.</p><p>&nbsp;</p><p>(a). Hukum II Newton:</p><p>ΣF = m x a.</p><p>&nbsp;</p><p>(b). Relasi momen gaya dengan momen inersia:</p><p>Στ = I x α ---&gt; dimana α = a/R.</p><p>&nbsp;</p><p>Keterangan:</p><p>ΣF = resultan gaya (N)</p><p>m = massa benda (kg)</p><p>a = percepatan linier (m/s²)</p><p>Στ = resultan momen gaya (Nm)</p><p>I = momen inersia (kg m²)</p><p>α = percepatan sudut (rad/s²)</p><p>R = jari-jari benda (m).</p><p>&nbsp;</p><p>Uraian gaya pada sistem benda terdiri dari:</p><p>1. Gaya berat wP dan wR yang masing-masing arahnya ke bawah.</p><p>2. Tegangan tali T2 yang arahnya vertikal sepanjang tali.</p><p>3. Tegangan tali T1 yang arahnya horizontal sepanjang tali.</p><p>&nbsp;</p><p>Karena dianggap mR &gt; mP, maka katrol berputar searah putaran jarum jam dan percepatan linier menuju benda mR.</p><p>Selanjutnya analisis masing-masing gerak.</p><p>&nbsp;</p><p>(a). Gerak Translasi</p><p>Benda mR:</p><p>ΣF = m x a</p><p>wR - T2 = mR x a</p><p>T2 = (mR x g) - (mR x a)</p><p>25 = (5 x 10) - (5 x a)</p><p>25 = 50 - 5a</p><p>5a = 25</p><p>a = 5 m/s<sup>2</sup> ....(i)</p><p>&nbsp;</p><p>Benda mP:</p><p>ΣF = m x a</p><p>T1 = mP x a ....(ii)</p><p>&nbsp;</p><p>(b). Gerak Rotasi</p><p>Poros rotasi terletak pada pusat massa katrol, sehingga torsi pada katrol dirumuskan oleh:</p><p>Στ = I x α</p><p>(T2 - T1) x R = (1/2 x m x R²) x (a/R)</p><p>T2 - T1 = 1/2 x m x a ....(iii)</p><p>&nbsp;</p><p>Substitusikan persamaan (i) dan (ii) ke persamaan (iii), maka didapatkan:</p><p>25 - [mP x 5] = 1/2 x 2 x 5</p><p>25 - 5mP = 5</p><p>5mP = 20</p><p>mP = 4 kg.</p><p>&nbsp;</p><p>Substitusi nilai mP ke persamaan (ii), maka besar tegangan T1 adalah:</p><p>T1 = mP x a</p><p>T1 = 4 x 5</p><p>T1 = 20 N.</p><p>&nbsp;</p><p>Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah C.</p>

Jawaban yang benar adalah C. 20 N.

 

Diketahui:

Sebuah sistem dua benda dengan katrol pejal

mR = 5 kg

T2 = 25 N

Anggap mR > mP

Katrol dianggap silinder pejal, I = 0,5 m R²

m = 2 kg

 

Ditanya:

T1 = ...?

 

Jawab:

Konsep yang kita gunakan adalah dinamika rotasi. Ketika benda tegar menggelinding, maka terdapat momen gaya yang menyebabkan benda berotasi dan sekaligus bertranslasi. Rumus yang dapat digunakan adalah hukum II Newton dan hubungan antara momen gaya dengan momen inersia.

 

(a). Hukum II Newton:

ΣF = m x a.

 

(b). Relasi momen gaya dengan momen inersia:

Στ = I x α ---> dimana α = a/R.

 

Keterangan:

ΣF = resultan gaya (N)

m = massa benda (kg)

a = percepatan linier (m/s²)

Στ = resultan momen gaya (Nm)

I = momen inersia (kg m²)

α = percepatan sudut (rad/s²)

R = jari-jari benda (m).

 

Uraian gaya pada sistem benda terdiri dari:

1. Gaya berat wP dan wR yang masing-masing arahnya ke bawah.

2. Tegangan tali T2 yang arahnya vertikal sepanjang tali.

3. Tegangan tali T1 yang arahnya horizontal sepanjang tali.

 

Karena dianggap mR > mP, maka katrol berputar searah putaran jarum jam dan percepatan linier menuju benda mR.

Selanjutnya analisis masing-masing gerak.

 

(a). Gerak Translasi

Benda mR:

ΣF = m x a

wR - T2 = mR x a

T2 = (mR x g) - (mR x a)

25 = (5 x 10) - (5 x a)

25 = 50 - 5a

5a = 25

a = 5 m/s2 ....(i)

 

Benda mP:

ΣF = m x a

T1 = mP x a ....(ii)

 

(b). Gerak Rotasi

Poros rotasi terletak pada pusat massa katrol, sehingga torsi pada katrol dirumuskan oleh:

Στ = I x α

(T2 - T1) x R = (1/2 x m x R²) x (a/R)

T2 - T1 = 1/2 x m x a ....(iii)

 

Substitusikan persamaan (i) dan (ii) ke persamaan (iii), maka didapatkan:

25 - [mP x 5] = 1/2 x 2 x 5

25 - 5mP = 5

5mP = 20

mP = 4 kg.

 

Substitusi nilai mP ke persamaan (ii), maka besar tegangan T1 adalah:

T1 = mP x a

T1 = 4 x 5

T1 = 20 N.

 

Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah C.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Pada suhu 15°C kecepatan merambat bunyi di udara 328 m/det. Jika setiap kenaikan 1°C kecepatan merambat bunyi bertambah 0,6 m/det. Tentukan kecepatan merambat bunyi pada suhu 8°C!

31

5.0

Jawaban terverifikasi