Siti N

04 April 2022 06:39

Iklan

Siti N

04 April 2022 06:39

Pertanyaan

Pada 2014, Tiongkok memasukkan sebagian perairan Natuna di Laut Cina Selatan ke dalam peta teritorialnya yang dikenal dengan sebutan 'sembilan garis putus-putus' atau nine-dashed line. Indonesia kembali menegaskan posisinya atas Natuna pada Januari 2016. Menteri luar negeri Retno Marsudi menyatakan kepemilikan Indonesia atas Natuna tak bisa diganggu gugat. Sebutkan 3 strategi dalam menghadapi potensi munculnya ancaman terhadap NKRI berdasarkan ilustrasi tersebut!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

13

:

31

:

44

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

R. Sari

Mahasiswa/Alumni Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

10 April 2022 15:22

Jawaban terverifikasi

Hai Siti N, terima kasih telah bertanya ke Roboguru. Kakak bantu jawab ya. 3 Strategi dalam menghadapi potensi munculnya ancaman NKRI berdasarkan ilustrasi tersebut (perlu diketahui ilustrasi diatas termasuk ancaman dibidang pertahanan dan keamanan) yaitu: 1. Melakukan patroli laut di wilayah perbatasan, agar tidak terjadi eksploitasi hasil laut oleh negara lain. 2. Menjaga lingkungan nelayan di wilayah perbatasan tetap aman dan berkembang agar pulau diwilayah perbatasan tidak kosong begitu saja, karena apabila dibiarkan kosong maka negara lain akan dengan mudah melakukan klaim terhadap pulau tersebut. 3. Strategi diplomasi, melalui hubungan diplomasi maka segala permasalahan antar negara dapat didiskusikan dalam satu meja. Untuk menghadapi klaim sepihak oleh negara lain tidak perlu terburu-buru dengan menggunakan kekuatan militer karena hal ini justru akan menambah masalah baru dengan adu kekuatan senjata, sehingga diperlukan jalan keluar berupa penyelesaian yang lebih efektif dan efisien, namun disamping itu pemerintah tetap harus tegas terhadap pelanggaran yang memasuki wilayah Indonesia. Mari kita simak pembahasan berikut. Ancaman adalah segala tindakan yang dapat membahayakan kedaulatan negara dan kehidupan bangsa. Ancaman dapat muncul dari luar dan dalam, dan dapat berupa ancaman militer dan non-militer. Ancaman dapat terjadi dalam berbagai bidang, antara lain bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial dan budaya, dan keamanan dan pertahanan negara. Salah satu contoh ancaman di bidang keamanan dan pertahanan adalah klaim sepihak perairan Natuna di Laut Cina Selatan oleh Tiongkok. Dalam hal ini ada beberapa strategi yang dilakukan oleh pemerintah sebagai upaya untuk mengatasi ancaman tersebut. Strategi dalam menghadapi potensi munculnya ancaman NKRI berdasarkan konflik tersebut yaitu: 1. Melakukan patroli laut di wilayah perbatasan, agar tidak terjadi eksploitasi hasil laut oleh negara lain. 2. Menjaga lingkungan nelayan di wilayah perbatasan tetap aman dan berkembang agar pulau diwilayah perbatasan tidak kosong begitu saja, karena apabila dibiarkan kosong maka negara lain akan dengan mudah melakukan klaim terhadap pulau tersebut. 3. Strategi diplomasi, melalui hubungan diplomasi maka segala permasalahan antar negara dapat didiskusikan dalam satu meja. Untuk menghadapi klaim sepihak oleh negara lain tidak perlu terburu-buru dengan menggunakan kekuatan militer karena hal ini justru akan menambah masalah baru dengan adu kekuatan senjata, sehingga diperlukan jalan keluar berupa penyelesaian yang lebih efektif dan efisien, namun disamping itu pemerintah tetap harus tegas terhadap pelanggaran yang memasuki wilayah Indonesia. Dengan demikian, jawaban telah terpapar diatas. Semoga membantu ya.


Iklan

Siti N

11 April 2022 15:45

Terima kasih banyak kak🤩🙏🏻 sangat membantu


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Upaya yang dapat dilakukan pelajar dalam rangka mendukung upaya bela negara adalah…

9

3.7

Jawaban terverifikasi

1.Bagaimana hubungan antar Perundang - undangan sesuai dg herarkis tata urutan ? 2. Simaklah beberapa peraturan perundangan apakah peraturan tersebut SBG terjemahan atas peraturan perundangan atau tumpang tindih ? ( UU no 12 Tahun 2011, UU no 23Tahun 2014, UU No 25 Tahun 2004 ) 3 . Tuliskan peraturan perundangan yg di undangkan atas perintah TAP MPR NO I / MPR/ 2003 4.sebutkan produk UU atas perintah UUD NRI Tahun 1945 ( pasal18, pasal 22, pasal 23, Pasal 26 , Pasal 27,pasal ,pasal 28, pasal 29, pasal 30 ,pasal 31 dan pasal 33 )

12

2.2

Lihat jawaban (3)