Rahmat S

10 Juni 2022 08:45

Iklan

Rahmat S

10 Juni 2022 08:45

Pertanyaan

Organisasi ataupun tokoh pergerakan yang bersikap radikal biasanya tidak bersedia bekerja sama dengan pemerintah kolonial (nonkooperatif). sikap ini dipilih karena ....

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

18

:

23

:

35

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

D. Susyanti

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Semarang

10 Juni 2022 10:53

Jawaban terverifikasi

Jawaban: Belanda tidak menunjukkan tanda-tanda membebaskan Indonesia dari belenggu penjajahan. Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut ini. Selama masa awal pergerakan nasional, sifat dan arah organisasi saat itu masih bersifat kooperatif terhadap pemerintahan Belanda karena dianggap sebagai masa penyesuaian arah organisasi di Indonesia. Baru pada tahun 1912, organisasi mulai berani menunjukkan arah perjuangan atau bersifat radikal karena Belanda yang tidak menunjukkan sikap mengenai kemerdekaan Indonesia. Masa Radikal dimulai dengan munculnya organisasi Indische Partij yang berhaluan politik dan berani bersuara menyindir kebijakan kolonial. Indische Partij menginspirasi munculnya organisasi radikal lainnya seperti PNI yang terbentuk pada 1927. Banyaknya organisasi yang bersifat radikal dan bergerak di bidang politik dianggap berbahaya oleh Belanda. Dengan demikian, sikap radikal dipilih karena Belanda tidak menunjukkan tanda-tanda membebaskan Indonesia dari belenggu penjajahan.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

16

5.0

Jawaban terverifikasi