Gabriella G

02 Maret 2024 01:00

Iklan

Iklan

Gabriella G

02 Maret 2024 01:00

Pertanyaan

Objek studi sejarah adalah segala peristiwa yang terjadi pada masa lampau, baik yang bersifat alamiah maupun insaniah. Karena demikian luas dan hampir tak terbatasnya materi sejarah maka batasan apa yang telah disepakati untuk menentukan ruang lingkup ilmu sejarah?

Objek studi sejarah adalah segala peristiwa yang terjadi pada masa lampau, baik yang bersifat alamiah maupun insaniah. Karena demikian luas dan hampir tak terbatasnya materi sejarah maka batasan apa yang telah disepakati untuk menentukan ruang lingkup ilmu sejarah?


6

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Yuni H

02 Maret 2024 04:32

Jawaban terverifikasi

<p>Berikut adalah beberapa batasan umum dalam menentukan ruang lingkup ilmu sejarah:</p><p><strong>Waktu dan Tempat:</strong></p><ul><li>Ilmu sejarah sering kali dibatasi oleh rentang waktu tertentu. Misalnya, sejarah suatu bangsa atau periode tertentu. Demikian pula, fokus geografis dapat dibatasi pada suatu wilayah atau negara.</li></ul><p><strong>Peristiwa Penting:</strong></p><ul><li>Sejarah cenderung memusatkan perhatian pada peristiwa-peristiwa yang dianggap penting atau berpengaruh secara signifikan pada perkembangan masyarakat atau dunia.</li></ul><p><strong>Aspek Kehidupan:</strong></p><ul><li>Sejarah dapat dibatasi berdasarkan aspek kehidupan tertentu, seperti sejarah politik, ekonomi, sosial, budaya, agama, atau militer.</li></ul><p><strong>Sumber dan Metode:</strong></p><ul><li>Ilmu sejarah juga melibatkan pemilihan sumber dan metode tertentu. Misalnya, sejarah lisan, arsip tertentu, atau analisis arkeologis.</li></ul><p><strong>Konteks Global atau Lokal:</strong></p><ul><li>Batasan dapat diterapkan pada konteks global atau lokal, tergantung pada tujuan penelitian atau kajian sejarah.</li></ul><p><strong>Pentingnya Peristiwa:</strong></p><ul><li>Beberapa sejarawan mungkin membatasi penelitian mereka pada peristiwa yang dianggap memiliki dampak atau relevansi tertentu dalam pemahaman sejarah.</li></ul><p><strong>Pendekatan Tematis:</strong></p><ul><li>Sejarah juga dapat dibatasi secara tematis, fokus pada topik tertentu seperti sejarah seni, sejarah teknologi, atau sejarah lingkungan.</li></ul><p><strong>Perubahan dan Kontinuitas:</strong></p><ul><li>Menelusuri perubahan dan kontinuitas dalam rentang waktu tertentu dapat menjadi fokus dalam menentukan ruang lingkup ilmu sejarah.</li></ul>

Berikut adalah beberapa batasan umum dalam menentukan ruang lingkup ilmu sejarah:

Waktu dan Tempat:

  • Ilmu sejarah sering kali dibatasi oleh rentang waktu tertentu. Misalnya, sejarah suatu bangsa atau periode tertentu. Demikian pula, fokus geografis dapat dibatasi pada suatu wilayah atau negara.

Peristiwa Penting:

  • Sejarah cenderung memusatkan perhatian pada peristiwa-peristiwa yang dianggap penting atau berpengaruh secara signifikan pada perkembangan masyarakat atau dunia.

Aspek Kehidupan:

  • Sejarah dapat dibatasi berdasarkan aspek kehidupan tertentu, seperti sejarah politik, ekonomi, sosial, budaya, agama, atau militer.

Sumber dan Metode:

  • Ilmu sejarah juga melibatkan pemilihan sumber dan metode tertentu. Misalnya, sejarah lisan, arsip tertentu, atau analisis arkeologis.

Konteks Global atau Lokal:

  • Batasan dapat diterapkan pada konteks global atau lokal, tergantung pada tujuan penelitian atau kajian sejarah.

Pentingnya Peristiwa:

  • Beberapa sejarawan mungkin membatasi penelitian mereka pada peristiwa yang dianggap memiliki dampak atau relevansi tertentu dalam pemahaman sejarah.

Pendekatan Tematis:

  • Sejarah juga dapat dibatasi secara tematis, fokus pada topik tertentu seperti sejarah seni, sejarah teknologi, atau sejarah lingkungan.

Perubahan dan Kontinuitas:

  • Menelusuri perubahan dan kontinuitas dalam rentang waktu tertentu dapat menjadi fokus dalam menentukan ruang lingkup ilmu sejarah.

Iklan

Iklan

Salsabila M

Community

16 Maret 2024 01:10

Jawaban terverifikasi

<p>Batasan yang telah disepakati untuk menentukan ruang lingkup ilmu sejarah adalah sebagai berikut:</p><p><strong>Waktu</strong>: Ilmu sejarah mempelajari peristiwa yang terjadi pada masa lampau, dimulai dari waktu yang cukup jauh hingga periode yang lebih dekat.</p><p><strong>Peristiwa Signifikan</strong>: Fokus pada peristiwa-peristiwa yang dianggap signifikan dalam pengaruhnya terhadap perkembangan manusia, masyarakat, dan peradaban.</p><p><strong>Sumber</strong>: Menggunakan sumber-sumber sejarah yang dapat diverifikasi dan diuji kebenarannya, seperti dokumen tertulis, arkeologi, sumber visual, dan sumber-sumber lainnya.</p><p><strong>Interpretasi</strong>: Melibatkan proses interpretasi terhadap fakta-fakta historis untuk memahami konteks, penyebab, dan konsekuensi peristiwa tersebut.</p><p><strong>Relevansi</strong>: Relevansi peristiwa dengan kepentingan manusia masa kini dan implikasinya terhadap kehidupan saat ini.</p>

Batasan yang telah disepakati untuk menentukan ruang lingkup ilmu sejarah adalah sebagai berikut:

Waktu: Ilmu sejarah mempelajari peristiwa yang terjadi pada masa lampau, dimulai dari waktu yang cukup jauh hingga periode yang lebih dekat.

Peristiwa Signifikan: Fokus pada peristiwa-peristiwa yang dianggap signifikan dalam pengaruhnya terhadap perkembangan manusia, masyarakat, dan peradaban.

Sumber: Menggunakan sumber-sumber sejarah yang dapat diverifikasi dan diuji kebenarannya, seperti dokumen tertulis, arkeologi, sumber visual, dan sumber-sumber lainnya.

Interpretasi: Melibatkan proses interpretasi terhadap fakta-fakta historis untuk memahami konteks, penyebab, dan konsekuensi peristiwa tersebut.

Relevansi: Relevansi peristiwa dengan kepentingan manusia masa kini dan implikasinya terhadap kehidupan saat ini.


lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

K.H. Abdul Halim adalah seorang Pahlawan Nasional dari Majalengka. Abdul Halim dilahirkan pada 26 Juni 1887 di Desa Ciborelang, Kecamatan Jatiwangi, Majalengka. Ayahnya bernama KH. Muhammad Iskandar, Penghulu di Jatiwangi dan ibunya bernama Siti Mutmainah. Abdul Halim telah menjadi yatim sejak kecil, sehingga diasuh oleh Ibunya dan kakaknya. Abdul Halim mendapatkan pendidikan agama sejak dini, baik dari keluarganya sendiri maupun masyarakat sekitar. Abdul Halim menyukai ilmu agama. sehingga sejak umur 10 tahun telah belajar Al-Quran dan Al-Hadits kepada KH. Anwar, ulama dari Ranji Wetan. Berdasarkan narasi di atas, manakah yang lebih tepat dikategorikan konsep ruang dalam sejarah?

7

0.0

Jawaban terverifikasi

Pro dan Kontra Puisi Esai Selama ini, kita mengenal beberapa jenis puisi seperti puisi deskriptif, puisi lirik, puisi naratif, dan lain sebagainya. Namun, bagaimana jika kemudian muncul puisi esai sebagai jenis puisi baru. Hal inilah yang menjadi polemik atau kontroversi di kalangan penyair dan pemerhati sastra pada beberapa tahun lalu. Perdebatan pun terjadi cukup ramai di media masa cetak maupun elektronik hingga menimbulkan berbagai pro dan kontra. Kalangan penyair dan sastrawan pun beberapa ada yang bersikap mendukung/pro tetapi tidak sedikit pula yang menentang/kontra. Pihak yang mendukung beranggapan bahwa perpuisian Indonesia saat ini mirip dengan kondisi Amerika Serikat sekitar tahun 2006. Pada saat itu, puisi makin sulit dipahami dan seakan berada di wilayah yang lain. Penulisannya mengalami kebuntuan dan tidak mengalami perubahan berarti selama puluhan tahun. Munculnya puisi esai dianggap sebagai upaya menjadikan puisi dekat dan dapat mudah dipahami masyarakat umum. Hal ini terutama ditunjukan dengan kehadiran catatan kaki yang merupakan upaya menjelaskan dan mengaitkan isi puisi dengan konteks sosial di luar puisi. Beberapa pihak yang mendukung bahkan tergerak untuk memunculkan angkatan baru puisi esai selain angkatan yang sudah ada sebelumnya. Hal ini ditunjukan dengan penerbitan 34 buku puisi esai di 34 provinsi di seluruh Indonesia yang melibatkan 170 orang dari kalangan penyair, aktivis, penulis, jurnalis, hingga peneliti. Dalam penyebarannya, puisi esai saat ini bahkan sudah mencapai beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Brunei, dan Thailand. Adapun, pihak yang menentang berargumen bahwa puisi pada dasarnya identik dengan tulisan fiksi dan bersifat imajinatif. Hal ini berbeda dengan esai yang merupakan teks yang bersifat faktual dan realistis sehingga keduanya tidak bisa gabungkan. Selain itu, terkait klaim beberapa pihak sebagai pencipta pertama jenis puisi esai yang beredar dianggap menyesatkan. Hal ini karena puisi semacam itu bukanlah hal yang baru sebab sebenarnya telah ada sejak masa Alexander Pope, penyair Inggris abad ke 18. Beberapa penyair Indonesia juga pernah menulis puisi dengan tema sosial berbentuk transparan dan memiliki catatan kaki sejenis puisi esai. Beberapa pihak juga menyoroti masifnya gerakan puisi esai karena adanya pihak tertentu yang menjadi sponsor dan mendanai dengan maksud dan tujuan tertentu seperti popularitas dan elektabilitas. Apapun itu, pro kontra kemunculan puisi esai saat ini memang tak terhindarkan. Perdebatan pun tetap berlanjut hingga kini. Sekali pun demikian, diakui atau tidak, aksistensi puisi esai akhirnya menjadi fenomena tersendiri dalam dunia sastra. Dalam sudut pandang positif, hal ini menunjukan kreativitas sastrawan Indonesia dan dapat mengaktifkan kembali diskusi intelektual sesama penyair, sastrawan, maupun masyarakat luas tentang perpuisian Indonesia. Mungkin suatu nanti ada penjelasan dan tempat tersendiri puisi esai. Bahkan hal ini mungkin menjadi pembuka kemunculan jenis puisi- puisi baru lainnya yang menambah dinamika perpuisian dan sastra Indonesia. Semoga. Setelah itu analisislah 1.bagian isu 2.bagian isi/argumen 3.kesimpulan 4.saran

2

0.0

Jawaban terverifikasi

Fenomena Sosial Pengamen Jalanan Pengamen perkotaan adalah fenomena yang mulai dipandang sebagai masalah serius, terutama dengan semakin banyaknya permasalahan sosial ekonomi dan politik yang ditimbulkannya. Modernisasi dan industrialisasi sering dituding sebagai pemicu utama dari banyak pengamen di perkotaan. Perkembangan daerah perkotaan secara pesat mengundang terjadinya urbanisasi. Orang yang datang ke kota tidak mempunyai keterampilan untuk mencari kerja di kota. Akibatnya, mereka berdiam di daerah kumuh yang identik dengan kemiskinan perkotaan. Indonesia merupakan negara berkembang.Masalah kemiskinan menjadi masalah utama, baik di kota maupun di desa. Kita dapat melihat di setiap kota pasti ada perumahan yang berimpitan satu dengan yang lainnya. Selain itu, banyaknya pengamen, pengemis, dan anak jalanan makin memperjelas wajah kumuh perkotaan. Pada malam hari terlihat orang-orang tertentu tidur di emperan toko pinggir jalan. Kondisi demikian sangat memprihatinkan dan harus segera diatasi. Ada beberapa faktor yang menyebabkan adanya pengamen jalanan. Faktor-faktor yang membuat seseorang mengamen sebagai berikut. 1. Faktor Ekonomi Anak mengamen demi tuntutan ekonomi. Orang tua tidak mampu membiayai kebutuhan hidup dan kebutuhan sekolah mereka. Demi memenuhi kebutuhan tersebut, seorang anak harus mengamen. Orang tua yang malas hanya mengandalkan hasil mengamen anaknya tanpa mau bekerja. 2. Kurang Kasih Sayang Anak yang kurang kasih sayang atau tidak menerima kasih sayang dari orang tua rawan menjadi pengamen jalanan. Artinya, orang tua terlalu sibuk mencari harta atau kesenangan. Orang tua tidak memiliki waktu untuk mencurahkan perhatian, bertanya tentang masalah anak, bertukarpikiran, dan berbagi rasa dengan anak. Dengan tidak menerima kasih sayang dari orang tua, anak pun mencari kesenangan lain untuk menghibur diri. Mengamen adalah salah satu sarana untuk menghibur diri bagi anak. Dengan bernyanyi sebagai pengamen, mereka dapat menghibur hati, mengungkapkan isi hati, dan menghabiskan waktu. 3. Rasa Ikut-ikutan Anak dipengaruhi lingkungan atau teman sebaya untuk mencari hiburan, menghindari pekerjaan rumah, tugas- tugas sekolah, atau merasa hebat akan dirinya. Padahal jika ditelusuri, segi ekonomi bukan penyebab anak menjadi seorang pengamen. Kadang-kadang mereka hanya ikut-ikutan atau dipengaruhi oleh teman-temannya. Meskipun pengamen anak-anak tersebut harus mengalami panas terik, hujan, caci maki, pukulan, mereka tetap berjumlah banyak. Hampir di setiap persimpangan jalan dapat ditemui pengamen berusia anak-anak. Selain di persimpangan jalan, mereka mengamen di pasar, rumah makan, dan terminal, Mereka dianggap sebagai penyebab kemacetan lalu lintas, berkurangnya nilai estetika tata ruang kota, dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan raya. Hasil penelitian menjelaskan bahwa psikologis pengamen anak-anak tidak memiliki rasa malu, tidak peduli atau tak acuh. Sikap tersebut dilakukan agar keberadaan mereka diterima masyarakat sebagai bentuk budaya baru. Agar keberadaan mereka tetap eksis, pengamen anak-anak juga berupaya untuk melawan berbagai pihak, baik pihak hukum maupun pihak nonhukum. Mereka hanya mempertahankan harga diri dan rasa solidaritas di antara mereka. Fenomena sosial kehidupan pengamen anak-anak memiliki dua arti, yaitu pengaruh yang hanya bekerja di jalanan dan menunjukkan gaya kehidupan di jalanan. Bekerja di jalanan artinya mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidup anaknya, sedangkan gaya hidup di jalanan hanya sekadar mewujudkan gaya hidup jalanan yang bebas. Dari segi usia, sebenarnya mereka tidak wajib mencari nafkah. Orang tua merekalah harus memiliki tanggung jawab dan memberi kasih sayang kepada mereka. Meskipun orang tua tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, sebaiknya anak tidak diperbolehkan mengamen. Orang tua harus mampu memberikan tanggung jawab dan kasih sayang kepada anak agar tidak menjadi pengamen di tengah kota. Di samping itu, aparat hukum harus memiliki aturan yang tegas terhadap hukum, Hukum harus ditegakkan demi masa depan anak bangsa. Apabila hal-hal ini dilakukan, sangat tipis kemungkinan munculnya pengamen sebagai penyebab di jalanan perkotaan. Tentukan struktur teks eksplanasi di atas!

16

0.0

Jawaban terverifikasi