Dreams D
26 September 2023 11:23
Iklan
Dreams D
26 September 2023 11:23
Pertanyaan
1
2
Iklan
Vincent M

Community
27 September 2023 13:08
Nilai instrumental adalah nilai yang sifatnya kontekstual dan merupakan penjabaran dari nilai-nilai Pancasila. Sementara nilai praksis adalah nilai yang terdapat dalam kenyataan hidup sehari-hari, baik dalam konteks bermasyarakat maupun bernegara.
Salah satu contoh nilai instrumental adalah kebhinekaan atau pluralisme. Prinsip kebhinekaan mengajarkan untuk menghargai dan menghormati keragaman budaya, agama, suku, dan ras dalam masyarakat Indonesia serta mempromosikan toleransi, dialog, dan kerjasama antara berbagai kelompok masyarakat.
Contoh dari nilai praksis bisa berupa sikap menghormati orang lain dengan cara mendengarkan dan memahami pandangan mereka, mempraktikkan kejujuran dalam segala tindakan, menjunjung tinggi keadilan dan kesetaraan dalam interaksi sehari-hari, serta mengutamakan kepedulian dan empati terhadap orang lain.
· 0.0 (0)
Iklan
Nanda R

Community
23 Maret 2024 09:37
Perwujudan dari makna bahwa seluruh warga negara Indonesia harus mengedepankan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bangsa dan negara dapat dilihat melalui nilai instrumental dan nilai praksis sebagai berikut:
Nilai Instrumental:
Pendidikan Multikultural: Menerapkan kurikulum pendidikan yang mempromosikan pemahaman yang mendalam tentang keragaman budaya, agama, dan suku di Indonesia. Ini termasuk mengintegrasikan pengajaran tentang persatuan dan kesatuan dalam materi pendidikan, serta memfasilitasi dialog antarbudaya di lingkungan pendidikan.
Media dan Komunikasi: Memastikan bahwa media massa dan komunikasi memberikan liputan yang seimbang dan mendukung tentang berbagai aspek kehidupan bangsa Indonesia. Ini mencakup menghindari narasi yang memecah belah atau merusak persatuan, serta mempromosikan kesadaran akan pentingnya persatuan dalam segala aspek kehidupan.
Kepemimpinan: Menekankan pentingnya kepemimpinan yang adil, inklusif, dan mempromosikan persatuan dalam segala keputusan dan tindakan yang diambil. Pemimpin harus menjadi teladan dalam membangun hubungan yang harmonis antara berbagai kelompok masyarakat dan mengutamakan kepentingan nasional di atas kepentingan pribadi atau golongan.
Nilai Praksis:
Kerja Sama Antarwarga: Mendorong kolaborasi dan kerja sama antarwarga dari berbagai latar belakang dalam berbagai kegiatan, baik itu ekonomi, sosial, budaya, atau politik. Ini termasuk gotong royong dalam pembangunan, pertukaran budaya antarsuku, dan partisipasi dalam forum dialog antaragama.
Partisipasi dalam Kehidupan Politik: Mengambil bagian dalam proses politik yang demokratis dan berpartisipasi dalam pemilihan umum untuk memilih pemimpin yang mewakili kepentingan bangsa dan negara secara keseluruhan. Memilih pemimpin yang berkomitmen untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
Menghormati Keragaman: Menghargai dan menghormati keragaman budaya, agama, dan suku yang ada di Indonesia. Ini termasuk sikap terbuka terhadap perbedaan, menolak diskriminasi, dan membangun hubungan yang harmonis dengan sesama warga negara tanpa memandang perbedaan.
· 0.0 (0)
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!