Khansa A
09 September 2023 04:04
Iklan
Khansa A
09 September 2023 04:04
Pertanyaan
Mohon di jawab secepatnya Kak

1
2
Iklan
Rizki. R
10 September 2023 15:25
ยท 5.0 (1)
Khansa A
11 September 2023 10:25
makasih sudah membantu menjawab pertanyaan ini ๐๐ป๐๐ป๐๐ป
Iklan
Nanda R

Community
30 April 2024 04:47
Masa transisi singkat tahun 1966-1968 di Indonesia disebut sebagai "Masa Demokrasi Terpimpin". Ini adalah masa yang ditandai oleh berbagai perubahan politik dan sosial setelah terjadinya Gerakan 30 September 1965 dan kejatuhan pemerintahan Sukarno. Pada masa ini, Soeharto naik menjadi Presiden dan mulai menerapkan kebijakan politik baru yang dikenal sebagai "Demokrasi Terpimpin".
Demokrasi Terpimpin adalah konsep politik yang dikembangkan oleh Soeharto, yang menempatkan peran penting pemerintah dalam menentukan arah politik dan sosial negara, sambil memperhatikan nilai-nilai Pancasila. Konsep ini menekankan keterlibatan pemerintah dalam mengarahkan dan mengontrol kehidupan politik dan sosial masyarakat, tetapi juga memberikan ruang bagi partisipasi masyarakat yang terorganisir dalam kerangka yang telah ditetapkan.
Namun, meskipun disebut sebagai "Demokrasi Terpimpin", sebagian besar kekuasaan dan kontrol tetap berada di tangan pemerintah, terutama di bawah kepemimpinan Soeharto dan militer. Selama masa ini, pemerintah mengambil langkah-langkah untuk meredam atau menghilangkan oposisi politik serta mengontrol media massa dan institusi-institusi lainnya.
Sementara itu, konsep demokrasi Pancasila adalah konsep demokrasi yang berakar pada prinsip-prinsip Pancasila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Demokrasi Pancasila menekankan bahwa demokrasi harus dijalankan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, yang mencakup aspek-aspek kehidupan sosial, politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Indonesia. Ini menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kebebasan individu dan kepentingan masyarakat secara keseluruhan, serta memastikan partisipasi seluruh lapisan masyarakat dalam proses politik.
ยท 0.0 (0)
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!