Toni K

12 Januari 2022 06:54

Iklan

Toni K

12 Januari 2022 06:54

Pertanyaan

Mengenal Penyakit pada Sistem Pernapasan Sistem pernapasan pada manusia juga bisa mengalami gangguan atau kelainan yang memengaruhi sistem itu sendiri. 1. Faringitis Faringitis adalah radang pada faring karena infeksi sehingga timbul rasa nyeri pada waktu menelan makanan ataupun kerongkongan terasa kering. Gangguan ini disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus. Bakteri yang biasa menyerang penyakit ini adalah Streptococcus pharyngitis. Peradangan juga dapat terjadi karena terlalu banyak *merokok, ditandai dengan rasa sakit saat menelan dan rasa kering di kerongkongan. 2. Asma Asma merupakan penyakit radang paru-paru yang menimbulkan serangan sesak napas dan mengi yang berulang. Asma merupakan salah satu kelainan paru-paru paling banyak dan bervariasi, menyerang satu dari empat anak di beberapa daerah. Otot dinding saluran udara berkontra ksi seperti kejang, menyebabkan saluran udara menyempit, sehingga terjadi serangan sesak napas. Penyempitan diperburuk oleh sekresi lendir yang berlebihan. Sebagian besar kasus terjadi di masa kanak-kanak dan biasanya berkaitan dengan penyakit yang didasari oleh alergi seperti eksema dan keduanya mempunyai faktor penyakit turunan. 3. Influenza (Flu) Penyakit influenza disebabkan oleh virus influenza. Gejala yang ditimbulkan antara lain pilek, hidung tersumbat, bersin-bersin, dan tenggoroka n terasa gatal. Influenza merupakan suatu penyakit infeksi akut s luran pernapasan terutama ditandai oleh demam, gigil, sakit otot, sakit kepala dan sering disertai pilek, sakit tenggorok dan batuk yang tidak berdahak. Lama sakit berlangsung antara 2-7 hari dan biasanya sembuh sendiri. 4. Emfisema Emfisema adalah penyakit pada paru-paru yang ditandai dengan pembengkakan pada paru-paru karena pembuluh darahnya kemasukan udara. Emfisema disebabkan hilangnya elastisitas alveolus. Emfisema ditandai dengan pernapasan yang pendek yang disebabkan oleh kesulitan untuk menghembuskan seluruh udara keluar dari paru-paru karena tekanan udara yang berlebihan dari kantung udara di dalam paru-paru (alveoli). Penderita mengalami batuk kronis dan sesak napas. Asap *rokok dan keku rangan enzim alfa-1 -antitripsin adalah penyebab kehilangan elastisitas pada paru-paru ini. 5. Bronkitis Bronkitis adalah suatu peradangan pada cabang tenggorok (bronch us) (saluran udara keparu-paru). Penya kit ini biasa nya bersifat ringan dan pada akhirnya akan sembuh sempurna. Tetapi pada penderita yang memiliki penyakit menahun (misalnya penyakit jantung atau penyakit paru-paru) dan pada usia lanjut, bronkitis bisa bersifat serius., 6. Asbestosis Asbestosis adalah suatu penyakit saluran pernapasan yang terjadi akibat menghirup serat-serat asbes, di mana pada paru-paru terbentuk jaringan parut yang luas. Asbestos terdiri dari serat silikat mineral dengan komposisi kimiawi yang berbeda. Jika terhisap, serat asbes mengendap di dalam paru-paru, menyebabkan parut. Menghirup asbes juga dapat menyebabkan penebalan pleura (selaput yang melapisi paru-paru). 7. Sinusitis Sinusitis merupa kan penyakit peradangan pada bagian atas rongga hidung atau sinus paranasalis. Penyakit sinusitis disebabkan oleh infeksi bakteri, jamur, virus, menurun nya kekebalan tubuh, flu, stres, kecanduan *rokok, dan infeksi pada gigi. 8. Tuberculosis (TBC) Tuberculosis (TBC) adalah penya kit yang disebabkan oleh infeksi kuman Mycobacterium tuberkulosis yang bersifat sistemik, yang dapat bermanifestasi pada hampir semua organ tubuh dengan lokasi terbanyak di paru yang biasanya merupakan lokasi infeksi primer. Bakteri ini menyerang paru-paru sehingga pada bagian dalam alveolus terdapat bintil-bintil. Penya kit ini menyebabkan proses difusi oksigen yang terganggu karena adanya bintik-bintik kecil pada dinding alveolus. 9. Pneumonia Pneumonia atau juga disebut dengan radang paru-paru merupakan suatu penyakit pada paru-paru di mana pulmonary aveolus yang bertangggung jawab menyerap oksigen dari atmosfer meradang dan terisi oleh cairan. Radang paru-paru dapat disebabkan oleh beberapa penyebab termasuk oleh infeksi ba kteria, virus, jamur, atau pasilan (parasit). Radang paru-paru dapat disebabkan oleh bakteri streptococcus dan mycopalsma pneumoniae. Radang paru-paru juga dapat d isebabkan oleh kepedihan zat-zat kimia atau cedera jasmani pada paru-paru atau sebagai akibat dari penyakit lainnya.Seperti kanker paru-paru atau berlebihan minum *alkohol. 10. Dipteri Dipteri adalah infeksi pada saluran pernapasan bagian atas. Pada umumnya, disebabkan oleh Corynebacterium diphterial. Pada tingkat lanjut, penderitanya dapat. mengalami kerusa kan selaput jantung, demam, lumpuh, bahkan meninggal dunia. 11 . Renitis Renitis merupakan peradangan pada rongga hidung sehingga hidung menjadi bengkak dan banyak mengeluarkan lendir. Gejala-gejala yang timbul pada seseorang yang menderita renitis antara lain bersin-bersin, hidung gatal, hidung tersumbat, dan berair (ingus encer). Renitis bisa timbul karena alergi atau faktor lain. 12. 1nfeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) Upper Respiratorytract Infection (URI) merupakan penyakit yang menyerang sistem pernapasan rhanusia bagian atas, yaitu hidung, laring (tekak), dan tenggorokan. Penyakit ini sering dijumpai pada masa peralihan cuaca. Penyebab munculnya ISPA hampir sama dengan influenza, yaitu karena kekebalan tubuh yang menurun. Sedangkan bakteri yang dapat menyebabkan ISPA berasal dari lenis stafi lokokus, streptokokus, dan pneumokokus. ISPA dibagi dalam tiga tingkat, yaitu ringan, sedang, dan berat. Gejala ISPA ringan berupa batuk, suara serak, hidung berlendir (mengeluarkan ingus), dan demam (atau suhu badan terasa meningkat tidak seperti biasanya). soal Siapa yang berisiko besar terkena penyakit kanker paru-paru?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

07

:

56

:

18

Klaim

1

1


Iklan

P. Rahmalina

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

16 Januari 2022 14:40

Halo, Toni K. Terima kasih sudah bertanya di Roboguru. Kakak bantu jawab ya ๐Ÿ˜Š Seseorang yang berisiko besar terkena penyakit kanker paru adalah *perokok aktif, *perokok pasif, orang yang terpapar radon, orang yang kerap terkena asbes, orang yang terpapar bahan kimia tertentu, pengguna terapi radiasi, orang yang kerap terpapar polusi udara, dan orang yang berasal dari keluarga penderita kanker paru. Untuk memahami alasannya, mari simak pembahasan berikut. Cara menggali sebuah informasi dalam teks, yaitu sebagai berikut. 1) Membaca judul teks. 2) Skimming (membaca sekilas). 3) Mencatat isi pokok bacaan. Apabila diperhatikan dengan saksama, tidak ada paragraf yang membahas mengenai kanker paru-paru secara detail. Dari sumber lain dapat diketahui seseorang yang berisiko besar terkena penyakit kanker paru adalah *perokok aktif, *perokok pasif, orang yang terpapar radon, orang yang kerap terkena asbes, orang yang terpapar bahan kimia tertentu, pengguna terapi radiasi, orang yang kerap terpapar polusi udara, dan orang yang berasal dari keluarga penderita kanker paru. Dengan demikian, seseorang yang berisiko besar terkena penyakit kanker paru adalah *perokok aktif, *perokok pasif, orang yang terpapar radon, orang yang kerap terkena asbes, orang yang terpapar bahan kimia tertentu, pengguna terapi radiasi, orang yang kerap terpapar polusi udara, dan orang yang berasal dari keluarga penderita kanker paru. Semoga membantu ya ๐Ÿ˜Š


Iklan

Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

Roboguru Plus

Dapatkan pembahasan soal ga pake lama, langsung dari Tutor!

Chat Tutor

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Dalam teks eksplanasi, pernyataan umum, isi, dan penutup harus berkaitan dan saling ... . a. memahami b. mendorong c. menggambarkan d. menjelaskan

14

5.0

Jawaban terverifikasi