Mi M

17 September 2023 16:41

Iklan

Mi M

17 September 2023 16:41

Pertanyaan

Mengapa wanita homofelia bersifat letal? Jelaskan alasannya!

Mengapa wanita homofelia bersifat letal? Jelaskan alasannya!

 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

20

:

07

:

30

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Haris J

18 September 2023 12:59

Jawaban terverifikasi

<p>Hemofilia adalah kondisi genetik langka yang mempengaruhi pembekuan darah, dan umumnya lebih sering terjadi pada pria karena cara penyakit ini diturunkan melalui kromosom X. Akan tetapi, ada yang menyebut "wanita hemofilia", yang jarang ditemui dan kiranya ini yang Anda maksud.</p><p>Wanita biasanya menjadi pembawa sifat hemofilia. Artinya, mereka memiliki satu kromosom "normal" dan satu kromosom dengan hemofilia. Hal ini biasanya tidak menyebabkan gejala berarti pada wanita tersebut, tetapi mereka dapat mewariskan kondisi ini kepada anak laki-laki mereka.</p><p>Seorang wanita yang menderita hemofilia (memiliki dua kromosom X dengan hemofilia) adalah situasi yang sangat jarang. Jika hal ini terjadi, kondisi ini dapat menjadi fatal. Pasalnya, hemofilia yang parah dapat membuat darah sulit membeku, yang berarti luka atau pendarahan internal bisa berpotensi menjadi bahaya besar bagi individu tersebut.</p><p>Apabila kita membicarakan tentang hemofilia "letal" pada wanita, istilah ini mengacu pada kondisi di mana tidak ada alel normal yang dapat melindungi wanita tersebut dari efek lengkap kondisi hemofilia. Dalam hal ini, efek penyakit dapat begitu parah sehingga dapat berakhir pada kematian. Namun perlu diingat, kasus seperti ini jarang terjadi dan biasanya dikelola dengan pengobatan yang tepat jika didiagnosis dengan benar.</p>

Hemofilia adalah kondisi genetik langka yang mempengaruhi pembekuan darah, dan umumnya lebih sering terjadi pada pria karena cara penyakit ini diturunkan melalui kromosom X. Akan tetapi, ada yang menyebut "wanita hemofilia", yang jarang ditemui dan kiranya ini yang Anda maksud.

Wanita biasanya menjadi pembawa sifat hemofilia. Artinya, mereka memiliki satu kromosom "normal" dan satu kromosom dengan hemofilia. Hal ini biasanya tidak menyebabkan gejala berarti pada wanita tersebut, tetapi mereka dapat mewariskan kondisi ini kepada anak laki-laki mereka.

Seorang wanita yang menderita hemofilia (memiliki dua kromosom X dengan hemofilia) adalah situasi yang sangat jarang. Jika hal ini terjadi, kondisi ini dapat menjadi fatal. Pasalnya, hemofilia yang parah dapat membuat darah sulit membeku, yang berarti luka atau pendarahan internal bisa berpotensi menjadi bahaya besar bagi individu tersebut.

Apabila kita membicarakan tentang hemofilia "letal" pada wanita, istilah ini mengacu pada kondisi di mana tidak ada alel normal yang dapat melindungi wanita tersebut dari efek lengkap kondisi hemofilia. Dalam hal ini, efek penyakit dapat begitu parah sehingga dapat berakhir pada kematian. Namun perlu diingat, kasus seperti ini jarang terjadi dan biasanya dikelola dengan pengobatan yang tepat jika didiagnosis dengan benar.


Iklan

Vincent M

Community

18 September 2023 13:50

Jawaban terverifikasi

<p>Wanita homofelia adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan wanita yang memiliki dua salinan alel resesif yang menyebabkan suatu kondisi genetik tertentu, seperti hemofilia. Hemofilia adalah gangguan perdarahan yang disebabkan oleh defisiensi atau kelainan faktor pembekuan darah tertentu, seperti faktor VIII (hemofilia A) atau faktor IX (hemofilia B). Wanita homofelia memiliki dua alel resesif yang menyebabkan defisiensi ini pada kedua kromosom seksnya (XX).</p><p>Alasan mengapa wanita homofelia seringkali tidak hidup lama atau memiliki masalah kesehatan serius adalah karena sifat resesif dari alel penyebab kondisi tersebut. Kondisi genetik seperti hemofilia adalah sifat resesif, artinya individu hanya akan menunjukkan gejala kondisi jika mereka memiliki dua salinan alel resesif yang menyebabkan kondisi tersebut. Pada wanita homofelia, kedua kromosom X mereka membawa alel resesif, sehingga mereka mengalami defisiensi faktor pembekuan darah sepanjang waktu.</p><p>Karena defisiensi faktor pembekuan darah adalah kondisi yang serius dan berpotensi mematikan, wanita homofelia memiliki risiko tinggi mengalami perdarahan yang parah bahkan dari luka kecil. Mereka cenderung mengalami berbagai komplikasi kesehatan yang serius, termasuk perdarahan internal yang dapat membahayakan nyawa mereka. Oleh karena itu, wanita homofelia sering kali memiliki harapan hidup yang lebih pendek dan kualitas hidup yang signifikan terpengaruh oleh kondisi ini.</p><p>Penting untuk dicatat bahwa hemofilia lebih umum terjadi pada laki-laki daripada wanita, karena pada laki-laki, hanya ada satu kromosom X (XY), sehingga jika mereka mewarisi alel resesif yang menyebabkan hemofilia, mereka akan menunjukkan gejala kondisi ini. Sementara itu, pada wanita heterozigot (memiliki satu alel normal dan satu alel resesif), alel normal pada satu kromosom X dapat mengkompensasi alel resesif pada kromosom X lainnya, sehingga wanita heterozigot seringkali hanya menjadi pembawa alel resesif tanpa menunjukkan gejala hemofilia.</p>

Wanita homofelia adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan wanita yang memiliki dua salinan alel resesif yang menyebabkan suatu kondisi genetik tertentu, seperti hemofilia. Hemofilia adalah gangguan perdarahan yang disebabkan oleh defisiensi atau kelainan faktor pembekuan darah tertentu, seperti faktor VIII (hemofilia A) atau faktor IX (hemofilia B). Wanita homofelia memiliki dua alel resesif yang menyebabkan defisiensi ini pada kedua kromosom seksnya (XX).

Alasan mengapa wanita homofelia seringkali tidak hidup lama atau memiliki masalah kesehatan serius adalah karena sifat resesif dari alel penyebab kondisi tersebut. Kondisi genetik seperti hemofilia adalah sifat resesif, artinya individu hanya akan menunjukkan gejala kondisi jika mereka memiliki dua salinan alel resesif yang menyebabkan kondisi tersebut. Pada wanita homofelia, kedua kromosom X mereka membawa alel resesif, sehingga mereka mengalami defisiensi faktor pembekuan darah sepanjang waktu.

Karena defisiensi faktor pembekuan darah adalah kondisi yang serius dan berpotensi mematikan, wanita homofelia memiliki risiko tinggi mengalami perdarahan yang parah bahkan dari luka kecil. Mereka cenderung mengalami berbagai komplikasi kesehatan yang serius, termasuk perdarahan internal yang dapat membahayakan nyawa mereka. Oleh karena itu, wanita homofelia sering kali memiliki harapan hidup yang lebih pendek dan kualitas hidup yang signifikan terpengaruh oleh kondisi ini.

Penting untuk dicatat bahwa hemofilia lebih umum terjadi pada laki-laki daripada wanita, karena pada laki-laki, hanya ada satu kromosom X (XY), sehingga jika mereka mewarisi alel resesif yang menyebabkan hemofilia, mereka akan menunjukkan gejala kondisi ini. Sementara itu, pada wanita heterozigot (memiliki satu alel normal dan satu alel resesif), alel normal pada satu kromosom X dapat mengkompensasi alel resesif pada kromosom X lainnya, sehingga wanita heterozigot seringkali hanya menjadi pembawa alel resesif tanpa menunjukkan gejala hemofilia.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Jodohkan gambar dengan pola interaksi yang sesuai! 10. Beruang dengan ikan Pola interaksi a. Netralisme b. Predasi c. Simbiosis mutualisme d. Simbiosis komensalisme e. Simbiosis parasitisme f. Antibiosis

16

3.5

Jawaban terverifikasi