Nabil A

19 Mei 2024 11:47

Iklan

Nabil A

19 Mei 2024 11:47

Pertanyaan

Mengapa Sumbu bumi mengalami kemiringan ? berapakah kemiringannya ? Jelaskan !

Mengapa Sumbu bumi mengalami kemiringan ? berapakah kemiringannya ? Jelaskan !

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

07

:

05

:

53

Klaim

3

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Sesya R

19 Mei 2024 12:47

Jawaban terverifikasi

<p>Sumbu bumi mengalami kekeringan <strong>karena pada sekitar 4,6 miliar tahun yang lalu terjadi tabrak menabrak dahsyat yang membentuk tata surya kita.&nbsp;</strong></p><p>Kemiringannya <strong>saat ini adalah 23,4 derajat dan semakin mengecil.</strong></p><p>Penjelasan lain= <strong>Sumbu bumi yang memiliki kemiringan 23,4 derajat membuat matahari tidak bisa selalu terlihat di atas khatulistiwa. Hal ini karena matahari akan terlihat di bagian utara atau selatan Bumi. Artinya, selama setengah tahun, matahari lebih banyak menerangi bumi bagian utara.</strong></p>

Sumbu bumi mengalami kekeringan karena pada sekitar 4,6 miliar tahun yang lalu terjadi tabrak menabrak dahsyat yang membentuk tata surya kita. 

Kemiringannya saat ini adalah 23,4 derajat dan semakin mengecil.

Penjelasan lain= Sumbu bumi yang memiliki kemiringan 23,4 derajat membuat matahari tidak bisa selalu terlihat di atas khatulistiwa. Hal ini karena matahari akan terlihat di bagian utara atau selatan Bumi. Artinya, selama setengah tahun, matahari lebih banyak menerangi bumi bagian utara.


Iklan

Dea K

Community

19 Mei 2024 14:54

Jawaban terverifikasi

<h2><strong>Penyebab Kemiringan Sumbu Bumi</strong></h2><p>Kemiringan sumbu Bumi, yang juga dikenal sebagai inklinasi aksial, disebabkan oleh beberapa faktor utama yang terjadi selama pembentukan tata surya:</p><p>&nbsp;</p><p><strong>Tabrakan Besar</strong>:</p><ul><li>Salah satu teori yang paling diterima adalah bahwa Bumi mengalami tabrakan besar dengan objek planetisimal seukuran Mars yang disebut Theia, sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu. Tabrakan ini menyebabkan kemiringan sumbu Bumi. Selain itu, hasil dari tabrakan ini juga diperkirakan berkontribusi pada pembentukan Bulan.</li></ul><p><strong>Gangguan Gravitasi</strong>:</p><ul><li>Interaksi gravitasi dengan objek-objek lain di tata surya, seperti planet-planet besar (Jupiter dan Saturnus), dapat menyebabkan variasi kecil dalam kemiringan sumbu Bumi dari waktu ke waktu.</li></ul><p><strong>Distribusi Massa Internal</strong>:</p><ul><li>Perubahan distribusi massa di dalam Bumi, seperti pergerakan lempeng tektonik dan redistribusi massa akibat pembentukan gunung dan cekungan, juga dapat mempengaruhi kemiringan sumbu Bumi dalam jangka panjang.</li></ul><p>&nbsp;</p><h2><strong>Kemiringan Sumbu Bumi</strong></h2><p>Kemiringan sumbu Bumi adalah sekitar <strong>23,5 derajat</strong> dari garis tegak lurus terhadap bidang orbit Bumi (ekliptika). Ini berarti bahwa sumbu rotasi Bumi miring 23,5 derajat terhadap bidang datar yang dibentuk oleh orbit Bumi mengelilingi Matahari.</p><p>&nbsp;</p><h2><strong>Dampak Kemiringan Sumbu Bumi</strong></h2><p>Kemiringan sumbu Bumi memiliki dampak yang signifikan pada kondisi lingkungan di Bumi, terutama dalam menciptakan variasi iklim dan musim. Berikut beberapa dampak utama:</p><p><strong>Musim</strong>:</p><ul><li>Kemiringan sumbu Bumi menyebabkan variasi dalam intensitas dan durasi sinar matahari yang mencapai permukaan Bumi di berbagai belahan bumi sepanjang tahun. Ketika salah satu belahan bumi miring ke arah Matahari, wilayah tersebut mengalami musim panas karena menerima lebih banyak sinar matahari langsung. Sebaliknya, ketika belahan bumi tersebut miring menjauh dari Matahari, wilayah tersebut mengalami musim dingin.</li></ul><p><strong>Perbedaan Panjang Siang dan Malam</strong>:</p><ul><li>Kemiringan sumbu Bumi juga menyebabkan variasi panjang siang dan malam sepanjang tahun. Pada ekuinoks, siang dan malam memiliki durasi yang sama. Namun, selama solstis, ada perbedaan ekstrem dalam panjang siang dan malam di berbagai bagian dunia.</li></ul><p><strong>Iklim dan Lingkungan</strong>:</p><ul><li>Perubahan musim dan variasi dalam intensitas sinar matahari mempengaruhi pola cuaca, suhu, dan ekosistem. Misalnya, daerah kutub mengalami perubahan drastis antara musim dingin yang gelap dan musim panas yang terang.</li></ul><p>&nbsp;</p><h2><strong>Kesimpulan</strong></h2><p>Kemiringan sumbu Bumi adalah sekitar 23,5 derajat dan disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk tabrakan besar selama pembentukan tata surya dan gangguan gravitasi. Kemiringan ini memainkan peran kunci dalam menciptakan musim, mempengaruhi panjang siang dan malam, serta mempengaruhi iklim dan lingkungan di seluruh planet. Tanpa kemiringan ini, Bumi tidak akan mengalami variasi musim yang kita kenal, dan kondisi kehidupan di planet ini akan sangat berbeda.</p>

Penyebab Kemiringan Sumbu Bumi

Kemiringan sumbu Bumi, yang juga dikenal sebagai inklinasi aksial, disebabkan oleh beberapa faktor utama yang terjadi selama pembentukan tata surya:

 

Tabrakan Besar:

  • Salah satu teori yang paling diterima adalah bahwa Bumi mengalami tabrakan besar dengan objek planetisimal seukuran Mars yang disebut Theia, sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu. Tabrakan ini menyebabkan kemiringan sumbu Bumi. Selain itu, hasil dari tabrakan ini juga diperkirakan berkontribusi pada pembentukan Bulan.

Gangguan Gravitasi:

  • Interaksi gravitasi dengan objek-objek lain di tata surya, seperti planet-planet besar (Jupiter dan Saturnus), dapat menyebabkan variasi kecil dalam kemiringan sumbu Bumi dari waktu ke waktu.

Distribusi Massa Internal:

  • Perubahan distribusi massa di dalam Bumi, seperti pergerakan lempeng tektonik dan redistribusi massa akibat pembentukan gunung dan cekungan, juga dapat mempengaruhi kemiringan sumbu Bumi dalam jangka panjang.

 

Kemiringan Sumbu Bumi

Kemiringan sumbu Bumi adalah sekitar 23,5 derajat dari garis tegak lurus terhadap bidang orbit Bumi (ekliptika). Ini berarti bahwa sumbu rotasi Bumi miring 23,5 derajat terhadap bidang datar yang dibentuk oleh orbit Bumi mengelilingi Matahari.

 

Dampak Kemiringan Sumbu Bumi

Kemiringan sumbu Bumi memiliki dampak yang signifikan pada kondisi lingkungan di Bumi, terutama dalam menciptakan variasi iklim dan musim. Berikut beberapa dampak utama:

Musim:

  • Kemiringan sumbu Bumi menyebabkan variasi dalam intensitas dan durasi sinar matahari yang mencapai permukaan Bumi di berbagai belahan bumi sepanjang tahun. Ketika salah satu belahan bumi miring ke arah Matahari, wilayah tersebut mengalami musim panas karena menerima lebih banyak sinar matahari langsung. Sebaliknya, ketika belahan bumi tersebut miring menjauh dari Matahari, wilayah tersebut mengalami musim dingin.

Perbedaan Panjang Siang dan Malam:

  • Kemiringan sumbu Bumi juga menyebabkan variasi panjang siang dan malam sepanjang tahun. Pada ekuinoks, siang dan malam memiliki durasi yang sama. Namun, selama solstis, ada perbedaan ekstrem dalam panjang siang dan malam di berbagai bagian dunia.

Iklim dan Lingkungan:

  • Perubahan musim dan variasi dalam intensitas sinar matahari mempengaruhi pola cuaca, suhu, dan ekosistem. Misalnya, daerah kutub mengalami perubahan drastis antara musim dingin yang gelap dan musim panas yang terang.

 

Kesimpulan

Kemiringan sumbu Bumi adalah sekitar 23,5 derajat dan disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk tabrakan besar selama pembentukan tata surya dan gangguan gravitasi. Kemiringan ini memainkan peran kunci dalam menciptakan musim, mempengaruhi panjang siang dan malam, serta mempengaruhi iklim dan lingkungan di seluruh planet. Tanpa kemiringan ini, Bumi tidak akan mengalami variasi musim yang kita kenal, dan kondisi kehidupan di planet ini akan sangat berbeda.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

kaka ini ada 1 soal lagi, tolong dibantu jawab kaka, soalnya dikumpulkan sekarang

1

0.0

Jawaban terverifikasi