Gita G

06 September 2023 13:16

Iklan

Gita G

06 September 2023 13:16

Pertanyaan

Mengapa sumber daya manusia di indonesia masih dalan posisi stagram? jelaskan!

Mengapa sumber daya manusia di indonesia masih dalan posisi stagram? jelaskan!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

22

:

36

:

26

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Sia S

08 September 2023 05:49

Jawaban terverifikasi

Berikut alasannya, antara lain: - Terbatasnya akses terhadap pendidikan: Banyak masyarakat di Indonesia tidak memiliki akses terhadap pendidikan dasar, menengah, dan tinggi, yang merupakan faktor penting dalam pengembangan sumber daya manusia mereka. - Peluang pengembangan keterampilan/keahlian yang masih terbatas: Tidak ada cukup peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan mereka, seperti pelatihan di tempat kerja, bimbingan, atau program bimbingan. - Kurangnya modal: Perusahaan tidak memiliki sumber daya keuangan untuk berinvestasi dalam pengembangan profesional karyawannya. - Kurangnya kesadaran: Masyarakat tidak memiliki kesadaran yang cukup untuk memperdalam pengembangan diri mereka Faktor-faktor ini mungkin berkontribusi terhadap rendahnya situasi sumber daya manusia di Indonesia, yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan pembangunan ekonomi negara secara keseluruhan.


Iklan

Vincent M

Community

10 September 2023 04:04

Jawaban terverifikasi

<p>Sumber daya manusia (SDM) di Indonesia memiliki berbagai tantangan dan masalah yang dapat menjelaskan mengapa mereka mungkin masih dalam posisi stagnan. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kondisi ini termasuk:</p><p>Pendidikan: Meskipun Indonesia telah mengalami kemajuan dalam sektor pendidikan, masih terdapat permasalahan dalam kualitas pendidikan. Banyak sekolah di daerah pedesaan yang kurang mendapatkan akses dan fasilitas pendidikan yang memadai. Kurikulum dan metode pengajaran juga dapat perlu diperbarui untuk lebih relevan dengan kebutuhan pasar kerja.</p><p>Keterampilan: Terdapat kesenjangan antara keterampilan yang diajarkan di sekolah dan keterampilan yang diperlukan oleh industri dan pasar kerja. Banyak lulusan tidak memiliki keterampilan yang dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan modern.</p><p>Kemiskinan: Kemiskinan dan ketidaksetaraan ekonomi masih menjadi masalah serius di Indonesia. Kurangnya akses ke pendidikan berkualitas dan pelatihan dapat membuat banyak individu terjebak dalam lingkaran kemiskinan, sehingga mereka sulit untuk memajukan diri.</p><p>Infrastruktur: Infrastruktur pendukung seperti transportasi, kesehatan, dan teknologi informasi masih belum merata di seluruh negeri. Hal ini dapat menghambat akses ke peluang ekonomi dan pendidikan.</p><p>Regulasi dan Birokrasi: Proses perizinan dan regulasi yang rumit dan lambat dapat menghambat pertumbuhan usaha kecil dan menengah serta investasi. Hal ini juga dapat mempengaruhi mobilitas pekerja.</p><p>Ketidakcocokan Pekerjaan: Terdapat ketidakcocokan antara pekerjaan yang tersedia dan keterampilan yang dimiliki oleh tenaga kerja. Beberapa pekerja mungkin terpaksa bekerja di pekerjaan yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan mereka.</p><p>Kesenjangan Regional: Ketidaksetaraan dalam pengembangan ekonomi dan infrastruktur antara daerah-daerah di Indonesia juga dapat mempengaruhi SDM. Beberapa daerah mungkin memiliki akses yang lebih baik ke peluang ekonomi dan pendidikan daripada yang lain.</p><p>Kepemimpinan dan Tata Kelola: Tata kelola yang baik dan kepemimpinan yang kuat diperlukan untuk mengatasi berbagai masalah di atas. Reformasi kebijakan dan praktik tata kelola yang lebih baik dapat membantu meningkatkan kondisi SDM.</p><p>Peningkatan SDM memerlukan upaya yang berkelanjutan dari pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. Melalui investasi dalam pendidikan, pelatihan, pembangunan infrastruktur, dan reformasi kebijakan, Indonesia dapat bekerja menuju peningkatan kondisi SDM dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p><br>&nbsp;</p>

Sumber daya manusia (SDM) di Indonesia memiliki berbagai tantangan dan masalah yang dapat menjelaskan mengapa mereka mungkin masih dalam posisi stagnan. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kondisi ini termasuk:

Pendidikan: Meskipun Indonesia telah mengalami kemajuan dalam sektor pendidikan, masih terdapat permasalahan dalam kualitas pendidikan. Banyak sekolah di daerah pedesaan yang kurang mendapatkan akses dan fasilitas pendidikan yang memadai. Kurikulum dan metode pengajaran juga dapat perlu diperbarui untuk lebih relevan dengan kebutuhan pasar kerja.

Keterampilan: Terdapat kesenjangan antara keterampilan yang diajarkan di sekolah dan keterampilan yang diperlukan oleh industri dan pasar kerja. Banyak lulusan tidak memiliki keterampilan yang dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan modern.

Kemiskinan: Kemiskinan dan ketidaksetaraan ekonomi masih menjadi masalah serius di Indonesia. Kurangnya akses ke pendidikan berkualitas dan pelatihan dapat membuat banyak individu terjebak dalam lingkaran kemiskinan, sehingga mereka sulit untuk memajukan diri.

Infrastruktur: Infrastruktur pendukung seperti transportasi, kesehatan, dan teknologi informasi masih belum merata di seluruh negeri. Hal ini dapat menghambat akses ke peluang ekonomi dan pendidikan.

Regulasi dan Birokrasi: Proses perizinan dan regulasi yang rumit dan lambat dapat menghambat pertumbuhan usaha kecil dan menengah serta investasi. Hal ini juga dapat mempengaruhi mobilitas pekerja.

Ketidakcocokan Pekerjaan: Terdapat ketidakcocokan antara pekerjaan yang tersedia dan keterampilan yang dimiliki oleh tenaga kerja. Beberapa pekerja mungkin terpaksa bekerja di pekerjaan yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan mereka.

Kesenjangan Regional: Ketidaksetaraan dalam pengembangan ekonomi dan infrastruktur antara daerah-daerah di Indonesia juga dapat mempengaruhi SDM. Beberapa daerah mungkin memiliki akses yang lebih baik ke peluang ekonomi dan pendidikan daripada yang lain.

Kepemimpinan dan Tata Kelola: Tata kelola yang baik dan kepemimpinan yang kuat diperlukan untuk mengatasi berbagai masalah di atas. Reformasi kebijakan dan praktik tata kelola yang lebih baik dapat membantu meningkatkan kondisi SDM.

Peningkatan SDM memerlukan upaya yang berkelanjutan dari pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. Melalui investasi dalam pendidikan, pelatihan, pembangunan infrastruktur, dan reformasi kebijakan, Indonesia dapat bekerja menuju peningkatan kondisi SDM dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

 

 


 


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

14

5.0

Jawaban terverifikasi