Nova R

03 September 2026 15:05

Iklan

Nova R

03 September 2026 15:05

Pertanyaan

Mengapa siklus Krebs perlu berulang dua kali untuk setiap molekul glukosa

Mengapa siklus Krebs perlu berulang dua kali untuk setiap molekul glukosa

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

07

:

55

:

50

Klaim

19

2


Iklan

Meilani A

03 September 2026 21:53

<p>Hal ini karena proses pemecahan satu molekul glukosa (glikolisis) menghasilkan dua molekul asam piruvat. Nah jadi, glikolisis itu akan mengubah piruvat menjadi 1-asetil Ko-A. Dua kali siklus krebs ini berfungsi supaya asam piruvat Ko-A ini dapat dioksidasi karna hanya berasal dari satu molekul glukosa saja. Nah nanti akan menghasilkan dua produk utama yaitu ATP dan karbon dioksida.</p>

Hal ini karena proses pemecahan satu molekul glukosa (glikolisis) menghasilkan dua molekul asam piruvat. Nah jadi, glikolisis itu akan mengubah piruvat menjadi 1-asetil Ko-A. Dua kali siklus krebs ini berfungsi supaya asam piruvat Ko-A ini dapat dioksidasi karna hanya berasal dari satu molekul glukosa saja. Nah nanti akan menghasilkan dua produk utama yaitu ATP dan karbon dioksida.


Abdul Q

04 September 2026 08:10

kurleb gini gais

Iklan

Anindya R

06 September 2026 10:21

<p>Satu molekul glukosa menghasilkan dua molekul asam piruvat melalui glikolisis, yang kemudian dikonversi menjadi dua molekul Asetil-KoA. Karena satu siklus Krebs hanya dapat memproses satu molekul Asetil-KoA, siklus ini harus berulang dua kali untuk setiap satu molekul glukosa.</p>

Satu molekul glukosa menghasilkan dua molekul asam piruvat melalui glikolisis, yang kemudian dikonversi menjadi dua molekul Asetil-KoA. Karena satu siklus Krebs hanya dapat memproses satu molekul Asetil-KoA, siklus ini harus berulang dua kali untuk setiap satu molekul glukosa.


Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

cara menghitung perkiraan menopause dengan gejala seperti siklus menstruasi dan lain lain?

3

5.0

Jawaban terverifikasi

[1] Gaya hidup sedentari alias kurang gerak atau mager (malas gerak) adalah masalah yang sering dialami oleh penduduk perkotaan. [2] Bekerja di depan layar komputer sepanjang hari, kelamaan terjebak macet di jalan,atau hobi main gim tanpa diimbangi olahraga merupakan bentuk dari gaya hidup sedentari. [3] Jika Anda termasuk salah satu orang yang sering melakukan berbagai rutinitas tersebut, Anda harus waspada. [4] Pasalnya, gaya hidup sedentari sangat berbahaya karena membuat Anda berisiko terkena diabetes tipe 2. [5] Gaya hidup sedentari menyebabkan masyarakat, terutama penduduk kota, malas bergerak. [6] Coba ingat-ingat, dalam sehari ini, sudah berapa kali Anda dalam menggunakan aplikasi online untuk memenuhi kebutuh Anda? [7] Selain itu, tilik juga berapa banyak langkah yang sudah Anda dapatkan pada hari ini? [8] Seiring dengan pengembangan teknologi yang makin canggih, apa pun yang Anda butuhkan kini bisa langsung diantar ke ruangan kantor Anda atau depan rumah. [9] Selain hemat waktu, Anda pun jadi tak perlu mengeluarkan energi untuk mendapatkan apa yang Anda mau. [10] Namun, tahukah Anda bahwa segala kemudahan tersebut menyimpan bahaya bagi tubuh Anda? [11] Minimnya aktifitas fisik karena gaya hidup ini membuatmu berisiko lebih tinggi terkena berbagai penyakit kronis, termasuk diabetes. [12] Bahkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa gaya hidup ini juga termasuk 1 dari 10 penyebab kematian terbanyak di dunia. [13] Selain itu, data terbaru dari Riskedas 2018 menguak bahwa DKI Jakarta merupakan provinsi dengan tingkat diabetes melitus tertinggi di Indonesia. [14] Ini menunjukkan bahwa gaya hidup mager amat erat kaitannya dengan tingkat diabetes di perkotaan. Bentuk bahasa yang sejenis dengan mager pada kalimat 1 adalah.... a. magang b. oncom c. rudal d. pugar

7

5.0

Jawaban terverifikasi