Caca C

12 Februari 2023 20:11

Iklan

Caca C

12 Februari 2023 20:11

Pertanyaan

Mengapa proses penyelesaian konflik melalui pemaksaan dianggap tidak efektif dan menimbulkan dampak negatif

Mengapa proses penyelesaian konflik melalui pemaksaan dianggap tidak efektif dan menimbulkan dampak negatif

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

15

:

28

:

46

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

I M

13 Februari 2023 02:04

Jawaban terverifikasi

<p>Proses penyelesaian konflik melalui pemaksaan dianggap tidak efektif dan menimbulkan dampak negatif karena:</p><p>Dampak jangka panjang: Pemaksaan sering menimbulkan dampak jangka panjang pada masyarakat dan lingkungan. Dalam beberapa kasus, pemaksaan dapat memicu lebih banyak ketegangan dan kekerasan, memperparah konflik dan menciptakan kondisi yang lebih buruk.</p><p>Kekakuan: Pemaksaan cenderung memperkuat posisi dan pendirian para pihak yang bersengkalan. Hal ini menyebabkan kedua belah pihak menjadi kaku dan tidak mau bernegosiasi atau berkompromi. Ini membuat proses penyelesaian konflik sulit dilakukan.</p><p>Tak adil: Pemaksaan sering kali tidak adil karena hanya satu pihak yang memiliki kekuatan untuk memaksa kehendak mereka. Ini membuat satu pihak merasa ditindas dan tidak adil.</p><p>Kerusakan hubungan: Pemaksaan dapat memperburuk hubungan antar pihak yang bersengkalan. Hal ini menyebabkan proses penyelesaian konflik jauh lebih sulit dilakukan di masa depan.</p><p>Dampak sosial: Pemaksaan dapat menimbulkan kerusakan sosial dan mempengaruhi masyarakat secara keseluruhan. Hal ini dapat menyebabkan masalah sosial dan politik yang lebih besar.</p><p>Dengan demikian, pemaksaan sering tidak efektif dalam mengatasi konflik dan lebih baik dilakukan dengan pendekatan yang berfokus pada komunikasi dan negosiasi yang damai.</p>

Proses penyelesaian konflik melalui pemaksaan dianggap tidak efektif dan menimbulkan dampak negatif karena:

Dampak jangka panjang: Pemaksaan sering menimbulkan dampak jangka panjang pada masyarakat dan lingkungan. Dalam beberapa kasus, pemaksaan dapat memicu lebih banyak ketegangan dan kekerasan, memperparah konflik dan menciptakan kondisi yang lebih buruk.

Kekakuan: Pemaksaan cenderung memperkuat posisi dan pendirian para pihak yang bersengkalan. Hal ini menyebabkan kedua belah pihak menjadi kaku dan tidak mau bernegosiasi atau berkompromi. Ini membuat proses penyelesaian konflik sulit dilakukan.

Tak adil: Pemaksaan sering kali tidak adil karena hanya satu pihak yang memiliki kekuatan untuk memaksa kehendak mereka. Ini membuat satu pihak merasa ditindas dan tidak adil.

Kerusakan hubungan: Pemaksaan dapat memperburuk hubungan antar pihak yang bersengkalan. Hal ini menyebabkan proses penyelesaian konflik jauh lebih sulit dilakukan di masa depan.

Dampak sosial: Pemaksaan dapat menimbulkan kerusakan sosial dan mempengaruhi masyarakat secara keseluruhan. Hal ini dapat menyebabkan masalah sosial dan politik yang lebih besar.

Dengan demikian, pemaksaan sering tidak efektif dalam mengatasi konflik dan lebih baik dilakukan dengan pendekatan yang berfokus pada komunikasi dan negosiasi yang damai.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Identifikasikan lima dampak positif konflik sosial!

11

0.0

Jawaban terverifikasi