Aulaa A

12 Juni 2023 11:22

Iklan

Aulaa A

12 Juni 2023 11:22

Pertanyaan

mengapa Pancasila dijadikan pedoman hanya satu masa OERDE pemerintah

mengapa Pancasila dijadikan pedoman hanya satu masa OERDE pemerintah

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

22

:

56

:

13

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Freshtia A

19 Juni 2023 06:14

Jawaban terverifikasi

Pancasila dijadikan pedoman hanya satu masa OERDE (Orde Revolusi Dalam Ekonomi) pemerintah karena pada masa itu Pancasila digunakan sebagai ideologi negara yang berfungsi sebagai panduan dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan ekonomi. Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang terdiri dari lima nilai yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Pancasila memiliki nilai-nilai filosofis yang luas, sehingga dapat menjadi acuan bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan dan tindakan yang sejalan dengan prinsip-prinsip Pancasila. Pada masa OERDE, pemerintah lebih fokus pada pembangunan ekonomi dan industri untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Dalam hal ini, Pancasila dijadikan pedoman agar pembangunan tersebut tetap berjalan sesuai dengan nilai-nilai keadilan dan kesetaraan yang ada dalam Pancasila. Selain itu, Pancasila juga dijadikan landasan moral dan etika bagi seluruh anggota pemerintah dan masyarakat dalam melakukan kegiatan ekonomi. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya praktik-praktik yang bersifat korupsi, kolusi, dan nepotisme yang dapat merugikan rakyat serta melecehkan nilai-nilai Pancasila. Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman, pemerintah saat itu berupaya untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk dalam hal pengelolaan ekonomi. Namun, penting untuk dicatat bahwa Pancasila bukan hanya menjadi pedoman dalam satu masa pemerintahan OERDE saja. Pancasila tetap menjadi dasar negara Republik Indonesia hingga saat ini, dan setiap pemerintahan di Indonesia seharusnya mengacu pada nilai-nilai Pancasila dalam setiap kebijakan dan tindakan yang diambil.


Iklan

Salsabila M

Community

22 Juni 2024 14:02

Jawaban terverifikasi

<p>Pancasila dijadikan pedoman hanya satu masa oleh pemerintah Orde Baru (OERDE) di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto karena beberapa alasan utama yang terkait dengan kontrol politik dan ideologi rezim tersebut:</p><p><strong>Konsolidasi Kekuasaan dan Stabilitas Politik</strong>: Pemerintahan Orde Baru bertujuan untuk menciptakan stabilitas politik dan kontrol yang kuat atas masyarakat dan kehidupan politik. Menggunakan Pancasila sebagai satu-satunya ideologi resmi memungkinkan pemerintah untuk mengontrol narasi politik secara ketat dan mengeliminasi persaingan ideologis yang dapat mengancam stabilitas.</p><p><strong>Legitimasi Kepemimpinan</strong>: Soeharto dan pemerintahannya menggunakan Pancasila sebagai alat untuk mengklaim legitimasi mereka sebagai penerus dan pelindung nilai-nilai Revolusi 1945. Dengan mengaitkan diri mereka erat dengan Pancasila, mereka berusaha mempertahankan kedudukan politik dan otoritas mereka di mata rakyat.</p><p><strong>Penekanan Terhadap Persatuan Nasional</strong>: Pancasila dianggap sebagai landasan ideologis yang mampu menyatukan beragam suku, agama, dan kelompok sosial di Indonesia. Di bawah Orde Baru, penting bagi pemerintah untuk menekankan persatuan nasional dan keutuhan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), dan Pancasila dipandang sebagai instrumen yang efektif untuk mencapai tujuan ini.</p><p><strong>Kontrol terhadap Kebebasan Berpikir dan Berorganisasi</strong>: Pemerintah Orde Baru menegakkan kebijakan politik tunggal (monopoli politik), yang membatasi kebebasan berpikir, berekspresi, dan berorganisasi. Dengan membuat Pancasila sebagai satu-satunya ideologi yang diakui, pemerintah dapat mengawasi dan membatasi organisasi politik serta gerakan sosial yang dianggap mengancam stabilitas atau kekuasaan mereka.</p><p><strong>Penekanan terhadap Kesatuan dan Pemulihan Pasca-Konflik 1965</strong>: Setelah peristiwa G30S/PKI tahun 1965, pemerintah melakukan upaya besar untuk memulihkan ketertiban dan kestabilan sosial. Menggunakan Pancasila sebagai pedoman yang tunggal diharapkan dapat membantu mengurangi potensi konflik ideologis dan politik di masyarakat.</p>

Pancasila dijadikan pedoman hanya satu masa oleh pemerintah Orde Baru (OERDE) di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto karena beberapa alasan utama yang terkait dengan kontrol politik dan ideologi rezim tersebut:

Konsolidasi Kekuasaan dan Stabilitas Politik: Pemerintahan Orde Baru bertujuan untuk menciptakan stabilitas politik dan kontrol yang kuat atas masyarakat dan kehidupan politik. Menggunakan Pancasila sebagai satu-satunya ideologi resmi memungkinkan pemerintah untuk mengontrol narasi politik secara ketat dan mengeliminasi persaingan ideologis yang dapat mengancam stabilitas.

Legitimasi Kepemimpinan: Soeharto dan pemerintahannya menggunakan Pancasila sebagai alat untuk mengklaim legitimasi mereka sebagai penerus dan pelindung nilai-nilai Revolusi 1945. Dengan mengaitkan diri mereka erat dengan Pancasila, mereka berusaha mempertahankan kedudukan politik dan otoritas mereka di mata rakyat.

Penekanan Terhadap Persatuan Nasional: Pancasila dianggap sebagai landasan ideologis yang mampu menyatukan beragam suku, agama, dan kelompok sosial di Indonesia. Di bawah Orde Baru, penting bagi pemerintah untuk menekankan persatuan nasional dan keutuhan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), dan Pancasila dipandang sebagai instrumen yang efektif untuk mencapai tujuan ini.

Kontrol terhadap Kebebasan Berpikir dan Berorganisasi: Pemerintah Orde Baru menegakkan kebijakan politik tunggal (monopoli politik), yang membatasi kebebasan berpikir, berekspresi, dan berorganisasi. Dengan membuat Pancasila sebagai satu-satunya ideologi yang diakui, pemerintah dapat mengawasi dan membatasi organisasi politik serta gerakan sosial yang dianggap mengancam stabilitas atau kekuasaan mereka.

Penekanan terhadap Kesatuan dan Pemulihan Pasca-Konflik 1965: Setelah peristiwa G30S/PKI tahun 1965, pemerintah melakukan upaya besar untuk memulihkan ketertiban dan kestabilan sosial. Menggunakan Pancasila sebagai pedoman yang tunggal diharapkan dapat membantu mengurangi potensi konflik ideologis dan politik di masyarakat.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Segala sumber kekayaan yang terdapat di Indonesia berada di bawah kekuasaan ... A. negara bekas penjajah B. pejabat negara yang berpengaruh C. pemerintah untuk kepentingan seluruh rakyat D. pihak swasta E. warga negara Indonesia

17

3.5

Jawaban terverifikasi