Anonim A

12 Oktober 2022 23:52

Iklan

Anonim A

12 Oktober 2022 23:52

Pertanyaan

mengapa induktor menghasilkan ggl induksi?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

17

:

19

:

59

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

V. Wati

28 Juni 2023 05:04

Jawaban terverifikasi

<p><strong>Induktor adalah</strong> sebuah kumparan kawat tembaga yang melilit pada inti logam (<i>coker</i>). Kumparan tersebut dapat terdiri dari lilitan tunggal maupun lebih dari itu.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Pada kumparan tersebut apabila mengalir sebuah arus listrik, maka akan menghasilkan medan magnet. Kemudian saat terjadi perubahan arus listrik, energi medan magnet akan berubah menjadi tegangan listrik. Besar tegangan listrik yang dihasilkan sebanding dengan besar energi medan magnet. Maka, semakin besar energi medan magnet, semakin besar pula potensi tegangannya.</p><p>&nbsp;</p><p>Cara kerja induktor sesuai dengan Hukum Induksi Faraday yang berbunyi “<i><strong>Setiap perubahan medan magnet pada kumparan akan menimbulkan gaya gerak listrik yang diinduksi oleh kumparan tersebut</strong>”.</i></p><p>&nbsp;</p><p>Kemudian, Hukum Induksi Faraday selanjutnya mengungkapkan bahwa <i>“<strong>Tegangan GGL induksi dalam rangkaian tertutup sebanding dengan perubahan fluks magnet terhadap waktu</strong>”.</i></p><p>Fenomena terjadinya medan magnet akibat arus listrik yang mengalir pada kumparan disebut induksi. Sementara itu, nilai induktansinya disimbolkan dengan huruf L.</p><p>&nbsp;</p><p>Induktansi adalah kemampuan yang dimiliki <strong>Induktor</strong>&nbsp;untuk menghasilkan gaya gerak listrik karena perubahan arus yang sangat cepat. Kemampuan induktor berbeda-beda ditentukan oleh koefisien <strong>Induktansi Diri</strong>-nya.</p><p>GGL yang dihasilkan oleh sebuah induktor adalah:</p><p><strong>ε = -L . dI/dt</strong> atau <strong>ε = -L . ΔI/Δt</strong></p><p>&nbsp;</p><p>Keterangan :<br>ε : GGL Induksi (V)<br>dI/dt atau ΔI/Δt : laju perubahan fluks listrik terhadap waktu (I/s)<br>L : &nbsp;induktansi diri (henry, H)</p><p><br><br>Besarnya Induktansi diri pada bahan dapat dicari dengan rumus:<br><strong>L = μ . N<sup>2</sup>. A / l</strong><br><br>Keterangan :<br>L = induktansi diri (henry, H)<br>μ = permeabilitas bahan<br>N = jumlah lilitan<br>A= luas permukaan induktor (m²)<br>l = panjang induktor (m)</p>

Induktor adalah sebuah kumparan kawat tembaga yang melilit pada inti logam (coker). Kumparan tersebut dapat terdiri dari lilitan tunggal maupun lebih dari itu. 

 

Pada kumparan tersebut apabila mengalir sebuah arus listrik, maka akan menghasilkan medan magnet. Kemudian saat terjadi perubahan arus listrik, energi medan magnet akan berubah menjadi tegangan listrik. Besar tegangan listrik yang dihasilkan sebanding dengan besar energi medan magnet. Maka, semakin besar energi medan magnet, semakin besar pula potensi tegangannya.

 

Cara kerja induktor sesuai dengan Hukum Induksi Faraday yang berbunyi “Setiap perubahan medan magnet pada kumparan akan menimbulkan gaya gerak listrik yang diinduksi oleh kumparan tersebut”.

 

Kemudian, Hukum Induksi Faraday selanjutnya mengungkapkan bahwa Tegangan GGL induksi dalam rangkaian tertutup sebanding dengan perubahan fluks magnet terhadap waktu”.

Fenomena terjadinya medan magnet akibat arus listrik yang mengalir pada kumparan disebut induksi. Sementara itu, nilai induktansinya disimbolkan dengan huruf L.

 

Induktansi adalah kemampuan yang dimiliki Induktor untuk menghasilkan gaya gerak listrik karena perubahan arus yang sangat cepat. Kemampuan induktor berbeda-beda ditentukan oleh koefisien Induktansi Diri-nya.

GGL yang dihasilkan oleh sebuah induktor adalah:

ε = -L . dI/dt atau ε = -L . ΔI/Δt

 

Keterangan :
ε : GGL Induksi (V)
dI/dt atau ΔI/Δt : laju perubahan fluks listrik terhadap waktu (I/s)
L :  induktansi diri (henry, H)



Besarnya Induktansi diri pada bahan dapat dicari dengan rumus:
L = μ . N2. A / l

Keterangan :
L = induktansi diri (henry, H)
μ = permeabilitas bahan
N = jumlah lilitan
A= luas permukaan induktor (m²)
l = panjang induktor (m)


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Pada suhu 15°C kecepatan merambat bunyi di udara 328 m/det. Jika setiap kenaikan 1°C kecepatan merambat bunyi bertambah 0,6 m/det. Tentukan kecepatan merambat bunyi pada suhu 8°C!

37

5.0

Jawaban terverifikasi