Saskia R

12 Februari 2023 11:18

Iklan

Saskia R

12 Februari 2023 11:18

Pertanyaan

Mengapa candi di Jawa Tengah lebih besar candi di Jawa Timur ?

Mengapa candi di Jawa Tengah lebih besar candi di Jawa Timur ?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

21

:

20

:

54

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Nanda R

Community

05 Mei 2024 07:29

Jawaban terverifikasi

<p><br>Perbedaan ukuran candi di Jawa Tengah dan Jawa Timur dapat disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk perbedaan konteks sejarah, agama yang dominan pada saat itu, dan kondisi geografis. Berikut beberapa faktor yang dapat memengaruhi perbedaan ukuran candi di kedua wilayah tersebut:</p><p><strong>Perbedaan Agama</strong>: Pada umumnya, candi-candi di Jawa Tengah didirikan oleh kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha seperti Kerajaan Mataram Kuno dan Sailendra, yang memiliki tradisi pembangunan candi yang monumental. Di sisi lain, di Jawa Timur, agama Islam menjadi dominan pada masa yang relatif lebih awal, sehingga candi-candi yang dibangun di wilayah ini cenderung lebih kecil dan kurang monumental.</p><p><strong>Perbedaan Kondisi Geografis</strong>: Wilayah Jawa Tengah memiliki sejarah yang lebih panjang sebagai pusat kebudayaan dan peradaban di Pulau Jawa, serta memiliki kondisi geografis yang relatif lebih datar dan luas dibandingkan dengan Jawa Timur. Hal ini memungkinkan kerajaan-kerajaan di Jawa Tengah untuk membangun candi-candi yang lebih besar dan monumental.</p><p><strong>Kekuatan dan Kemakmuran Kerajaan</strong>: Kerajaan-kerajaan di Jawa Tengah seperti Mataram Kuno dan Sailendra dikenal sebagai kerajaan yang kuat dan makmur pada masa lalu. Kemakmuran ini memungkinkan mereka untuk membangun candi-candi yang besar dan megah sebagai simbol kekuasaan dan keagungan. Di sisi lain, kondisi politik dan ekonomi di Jawa Timur mungkin tidak mendukung pembangunan candi-candi sebesar di Jawa Tengah.</p><p><strong>Fungsi dan Tujuan Pembangunan</strong>: Candi-candi di Jawa Tengah sering kali memiliki fungsi sebagai tempat ibadah agama Hindu atau Buddha, tempat pemujaan dewa atau Buddha, serta sebagai monumen kerajaan yang memuliakan raja atau tokoh-tokoh agama. Karena fungsi dan tujuan tersebut, candi-candi di Jawa Tengah cenderung dibangun dengan skala yang lebih besar dan lebih megah. Di sisi lain, candi-candi di Jawa Timur mungkin lebih berfungsi sebagai tempat ibadah lokal atau sebagai monumen kecil untuk memuliakan tokoh-tokoh agama atau penguasa setempat.</p><p>&nbsp;</p><p><br>&nbsp;</p>


Perbedaan ukuran candi di Jawa Tengah dan Jawa Timur dapat disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk perbedaan konteks sejarah, agama yang dominan pada saat itu, dan kondisi geografis. Berikut beberapa faktor yang dapat memengaruhi perbedaan ukuran candi di kedua wilayah tersebut:

Perbedaan Agama: Pada umumnya, candi-candi di Jawa Tengah didirikan oleh kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha seperti Kerajaan Mataram Kuno dan Sailendra, yang memiliki tradisi pembangunan candi yang monumental. Di sisi lain, di Jawa Timur, agama Islam menjadi dominan pada masa yang relatif lebih awal, sehingga candi-candi yang dibangun di wilayah ini cenderung lebih kecil dan kurang monumental.

Perbedaan Kondisi Geografis: Wilayah Jawa Tengah memiliki sejarah yang lebih panjang sebagai pusat kebudayaan dan peradaban di Pulau Jawa, serta memiliki kondisi geografis yang relatif lebih datar dan luas dibandingkan dengan Jawa Timur. Hal ini memungkinkan kerajaan-kerajaan di Jawa Tengah untuk membangun candi-candi yang lebih besar dan monumental.

Kekuatan dan Kemakmuran Kerajaan: Kerajaan-kerajaan di Jawa Tengah seperti Mataram Kuno dan Sailendra dikenal sebagai kerajaan yang kuat dan makmur pada masa lalu. Kemakmuran ini memungkinkan mereka untuk membangun candi-candi yang besar dan megah sebagai simbol kekuasaan dan keagungan. Di sisi lain, kondisi politik dan ekonomi di Jawa Timur mungkin tidak mendukung pembangunan candi-candi sebesar di Jawa Tengah.

Fungsi dan Tujuan Pembangunan: Candi-candi di Jawa Tengah sering kali memiliki fungsi sebagai tempat ibadah agama Hindu atau Buddha, tempat pemujaan dewa atau Buddha, serta sebagai monumen kerajaan yang memuliakan raja atau tokoh-tokoh agama. Karena fungsi dan tujuan tersebut, candi-candi di Jawa Tengah cenderung dibangun dengan skala yang lebih besar dan lebih megah. Di sisi lain, candi-candi di Jawa Timur mungkin lebih berfungsi sebagai tempat ibadah lokal atau sebagai monumen kecil untuk memuliakan tokoh-tokoh agama atau penguasa setempat.

 


 


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

14

5.0

Jawaban terverifikasi